MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 19 Mei 2018 13:58
Ngaku Bawa Bom, Penumpang Lion Diamankan Petugas Avsec
PEMERIKSAAN: Petugas Avsec Bandara Juwata berjaga di pintu masuk, kemarin (18/5). Seorang penumpang Lior Air diamankan petugas.

PROKAL.CO, TARAKAN – Bercanda bukan sesuatu yang dilarang. Namun, harus pula disesuaikan dengan situasi dan kondisi maupun tempat. Jika tidak, candaan bisa menjadi sesuatu yang serius.

Itu menimpa seorang penumpang maskapai Lion Air yang akan terbang dari Bandara Juwata Tarakan tujuan Surabaya, Jawa Timur, kemarin (18/5). Menurut jadwal, penumpang yang diketahui bernama Eka Friendy Galland, itu akan berangkat pada jadwal penerbangan pukul 12.51 Wita.

Eka diamankan personel Aviation Security (Avsec) Bandara Juwata Tarakan karena terdengar mengatakan bahwa dirinya membawa bom. Sontak pernyataannya itu membuat pihak yang mendengar langsung melapor ke petugas keamanan. Apalagi, saat ini aksi teror bom sudah terjadi di Tanah Air.

"Kami menerima laporan ada seorang penumpang maskapai Lion Air yang mengaku membawa bom di dalam barang bawaanya. Seperti kita tahu sendiri, ada undang-undang yang mengatakan tidak boleh menyebutkan, meskipun bercanda dengan menyebut bom di bandara,” ujar kepala pengamanan Bandara Juwata, Yunus Tanglol.

Berdasarkan informasi, Eka merupakan warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dia bekerja di salah satu perusahan di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan. Karena libur bekerja, Eka berencana pulang kampung dengan beberapa rekan kerjanya.

"Dia rombongan dengan 9 temannya. Karena libur bekerja, jadi pulang kampung. Ketika 9 temannya sudah menjalani pemeriksaan dan Eka yang terakhir dia menyebutkan membawa bom sampai 2 kali. Karena melanggar aturan yang sudah diterapkan, petugas kami amankan dia," jelas Yunus.

Meskipun hanya bercanda, lanjutnya, yang bersangkutan tetap akan diberikan sanksi agar tidak mengulangi perbuatannya. Apalagi berkata membawa bom di dalam bandara yang merupakan objek vital. Eka juga telah diserahkan ke kepolisian untuk menjalani pemeriksaan. (*/ade/fen)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .