MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 21 Mei 2018 16:23
Pemilik Hotel Wajib Lapor Tamu WNA

Sanksi Pidana dan Denda Menanti

WAJIB LAPOR: Kantor Imigrasi Kelas I Tarakan mewajibkan pemilik tempat penginapan yang menampung WNA, untuk melaporkan tamunya.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Sarana Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tarakan Fuad Azhari menegaskan, pemilik rumah atau tempat penginapan yang menampung warga negara asing (WNA) namun tidak dilaporkan kepada instansi terkait, bisa dikenakan sanksi tegas.

Sesuai pasal 27 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, sanksi pelanggaran terhadap hal tersebut juga bisa dikenakan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau pidana denda paling banyak Rp 25 juta.

“Sanksinya berdasarkan undang-undang ada teguran keras,” ujar Fuad Azhari di ruang kerjanya, Jumat (18/5).

Dengan aturan tersebut, jelas Azhari, sudah menjadi kewajiban bagi pemilik penginapan untuk melaporkan tamu asingnya. Aturan tersebut juga sudah berlaku sejak beberapa tahun lalu sehingga tidak ada alasan untuk tidak melaporkan tamu asingnya jika menginap.

Dari penerapan di lapangan, Fuad Azhari mengaku sejauh ini berjalan lancar. Paling banyak yang melaporkan tamu asingnya adalah pengelola hotel. “Mereka cukup kooperatif jika kedatangan tamu asing untuk menginap,” jelasnya.

Apalagi, sistem pelaporan tamu asing sekarang ini lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Di mana Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) memperbolehkan warga melapor melalui aplikasi online yang sudah disiapkan.

Cara pengisian laporan pun tidak rumit. Pihaknya hanya meminta pemilik tempat penginapan untuk menyebutkan identitas tamunya. Seperti nama dan asal negara ditambah berapa lama mereka menginap. 

“Walaupun satu hari. Tiap-tiap hotel berkewajiban memberikan informasinya,” tutur Azhari.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil pemerintah dalam rangka melakukan pengawasan terhadap orang asing guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Sehingga pihak terkait di daerah bisa memantau tujuan dan keberadaan WNA datang ke Indonesia,” pungkasnya.(mrs/rio)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 11:15

Perbaikan Jalan Lestari Belum Pasti

TARAKAN – Warga atau pengendara yang kerap melintas di Jalan…

Selasa, 18 Desember 2018 11:04

118.821 KTP-el Dibakar

TARAKAN – Kartu tanda penduduk yang telah invalid atau tidak…

Selasa, 18 Desember 2018 10:57

Embung Bengawan Suplai 100 Liter/Detik

TARAKAN – Masyarakat di Kecamatan Tarakan Utara segera menikmati distribusi…

Senin, 17 Desember 2018 12:59

Lubang Jadi Penghias Jalan Lestari

TARAKAN – Pengendara yang melintas di Jalan Lestari sekitar RT…

Senin, 17 Desember 2018 12:54

Iuran JKN-PBI Bakal Naik

TARAKAN – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai memikirkan rencana…

Senin, 17 Desember 2018 12:52

PGE Seriusi Pembangunan PLTS

TARAKAN – Rencana PT Patra Global Energy berinvestasi di Tarakan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:47

Paripurna HUT Tarakan Ditunda

TARAKAN – Pelaksanaan rapat paripurna istimewa yang masuk rangkaian peringatan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:35

Taman Berkampung Diusik Tangan Jahil

TARAKAN – Upaya pemerintah daerah mempercantik wajah kota, kerap berhadapan…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:47

WOW BANYAK BANGET..!! Tunggakan Peserta JKN Capai Rp 31 M

TARAKAN – Defisit anggaran yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:45

Pengelolaan TPS3R Diserahkan ke Masyarakat

TARAKAN – Pembangunan tempat pengolahan sampah reuse reduce recycle (TPS3R)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .