MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 16 Mei 2018 11:39
Awal Ramadan Diperkirakan Kamis
Shaberah

PROKAL.CO, TARAKAN – Penentuan awal Ramadan dengan cara melihat hilal, masih akan dilakukan oleh pihak terkait. Kemarin (15/5), hilal belum terlihat. Diperkirakan awal Ramadan jatuh pada Kamis (17/5).

Itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Tarakan Shaberah usai menggelar rapat koordinasi dengan ulama dan sejumlah organisasi Islam, serta instansi terkait di kantornya, kemarin.

“Menurut keterangan dari BMKG bahwa perhitungan sementara untuk sore ini (Selasa sore), hilal posisinya di bawah ufuk, minus 1. Kalau untuk dilihat belum bisa dilihat,” ujarnya usai pertemuan.

Namun, kepastian kapan awal puasa ia serahkan kepada pemerintah pusat. Shaberah juga memastikan bahwa pemantauan hilal di Tarakan tidak dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya, karena tidak ada daerah yang cocok untuk memantau hilal.

Informasi yang diperolehnya, daerah-daerah yang biasanya digunakan untuk memantau posisi hilal di Tarakan, tidak strategis karena pemantauan masih terhalang daratan Kalimantan. Sedangkan untuk menentukan awal Ramadan, posisi hilal harus terlihat jelas agar tidak salah dalam perhitungan.

“Untuk rukyatul hilalnya mengikuti perhitungan Kementerian Agama Pusat saja, tidak melaksanakan rukyatul hilal (di Tarakan),” ujarnya.

Sementara itu, hasil rapat tersebut juga telah menetapkan besarnya kadar zakat fitrah tahun ini. Menurut Shaberah, besaran zakat fitrah dikelompokkan dalam tiga kategori, sesuai harga beras di Tarakan.

Dari informasi yang diperolehnya, harga beras tertinggi mencapai Rp 13.600 per kilogram. Sedangkan harga rata-rata beras mencapai Rp 12.400 per kilogram. Adapun harga beras terendah dari Bulog Rp 9.450–Rp 9.600 per kilogram.

“Tadi disepakati untuk Tarakan itu ada tiga kategori. Bagi masyarakat harga beras tertinggi Rp 13.600 (per kilogram) kenanya Rp 34 ribu per jiwa. Kemudian untuk masyarakat yang mengonsumsi beras menengah Rp 30 ribu per jiwa. Kemudian masyarakat yang mengonsumsi beras paling rendah yang Bulog itu Rp 24 ribu per jiwa,” jelasnya.

Penyetoran zakat fitrah sendiri bisa dilakukan dalam bentuk uang. Bisa juga dalam bentuk bahan pokok berupa beras. Dengan catatan jika berupa barang, nilainya setara 2,5 kilogram.

Shaberah juga mengungkapkan, bagi masyarakat yang memiliki orangtua, namun tidak bisa berpuasa karena kondisi sakit dan sulit sembuh, atau wanita hamil dan menyusui, wajib mengganti dengan fidya berupa memberi makan fakir miskin dengan perhitungan tiga kali sehari selama tidak berpuasa.

“Tadi disepakati untuk fidya itu satu harinya Rp 45 ribu untuk Tarakan. Jadi makan diperkirakan paling rendah Rp 15 ribu, jadi untuk tiga kali makan Rp 45 ribu,” sebutnya.

Untuk penyetoran zakat fitrah maupun fidya, lanjut Shaberah, bisa serahkan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau lembaga maupun unit pengumpul zakat lainnya yang resmi. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .