MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 21 Mei 2018 14:27
Dapat Beasiswa ke Yaman, Ajak Generasi Muda Belajar Agama

Ustaz Zulkarnain, Imam Utama Masjid Agung Tanjung Selor

USTAZ MUDA: Ustaz Zulkarnain menjadi anak muda pertama di Kaltara yang jadi Imam Utama Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor.

PROKAL.CO, Bagi generasi millenial, menjadi Youtuber atau Selebgram, merupakan pekerjaan yang lebih menarik. Namun tidak bagi Zulkarnain. Di usianya yang masih muda, ia memilih jalur dakwah. Bahkan, di usianya yang masih muda, ia sudah diangkat menjadi Imam Utama Masjid Agung Tanjung Selor.

 

RUSDIYONO, Tanjung Selor

 

JALAN hidup manusia tidak ada yang tahu. Semua sudah digariskan oleh Allah sejak dilahirkan. Seperti yang kini dijalani oleh Zulkarnain, ustaz muda pertama yang berhasil menjadi imam di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, Bulungan.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua Masjid Agung Istiqomah Kabupaten Bulungan Nomor: 050/KEP-KMAI/II/2018 tentang Penetapan Imam Besar, Wakil Imam Besar, Imam Utama Rawatib dan Wakil Imam Rawatib Masjid Agung Istiqomah Kabupaten Bulungan Periode Tahun 2018-2019, dia diangkat sebagai imam utama.

Pria yang akrab disapa Ustaz Zul ini lahir dari keluarga suku Tidung di Desa Antal, Bulungan, 12 Agustus 1992. Semasa kecil, dia mengikuti orangtuanya pindah ke Sekatak.

Zul memang sudah menunjukkan ketertarikannya terhadap pengetahuan agama Islam sejak kecil. Terlebih, setelah diangkat sebagai anak oleh seorang ustaz di Desa Sekatak Buji.

Setiap pagi, Zul, belajar di sekolah formal, di SDN 001 Sekatak. Kemudian, sore harinya belajar di Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat, Sekatak. Nah, dari ayah angkatnya inilah Zul belajar tilawah, yakni metode membaca Alquran dengan jelas dan benar disertai suara yang indah.

Karena kemampuannya, dia sering diikutkan dalam lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Mulai level kelurahan hingga level provinsi. Bahkan, hampir setiap tahun dia mengikuti MTQ dan selalu berprestasi.  Terbaru, dia berhasil menyabet satu piala tilawah tingkat dewasa pada MTQ Kabupaten Bulungan. “Alhamdulillah, kemarin di Salimbatu juara satu,” tutur Zul.

Setelah lulus sekolah dasar, Zul memiliki keinginan bisa masuk ke pondok pesantren. Namun, keinginannya tersebut belum mendapatkan izin sang bunda karena belum terbiasa berpisah. Tapi, keinginannya yang besar untuk mempelajari agama Islam, membuat ibunya luluh. Kemudian, Zul diizinkan menimba ilmu di Pesantren Alkhairaat di Tanjung Selor.

“Dari kecil saya sudah suka pelajaran-pelajaran madrasah, seperti fiqih, tauhid, hadits dan ilmu Alquran,” ungkap Zul.

Selama enam tahun, Zul mengenyam pendidikan di Pesantren Alkhairaat. Lulus 2011. Zul mengaku sempat ditempatkan di Desa Betayau, Tana Tidung, selama beberapa bulan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Hanya beberapa bulan di Tana Tidung, Zul kemudian mendapatkan beasiswa belajar ke Hadramawt, Yaman.  “Di Pesantren Alkhairaat itu setelah lulus tidak langsung dikasih ijazah dan kuliah. Kita diwajibkan mengajar minimal satu tahun di kampung-kampung, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ada yang ditempatkan di Liagu, Sebatik, Bunyu, Malinau, bahkan ada yang ditempatkan di Tawau. Waktu saya mengabdi itu ada penerimaan beasiswa ke Yaman, saya disuruh ikut dan alhamdulillah diterima," akunya.

2012 lalu, pemuda ini berangkat ke Yaman atas program beasiswa kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bulungan dan Pesantren Alkhairaat. Ditempatkan di Ribat Alfath, Huraidhah, Hadramawt, Zul mengambil spesialisasi Ilmu Alquran dan menghapal Alquran.

“Di Ribat Alfath itu ada dua spesialisasi, Mutun dan Alquran. Kalau mutun itu fokusnya dengan kitab-kitab hukum seperti fiqih. Kalau Alquran itu fokusnya menghafal Alquran dan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Alquran itu sendiri, seperti hukum dan jenis bacaan Alquran," jelasnya.

Setelah berhasil menghapalkan 30 juz Alquran, Zul kembali ke Indonesia pada 2015. Sepulang dari Yaman, dia ditempatkan mengajar di Kota Tarakan.

Pada akhir 2017, ayah dari Nabila dan Laila ini mengikuti seleksi Imam Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor. “Saya hanya mengikuti perintah guru saya, Habib Muthahar Aljufrie, yang tidak mungkin saya tolak. Saya ikut seleksinya, alhamdulillah diangkat jadi imam utama,” bebernya.

Kepada generasi muda Kaltara, Zul berpesan agar tidak alergi untuk mempelajari ilmu agama. Dia mengingatkan agar jangan menunggu usia senja baru ikut majelis taklim untuk belajar agama.

“Belajar agama itu tidak kuno, malah menuntun kita untuk hidup lebih baik dan lebih bermanfaat,” pesannya.

Sebagai informasi, Kementerian Agama sudah menetapkan syarat untuk menjadi imam masjid agung tingkat kabupaten. Yakni, pendidikan minimal strata satu (S1) atau sederajat, memiliki hapalan Alquran minimal 2 juz, memiliki keahlian membaca Alquran dengan suara merdu, serta memiliki pemahaman tentang fiqh, hadits dan tafsir. (*/rio)


BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 14:42

Target Seribu Pecandu Narkoba Direhabilitasi

TANJUNG SELOR - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kaltara mempunyai program seribu korban…

Minggu, 24 Juni 2018 14:32

Dikenal sebagai Politisi Perempuan yang Aktif

TANJUNG SELOR – Chairiah, 54 tahun, istri dari mantan Bupati Bulungan, Budiman Arifin meninggal…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:53

Proses Seleksi Sekprov Independen

TANJUNG SELOR – Untuk proses pendaftaran calon pejabat madya di lingkup Pemprov Kaltara beberapa…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:51

Jalur Keluarga Miskin Paling Diminati

TARAKAN — Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:43

Keterbatasan Anggaran Jadi Penyebab Kesulitan Perbaiki Jalan Penghubung Tiga Desa

TANJUNG SELOR - Jalan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan yang rusak…

Jumat, 22 Juni 2018 15:23

Kasus Bayi Terus Dikembangkan, Polisi Sempat Panggil Sejumlah Terduga

TARAKAN – Walaupun masih belum menemukan titik temu, namun Kepolisian tetap optimistis dapat menangkap…

Jumat, 22 Juni 2018 15:09

Empat Pegawai Bolos Kerja

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan akan memberikan sanksi terhadap aparatur sipil…

Jumat, 22 Juni 2018 15:06

Evaluasi Kepadatan Transportasi

TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran 2018 diklaim berjalan lancar dan aman. Meski masih…

Kamis, 21 Juni 2018 15:00

Polda Kaltara Terima Helikopter

TANJUNG SELOR - Untuk menunjang kinerja Polda Kaltara, Markas Besar Polisi RI (Mabes Polri) memberikan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:49

Jalur Udara Pun Penuh

MASA libur panjang Hari Raya Idulfitri berakhir kemarin (20/6). Para pekerja sudah harus kembali ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .