MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Selasa, 15 Mei 2018 12:54
Jual ke Tawau karena Kurang Pembeli
Yetna Widiyani

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Anggota Komisi II DPRD Kaltara, Yetna Widiyani mengatakan, perdagangan sumber daya alam (SDA) yang dilakukan dengan cara illegal, disebabkan tidak adanya pangsa pasar yang tersedia di beberapa wilayah Kaltara.

Selain itu, daya beli masyarakat perbatasan juga dinilai kurang sehingga menyebabkan penjualan tersebut harus dibawa ke negara tetangga, Malaysia. Tepatnya di Tawau. Bahkan, transaksi itu sudah terjadi sejak lama secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.

“Harus ada pasarnya dulu untuk mengurangi fenomena itu. Kita tidak bisa salahkan masyarakat kalau menjual secara ilegal ke Malaysia. Miris melihat keadaan yang terjadi di beberapa daerah perbatasan Provinsi Kaltara. Apalagi dengan SDA yang cukup melimpah justru dinikmati oleh negara lain. Padahal, memiliki potensi untuk meningkatkan PAD kita,” ungkapnya, Senin (14/5).

Dikatakannya, di sektor perkebunan, perikanan dan pertanian di Nunukan dijual secara ilegal menuju Tawau, karena tidak tersedianya pasar. “Mungkin karena dampak dari defisit inilah sehingga pembeli dan penjual itu berkurang. Karena pangsa pasarnya di Nunukan sendiri berkurang, akhirnya mau tidak mau mereka jual ke Tawau yang lebih dekat dibandingkan daerah lainnya,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, pemerintah daerah dapat membantu agar usaha dilakukan warga dengan legal saat mengekspor. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk berperan memberikan solusi mengenai penjualan secara ilegal yang sejak lama dilakukan warga perbatasan.

“Bisa saja dijual ke Tawau, tapi harus ada izin dari Karantina dan Bea Cukai juga. Jadi, penjualan yang dilakukan bisa secara legal dan tercatat sebagai ekspor. Pemerintah juga harus menyiapkan pangsa pasar yang memiliki jual tinggi agar masyarakat tidak lagi menjual ke luar negeri secara ilegal,” sarannya. (adv/*/isa/fen)


BACA JUGA

Rabu, 06 Juni 2018 15:17

Imbau Jaga Lingkungan Hidup

TANJUNG SELOR - Wakil Ketua DPRD Faisal Fikri meminta agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan.…

Selasa, 05 Juni 2018 16:13

Disdik Diingatkan soal PPDB

TANJUNG SELOR – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019 akan segera dibuka.…

Selasa, 05 Juni 2018 16:11

Dukung TNI Ledakan Giram di Sungai Kayan

TANJUNG SELOR – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Utara, Listiani menyambut baik rencana Panglima…

Selasa, 05 Juni 2018 16:10

Dewan Usulkan Pembentukan Pansus

TANJUNG SELOR – DPRD Kalimantan Utara mengimbau Pemprov melalui instansi terkait menyelesaikan…

Senin, 04 Juni 2018 14:06

Imbau Takjil Tak Gunakan Bahan Berbahaya

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Diskes) Bulungan telah mengambil sampel menu berbuka puasa yang dijual…

Senin, 04 Juni 2018 14:05

Revisi Perda GSB Tertunda

TANJUNG SELOR - Pembahasan mengenai revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2012 tentang Garis…

Kamis, 31 Mei 2018 15:11

Sekali Perjalanan Habiskan Rp 8 Juta

TANJUNG SELOR – Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Listiani mengatakan, masyarakat di perbatasan…

Kamis, 31 Mei 2018 15:09

Dukung Pengawasan Transportasi Air Diperketat

TANJUNG SELOR – Rencana Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara menindak tegas pemilik dan motoris angkutan…

Kamis, 31 Mei 2018 15:06

WTP Harus Sejalan dengan Pembangunan

TANJUNG SELOR – DPRD Kalimantan Utara, memberikan apresiasi atas prestasi Pemprov Kaltara yang …

Selasa, 29 Mei 2018 14:40

Apresiasi Empat Kali WTP

TANJUNG SELOR - Ketua DPRD Kalimantan Utara Marten Sablon mengatakan, memperoleh opini wajar tanpa pengecualian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .