MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 14 Mei 2018 12:36
Kaltara Siaga Satu, Tegaskan Tak Takut Teroris
LAWAN TERORISME: Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit menyaksikan masyarakat membubuhkan tanda tangan dukungan melawan terorisme di kawasan Beringin I Tarakan, Ahad (13/5).

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen Indrajit menyatakan jajarannya dalam status siaga satu. Itu menyusul serangkaian aksi teroris yang dalam beberapa hari mengakibatkan korban meninggal dunia.

Mulai dari kerusahan di rumah tahanan (Rutan) di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kepala Dua Jakarta hingga aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (13/5).

“Kami sudah mulai antisipasi sejak dari kemarin (peristiwa kerusahan di rutan Mako Brimob), kami kan siaga satu. Kemarin kami sudah melakukan pengamanan wilayah,” ujar Indrajit ditemui usai membuka acara race boat Kapolda Kaltara Cup di Beringin I Tarakan, kemarin.

Jenderal polisi bintang satu ini mengingatkan kepada anggota kepolisian di wilayahnya untuk senantiasa waspada dan memberikan kepastian keamanan kepada masyarakat, dengan cara mengamankan setiap adanya kegiatan–kegiatan strategis yang dilakukan di wilayahnya.

Namun, tidak hanya dengan aparat, Indrajit juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap ancaman terorisme. Bahkan, pihaknya juga mengajak masyarakat membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk belasungkawa terhadap korban meninggal dunia akibat aksi terorisme, sekaligus bentuk dukungan melawan teroris.

Menurut Indrajit, jika masyarakat takut, justru teroris merasa diuntungkan untuk membuat lagi teror-teror selanjutnya. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan isu-isu radikalisme.

“Jangan gara-gara perilaku teroris kita takut. Kita enggak takut. Tadi Wagub (Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio) sudah ngomong, seluruh warga Kaltara tidak takut dengan teroris. Buktinya ada tanda tangan sekarang,” ujarnya. 

Indrajit juga mengajak warga ikut berperan aktif dalam mencegah aksi terorisme dan radikalisme di Bumi Benuanta. Ia menegaskan, aksi terorisme jangan sampai terjadi di Kaltara, karena bisa merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kalau melihat sesuatu hal yang ganjil segera memberikan informasi ke polisi supaya diambil tindakan cepat, dengan tujuan mencegah. Jangan nanti kalau ada sesuatu (diduga aktivitas terorisme, Red) enggak berikan informasi,” ujarnya.

Indrajit secara pribadi menilai aksi yang dilakukan sekelompok orang yang kerap mengatasnamakan tindakan jihad, bukanlah menggambarkan perilaku umat Islam yang sesungguhnya. Sebab, dalam sepengetahuannya Islam tidak mengajarkan kekerasan.

“Saya Islam. Cinta damai. Enggak ada saya diajar untuk tidak cinta damai. Saya cinta damai. Kita enggak mau ada kekerasan, ada radikalisme, tidak ada ajaran agama tentang kekerasan. Enggak ada sejarahnya, mau Alquran, hadits, enggak ada membunuh orang seenaknya,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Utara Udin Hianggio, juga mengecam aksi terorisme dan mendukung langkah-langkah yang diambil Kapolda Kaltara dalam rangka menjaga keamanan di Bumi Benuanta. Ia juga berpesan agar masyarakat tidak takut dengan ancaman terorisme. 

“Kami tidak takut sama setiap kegiatan teroris yang mengancam kita,” tegas mantan Wali Kota Tarakan ini.

Di pihak lain, aksi terorisme yang terjadi di Jakarta dan Surabaya, mengundang keprihatian Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Tarakan. Bahkan, FKUB melakukan pertemuan, kemarin.

“Ada dua egenda pokok. Tentu kami menyampaikan rasa keprihatinan dari tokoh-tokoh agama kepada teman-teman kita, terutama beragama kristiani yang mendapatkan musibah. Tentu musibah ini bukan hanya umat kristiani ini adalah musibah bagi bangsa kita. Kedua, kami merapatkan barisan tokoh agama agar ke depan tidak terprovokasi dengan informasi yang mungkin dapat memperkeruh suasana,” ujar Sekretaris FKUB Tarakan Syamsi Sarman.

Syamsi Sarman mengaku turut berbelangsungkawa atas peristiwa tersebut, karena telah menimbulkan korban jiwa dan mencederai keharmonisan umat beragama. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memprovokasi atas situasi yang terjadi saat ini dengan menyebar foto-foto korban di media sosial, serta isu-isu yang tidak jelas kebenarannya. 

“Foto-foto yang sekiranya dapat memancing emosi, sensitif kalau melihat korban, kecuali foto-foto yang secara resmi di-share kepolisian,” ujarnya.

Ia juga menegaskan sikap Islam sudah jelas berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang hukum membunuh diri. “Secara hukum Islam, secara syariah, hukum membunuh diri itu tidak sama dengan mati syahid. Tidak bisa digolongkan sebuah jihad,” ujarnya. (mrs/fen)  


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:49

Stiker di Kaca Mobil Ganggu Jarak Pandang

TARAKAN – Kaca mobil, baik angkutan kota maupun mobil pribadi menjadi salah satu media bagi peserta…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:45

APK Bertebaran di Tarakan

TARAKAN – Alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu berupa baliho, mulai menghiasi setiap sudut…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:22

Persiapkan Diri untuk Bersaing

NUNUKAN - Pembangunan suatu daerah lebih maju, jika pemangku kepentingan memberikan kontribusi. Termasuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .