MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 16 Mei 2018 12:27
Bupati dan Wali Kota Wajib Hadir

Gubernur Instruksikan Aktifkan Siskamling

Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengingatkan kembali akan pentingnya kegiatan pertemuan dengan agenda membahas soal situasi dan kondisi wilayah yang akan digelar pada hari ini.

 

Untuk itu, Gubernur meminta seluruh pihak yang menerima undangan dapat hadir.

Seperti diketahui, beberapa peristiwa aksi terorisme di Tanah Air menjadi atensi jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah. Tak terkecuali Gubernur Kaltara yang menyikapi kejadian tersebut, dengan akan menggelar pertemuan dengan mengundang jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), para bupati dan wali kota, legislatif, tokoh masyarakat, pemuda, pemuka agama, serta elemen masyarakat lain.

 

“Saya perintahkan untuk segera dikirim undangan kepada Pangdam, Kapolda, Kajati, Danrem, bupati dan wali kota dan lainnya untuk kita adakan pertemuan hari Rabu (16/5). Pertemuan ini sangat penting, karena menyangkut kondisi dan situasi negara, serta wilayah kita. Utamanya bagaimana sikap dan komitmen kita untuk mencegah aksi terorisme dan radikalisme di daerah,” ujar Gubernur.

 

Irianto mengatakan, ada beberapa hal yang akan menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan nanti. Di antaranya, upaya dan komitmen bersama dalam mencegah aksi terorisme dan radikalisme. Kemudian akan ada juga pernyataan bersama untuk menjaga Kaltara tetap dalam suasana yang kondusif dan aman.

 

“Secara pribadi maupun atas nama Gubernur Kaltara, saya sangat menyesalkan kejadian (aksi terror bom, Red) ini. Apalagi dengan menggunakan simbol-simbol keagamaan. Agama apa pun tidak membenarkan aksi ini. Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terpancing, tidak terprovokasi dengan peristiwa ini. Kita jaga sama-sama Kaltara tetap aman dan damai,” kata Irianto.

 

Menurut Gubernur, kejadian bom bunuh diri yang menjatuhkan banyak korban bukan hanya duka bagi Surabaya saja, melainkan duka bangsa Indonesia.

Ditambahkan, salah satu solusi untuk mengantisipasi dan mencegah gangguan keamanan di Kaltara, dirinya mengimbau untuk diaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

 

Gubernur meminta kepada seluruh bupati dan wali kota untuk memerintahkan jajaran di bawahnya untuk mengaktifkan kembali kegiatan siskamling. “Dan yang lebih penting adalah sikap kita masing-masing. Masyarakat harus peka, punya rasa empati punya kepedulian terhadap lingkungannya. Tidak individualis. Kalau di antara masyarakat mau peduli dengan lingkungan, mau sama-sama menjaga, insya Allah daerah kita akan aman,” ujarnya.

 

Selain mengaktifkan siskamling, Gubernur juga meminta kepada seluruh pemangku kepentingan bersama warga untuk melakukan upaya deteksi dini. Caranya, jika ada warga asing atau penduduk yang tidak dikenal di wilayahnya supaya didata. “Orang yang masuk ke wilayah, harus dipastikan identitasnya. Kalau tak mau, laporkan pada pihak terkait. Ada babinsa, ada babinkamtibmas, kalau perlu sampai di polsek dan polres,” jelas Irianto.

 

Khususnya para ketua RT, Gubernur meminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika di lingkungannya. “Apabila ada orang baru di lingkungan kita, maka ketua RT wajib menegaskan mengenai kewajiban bagi orang tersebut untuk melaporkan dirinya dalam waktu 2x24 jam,” papar Gubernur.

 

Selain ketua RT, Gubernur juga memerintahkan Badan Kesbangpol untuk intensif melakukan pemantauan. “Kegiatan yang dilakukan seluruh elemen harus konsisten. Jangan aktif karena sedang situasi ramai. Kita jangan lengah,” urai Irianto.

 

Berhubungan dengan keberadaan lembaga pendidikan agama utamanya pendidikan penghafal Alquran, Gubernur berharap dengan banyaknya generasi penghafal Alquran, maka secara komprehensif akan mampu mengurangi penyebaran paham radikalisme dan aksi terorisme di Kaltara, bahkan Indonesia.

 

“Para alim ulama juga harus turuf aktif mencegah aksi ini terjadi di Indonesia, khususnya Kaltara. Lantaran, aksi ini sudah membuat ajaran Islam mendapat tudingan negatif,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Kamis, 08 November 2018 10:30

Tengkayu II Segera Diserahkan ke Pemprov

TANJUNG SELOR – Setelah Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, selanjutnya Pelabuhan…

Kamis, 08 November 2018 10:29

Kelapa Pandan Wangi Terdaftar di P2VTP2

TANJUNG SELOR – Kementerian Pertanian menetapkan kelapa pandan wangi yang…

Kamis, 08 November 2018 10:27

Dukung Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendukung upaya Kementerian Pendayagunaan…

Kamis, 08 November 2018 10:24

Pemprov Kaltara Terima Penghargaan dari INOVASI

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama dua pemerintah daerah…

Kamis, 08 November 2018 10:16

Desak Videotron Pasar Induk Difungsikan

TANJUNG SELOR - Videotron yang ditempatkan di Pasar Induk Tanjung…

Rabu, 07 November 2018 16:09

Pemprov Buat Kebijakan Pro Revolusi Industri 4.0

BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi Kaltara mendorong pemerintah daerah untuk membuat…

Rabu, 07 November 2018 16:07

Tak Sesuai Peruntukan, Akan Ditertibkan

TANJUNG SELOR - Maraknya kendaraan dinas yang kerap digunakan tak…

Rabu, 07 November 2018 16:06

Tahun Depan Mulai Susun DED dan Amdal

TANJUNG SELOR - Rencana Pemerintah Provinsi Kaltara membangun dermaga penyeberangan…

Rabu, 07 November 2018 16:03

Pemprov Dorong Masyarakat Adat Ciptakan Swasembada Pangan

TANJUNG SELOR - Dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal, Pemprov…

Rabu, 07 November 2018 15:47

Pembudidaya Rumput Laut Banyak Melanggar Aturan

TANJUNG SELOR – Potensi rumput laut yang begitu besar di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .