MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 13 Mei 2018 01:08
Jelang Ramadan, Elpiji 3 Kg Langka
MULAI LANGKA: Akibat tabung elpiji 3 kg mulai langka di Bulungan, warga terpaksa mengantre panjang untuk membeli elpiji di pangkalan elpiji yang masih memiliki stok.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Menjelang Ramadan, gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kabupaten Bulungan mengalami kelangkaan sejak tiga hari terakhir. Akibatnya, warga terpaksa harus mencari dan membeli dengan harga Rp 50 ribu per tabung di pengecer-pengecer tertentu. Harga itu pun dikeluhkan masyarakat karena jauh dari harga normal Rp 23 ribu per tabung.

 

Menurut Alimin, pedagang makanan di Jalan Binjai, akibat kelangkaan gas melon tersebut, dirinya terpaksa berhnti berjualan untuk sementara karena tak sanggup membeli tabung elpiji dengan harga mahal.

 

“Sudah 3 hari terakhir gas elpiji 3 kg sulit didapat di warung-warung dan pengecer. Kalau pun ada, harganya berkisar Rp 32 ribu hingga Rp 35 ribu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (12/5).

 

Hal senada dikatakan Adan. Pria berusia  40 tahun itu juga mengaku terbebani dengan kelangkaan gas melon. Meski mahal, ia pun terpaksa membelinya untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.

 

“Di desa Teras Nawang harga bisa mencapai Rp 50 ribu per tabung. Kita berharap kelangkaan gas ini tidak terus berlanjut. Apalagi kebutuhan masyarakat jelang bulan puasa sudah pasti meningkat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Bulungan, Gurdi mengakui pihaknya sudah mendengar keluhan masyarakat atas kelangkaan tabung gas 3 kg tersebut. Ia juga mengaku mendapat keluhan dari masyarakat kecil yang mengadukan tentang permainan harga yang mencapai Rp 50 ribu per tabung.

 

“Disperindagkop UMKM Bulungan semestinya melakukan pengawasan dan memastikan  di lapangan apakah terjadi kelangkaan dan permainan harga. Kalau betul, ada yang menjual di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), oknum penjualnya harus diberi sanksi tegas,” tandasnya.(*/isa/asa)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:15

Rancang Perluasan Komoditas

KEPALA Biro Perekonomian Setprov Kalimantan Utara Usdiansyah mengatakan, produksi sumber daya alam (SDA)…

Kamis, 04 Oktober 2018 16:48

Provinsi Diminta Tertibkan Pergub Untuk Atur Harga Udang di Kaltara

TARAKAN – Hasil kunjungan yang dilakukan DPRD Tarakan ke kementerian terkait untuk menyikapi anjloknya…

Senin, 01 Oktober 2018 15:48

Warga Diajak Konsumsi Produk Lokal

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mempunyai potensi sumber daya alam di tiap kabupaten dan kota.…

Minggu, 30 September 2018 16:44

Jamin SOA Barang Tak Dimonopoli

TANJUNG SELOR – Tingginya harga barang di daerah perbatasan, menjadi perhatian serius Pemprov…

Jumat, 28 September 2018 16:04

Pelaku Usaha Wajib Miliki NIB

TANJUNG SELOR - Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi…

Jumat, 28 September 2018 15:47

Harga Sewa Terlalu Mahal, Investor Mundur Kelola Pabrik Rumput Laut

TARAKAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan terus berupaya memfungsikan pabrik…

Rabu, 26 September 2018 14:59

ADUH..!! 80 Persen Kebutuhan Warga Masih dari Malaysia

TANJUNG SELOR – Banyaknya barang-barang dari Malaysia yang beredar di daerah perbatasan Kalimantan…

Senin, 24 September 2018 16:39

Pendapatan Tergerus Pembangunan Infrastruktur

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan oleh pemerintah, memiliki…

Rabu, 19 September 2018 14:59

Irau Malinau Tempat Promosi Produk UMKM

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus mempersiapkan event Irau ke-9 yang akan…

Rabu, 19 September 2018 14:30

Penggunaan Ringgit di Sebatik Menurun

PENGUNAAN mata uang asing berupa ringgit Malaysia, masih jadi permasalahan di wilayah perbatasan Kaltara,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .