MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 17 Mei 2018 13:27
Pemimpin Harus Tebar Keberanian, Masyarakat Jangan Apatis

Pemimpin Harus Tebar Keberanian, Masyarakat Jangan Apatis

BERSIKAP: Jajaran pemerintahan di Kaltara bersama masyarakat menandatangani pernyataan di Gedung Gadis, kemarin (16/5)

PROKAL.CO, Rentetan aksi terorisme di Pulau Jawa, mulai dari kerusuhan Mako Brimob, pengeboman di Surabaya hingga penyerangan di Riau, menjadi perhatian semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan, termasuk di Kaltara.

 

RUSDIYONO, Tanjung Selor

 

AKSI bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, yang kemudian dilanjutkan di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya dan disusul penyerangan di Mapolda Riau menjadi keprihatinan masyarakat di seluruh Tanah Air.

Rangkaian aksi terorisme tersebut kembali membuka mata dan menyahat hati masyarakat atas kejahatan yang dianggap sangat biadab tersebut. Pasalnya, tak sedikit korban jiwa yang disebabkan aksi terorisme dengan mengatasnamakan agama ini. Puluhan korban kehilangan nyawa, dan puluhan lainnya terluka.

Kemarin (16/5), bertempat di Aula Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara, Jalan Rambutan Tanjung Selor, digelar diskusi publik terkait beragam aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Seluruh jajaran pemerintahan di Kaltara, mulai Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda, kapolres, bupati, wali kota, ketua DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat berkumpul mendiskusikan dan menyatakan sikap atas situasi yang terjadi.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, Kaltara tidak boleh terpengaruh dengan kondisi yang terjadi di Pulau Jawa. Kaltara tidak boleh takut. Para pelaku terorisme memiliki tujuan menebarkan ketakutan di masyarakat.

“Lawan dari terorisme adalah menebar keberanian. Kepala daerah harus berani menabur keberanian,” ujarnya.

Dia menyebutkan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Antara lain, diperlukan rencana aksi untuk menangkal aksi terorisme. Namun, terpenting adalah bagaimana mengeksekusi rencana aksi tersebut. Selain itu, pemimpin harus mampu menghilangkan rasa takut dan harus membuat masyarakat optimistis.

“Deteksi dini perlu dilakukan untuk menangkal aksi terorisme. Termasuk melakukan monitoring di media sosial,” imbuhnya.

Salah satu hal yang perlu ditingkatkan adalah peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungannya. Jika dari lingkungan masyarakat sudah saling menjaga dan melindungi, maka dampak akibat paham terorisme ini tidak bisa masuk ke tatanan masyarakat. Selama ini, banyak warga tidak saling peduli dan apatis sehingga tidak diketahui bahwa salah satu anggota di lingkungan masyarakatnya telah bergabung dengan jaringan terorisme.

Irianto mencontohkan, di Nunukan terdapat sinergi antara masyarakat dengan membentuk Warung Kamtibmas. “Di Warung Kamtibmas ini masyarakat melakukan penjagaan hingga subuh. Dan, ini saya saksikan langsung saat kunjungan ke Nunukan,” ujarnya.

Bupati Malinau Yansen TP juga memiliki sikap senada. Peran masyarakat sangat penting untuk menjaga kedamaian wilayah. Pemerintah perlu membangun silaturahmi dengan semua organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di Kaltara agar terdapat kesamaan pandangan dalam menjaga Kaltara.

Menghidupkan kembali pos keamanan keliling atau poskamling sebagai bagian terkecil upaya pengamanan wilayah perlu dilakukan. Poskamling sendiri merupakan budaya yang sejauh ini banyak dilupakan akibat sibuknya bekerja dan sikap apatis antarmasyarakat.

“Poskamling perlu dihidupkan. Jam malam di Kaltara sudah tidak terkendali, masyarakat bebas sesukanya. Saya rasakan di Malinau relatif kondusif di masyarakat, karena poskamling dijalankan,” ujarnya.

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid menambahkan, faktor kerawanan dan kerentanan keamanan di kabupaten terluar di Kaltara ini sudah terjadi sejak lama, bukan saat ini saja. Sejak dulu, kata dia, upaya antisipasi keamanan dilakukan dengan berkoordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Informasi-informasi dari kepolisian pun dibutuhkan agar bisa langsung disampaikan ke pemerintah daerah.

“Kalau ada permasalahan, kapolda jangan hanya ke kapolres saja, perlu disampaikan juga ke bupati. Selama ini, informasi malah dapat dari kepala desa,” bebernya.

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit menjelaskan, pihaknya terus memantau kegiatan-kegiatan yang mengarah ke aksi terorisme dan radikalisme. Sebagai daerah perbatasan, Kaltara merupakan daerah yang sangat rawan dengan banyak sekali jalur-jalur tikus untuk masuknya teroris dari luar negeri.

“Polisi bekerja sendiri itu tidak mungkin, perlu bantuan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, jalur masuknya teroris ke Kaltara dari Tawau ke Tarakan, kemudian bisa ke Pulau Jawa dan Poso, Sulawesi Tengah.

Terkait kejadian terbaru penyerangan di Mapolda Riau, Indrajit menyatakan pihaknya akan tetap melakukan antisipasi. Namun, dia menyebut, aksi teror yang dilakukan dengan bom bunuh diri sejatinya tidak ada lawannya. Meskipun bisa dihentikan, tetap saja akan meledak karena merupakan bom bunuh diri.

“Mereka (teroris, Red) ini tidak ujug-ujug ada. Masyarakat yang seharusnya banyak tahu tentang tetangganya, apa yang dilakukan. Masyarakat jangan apatis, pasti akan berbeda,” ujarnya.

Yang saat ini perlu diwaspadai dan diperhatikan juga adalah anak-anak usia sekolah. Sebab, berdasarkan penelitian, saat ini anak-anak sekolah mudah untuk saling membenci agama lainnya. Hal ini bisa berbahaya karena sikap toleransi akan semakin berkurang dan menipis. Untuk itu, perlu dilakukan pendampingan dan bimbingan kepada anak sekolah, baik oleh orangtua, guru maupun lingkungan sekitarnya. (*/fen)

 


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:41

Budidaya Rumput Laut Bikin Jalur Perairan Terganggu

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara telah memberangkatkan tim untuk melakukan…

Kamis, 24 Mei 2018 15:35

Keluarga Korban Terima Santunan

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie memastikan keluarga dari lima korban meninggal dunia atas…

Kamis, 24 Mei 2018 15:33

Kemudi Gunakan Sistem Hidrolik

TARAKAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) KSOP Kelas III Tarakan belum bisa menyimpulkan…

Kamis, 24 Mei 2018 15:20

AH MANTAPNYA INI..!! Untuk Ini, Kemenhub Gelontorkan Rp 50,5 M

PENGEMBANGAN Bandar Udara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, terus dilakukan oleh Pemprov Kaltara. Bahkan,…

Kamis, 24 Mei 2018 15:18

Aset Diambil Alih Pemprov, Pemkot Tarakan Diminta Tidak Berpikir Negatif

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie tidak mempersoalkan rencana Pemerintah Kota…

Rabu, 23 Mei 2018 13:35

Taupan: Uji Kelaikan Ada di Kemenhub

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid menyatakan pihaknya sudah berupaya maksimal…

Rabu, 23 Mei 2018 13:32

Delapan Orang Jalani Perawatan Intensif

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Hasbi Hasyim memastikan, korban kecelakaan speedboat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:30
Kecelakaan Perairan Kembali Terjadi

Tali Kemudi Putus, Speedboat Itu Tabrak Pohon, 5 Nyawa Melayang

TARAKAN – Stevanus Lie mengabarkan kepada anaknya Evan akan bertolak menuju Tarakan dari Malinau.…

Selasa, 22 Mei 2018 18:00
BREAKING NEWS

Stevanus Tewas dalam Kecelakaan Speedboat

TARAKAN - Ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan didatangi sejumlah keluarga korban kecelakaan…

Selasa, 22 Mei 2018 16:31
BREAKING NEWS

Speedboat Tabrak Pohon, Korban Luka Parah, Satu Bayi Pingsan

TARAKAN - Kecelakaan speedboat kembali terjadi, kini giliran SB Harapan Baru keberangkatan pukul 12.00…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .