MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 19 Mei 2018 13:55
Sekolah di Pedalaman Dibantu Internet

Bantuan Fisik Dilakukan Bertahap

KURANG KELAS: Siswa SMAN 10 Malinau belajar di luar kelas, karena masih kekurangan ruang belajar.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan Kaltara patut berbangga, meski provinsi baru, namun sudah mampu sejajar dengan provinsi lain di Tanah Air. Bahkan, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer sudah mampu 100 persen.

Padahal, jika diulik lebih dalam, masih banyak fasilitas pendidikan, khususnya di SMA negeri yang masih membutuhkan sentuhan. Antara lain, butuh ruang kelas baru, renovasi dan rehabilitasi sekolah, perpustakaan hingga laboratorium komputer.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Amat menyatakan, pihaknya setiap tahun selalu memprogramkan peningkatan sarana pendidikan di SMA. Terutama setelah kewenangan SMA dialihkan dari kabupaten ke provinsi sesuai amanat UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Sejak SMA resmi dialihkan ke provinsi per 1 Januari 2017, Disdikbud Kaltara berinisiatif dengan mengumpulkan data tentang kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sekolah.

Amat menjelaskan, ada dua sumber pendanaan untuk peningkatan fisik sekolah. Yakni, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Namun, bantuan peningkatan fisik untuk sekolah secara bertahap, tidak langsung semua sama. Misalnya, sekolah yang satu butuh RKB (ruang kelas baru), sekolah lain butuh perpustakaan atau laboratorium komputer,” ungkapnya, Jumat (18/5).

Amat mengklaim dari 41 SMA negeri di Kaltara, 33 sekolah sudah mendapatkan bantuan peningkatan fisik. Mulai dari penambahan RKB, renovasi dan rehabilitasi, laboratorium komputer, perpustakaan, toilet hingga penambahan ruang kantor sekolah.

Pemberian bantuan fisik sekolah, lanjutnya, juga menyesuaikan kebutuhan yang sudah dicantumkan dalam daftar pokok kependidikan (Dapodik) masing-masing sekolah. Lewat dapodik tersebut, akan terpantau apa-apa saja yang memang dibutuhkan oleh sekolah.

“Kebutuhannya ada di dapodik, jadi bantuan yang diberikan tidak salah sasaran dan mudah dipantai kebutuhan tiap sekolah,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini, ruangan di sekolah-sekolah sudah tidak boleh lagi dialihfungsikan untuk kebutuhan lain. Misal, ruang perpustakaan dialihkan menjadi ruang kelas karena terbatasnya ruangan. “Semua sekolah ruangannya harus sesuai fungsi awalnya, tidak boleh ada lagi yang dialihfungsikan, itu tercatat di dapodik,” tegasnya.

Di luar peningkatan fisik, Amat menyatakan sudah ada enam sekolah di Kaltara yang menjadi sekolah rujukan. Sekolah rujukan ini jika memakai istilah dulu adalah sekolah berstandar internasional (SBI). Yakni, SMAN 1 Tanjung Selor, SMAN 1 Tanjung Palas, SMAN 1 Malinau, SMAN 1 Tana Tidung, SMAN 1 Tarakan, dan SMAN 1 Nunukan. Selain sekolah rujukan, Disdikbud Kaltara juga memberikan bantuan untuk sekolah yang menjadi sekolah kewirausahaan.

“Misalnya, SMA di Tanjung Palas Timur, ini tidak jadi sekolah internasional atau rujukan, maka mereka diberikan bantuan kemampuan kewirausahaan. Siswa-siswanya dibekali kemampuan untuk memanfaatkan potensi di daerahnya untuk berwirausaha. Ada juga di SMA 1 Bunyu, SMA 4 Malinau, SMA 2 Nunukan,” bebernya.

SMA-SMA di pedalaman, kata Amat, juga sudah mendapatkan bantuan untuk peningkatan fisik. Seperti SMA di Krayan, Nunukan, yang sudah mendapatkan bantuan berupa laboratorium komputer dan perpustakaan. Sekolah-sekolah di pedalaman juga mendapatkan bantuan internet untuk mendukung program UNBK, sehingga tidak perlu menumpang ke sekolah lain. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 14:45

Berkas Laka Speedboat Belum Lengkap

BERKAS kasus kecelakaan laut Speedboat Harapan Baru, belum sepenuhnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:46

Sempat Jual Sapi, Kini Punya Belasan Kapal LCT

Meraih kesuksesan pasti melalui proses. Begitupun yang dualami Jupri Budiman Pahit dan manis menjalani…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:43

Capaian Imunisasi MR 21,68 Persen

TANJUNG SELOR - Meski pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Sertifikasi Halal sambil Jalan

PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Satu Kepala OPD Terjaring Razia Satpol PP

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar PNS maupun pegawai tidak tetap…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:44

Rekrutmen CPNS Tunggu Kepastian Pusat

MASYARAKAT Tarakan masih harus bersabar untuk bisa mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:41

Harus Berpikir Kreatif dan Tidak Malu Bertanya

Jatuh bangun sempat dialami Makbul, pengusaha penyedia suku cadang alat berat. Namun, dukungan keluarga…

Senin, 13 Agustus 2018 16:01

Kurir Bawa Sabu 1 Kg

TANJUNG SELOR – Kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan masih menjadi pintu masuk bagi para bandar…

Senin, 13 Agustus 2018 14:05

NAH KAN, KASUSSS..!! Sejumlah Pejabat KTT Diperiksa

TANA TIDUNG – Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipikor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)…

Senin, 13 Agustus 2018 14:03

Lanjutkan Usaha Orangtua, Sempat Terkendala Modal

Sukses adalah sebuah pilihan. Seperti Irham yang meninggalkan dunia konsultan kostruksi untuk menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .