MANAGED BY:
RABU
15 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 13 Mei 2018 01:08
Jelang Ramadan, Elpiji 3 Kg Langka
MULAI LANGKA: Akibat tabung elpiji 3 kg mulai langka di Bulungan, warga terpaksa mengantre panjang untuk membeli elpiji di pangkalan elpiji yang masih memiliki stok.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Menjelang Ramadan, gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kabupaten Bulungan mengalami kelangkaan sejak tiga hari terakhir. Akibatnya, warga terpaksa harus mencari dan membeli dengan harga Rp 50 ribu per tabung di pengecer-pengecer tertentu. Harga itu pun dikeluhkan masyarakat karena jauh dari harga normal Rp 23 ribu per tabung.

 

Menurut Alimin, pedagang makanan di Jalan Binjai, akibat kelangkaan gas melon tersebut, dirinya terpaksa berhnti berjualan untuk sementara karena tak sanggup membeli tabung elpiji dengan harga mahal.

 

“Sudah 3 hari terakhir gas elpiji 3 kg sulit didapat di warung-warung dan pengecer. Kalau pun ada, harganya berkisar Rp 32 ribu hingga Rp 35 ribu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (12/5).

 

Hal senada dikatakan Adan. Pria berusia  40 tahun itu juga mengaku terbebani dengan kelangkaan gas melon. Meski mahal, ia pun terpaksa membelinya untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.

 

“Di desa Teras Nawang harga bisa mencapai Rp 50 ribu per tabung. Kita berharap kelangkaan gas ini tidak terus berlanjut. Apalagi kebutuhan masyarakat jelang bulan puasa sudah pasti meningkat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Bulungan, Gurdi mengakui pihaknya sudah mendengar keluhan masyarakat atas kelangkaan tabung gas 3 kg tersebut. Ia juga mengaku mendapat keluhan dari masyarakat kecil yang mengadukan tentang permainan harga yang mencapai Rp 50 ribu per tabung.

 

“Disperindagkop UMKM Bulungan semestinya melakukan pengawasan dan memastikan  di lapangan apakah terjadi kelangkaan dan permainan harga. Kalau betul, ada yang menjual di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), oknum penjualnya harus diberi sanksi tegas,” tandasnya.(*/isa/asa)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Agustus 2018 12:59

Disdagkop Bantah Elpiji Melon Langka

TARAKAN - Beberapa hari ini, keberadaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) kosong. Masyarakat pun harus…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:36

Kenaikan Harga Ayam Ancam Inflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kaltara menekan inflasi yang naik pada Juni lalu hingga 2,71…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:32

Camat Berperan dalam Kelancaran Investasi

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memiliki program pembangunan yang menjanjikan.…

Rabu, 01 Agustus 2018 14:03

Begini Jika Pasar Belum Ada Pengelolanya...

MALINAU – Kompleks Pusat Kuliner Pelangi, Malinau yang berada di Jalan Panembahan terdapat sebuah…

Rabu, 01 Agustus 2018 13:57

Harga Ayam Potong Masih Mahal

TARAKAN – Lonjakan harga kembali terjadi. Sebelumnya, pada perayaan Lebaran harga ayam potong…

Selasa, 31 Juli 2018 12:50

Perusda Kesulitan Bayar Gaji Karyawan

TARAKAN – Persoalan keuangan kini membelit Perusahaan Daerah (Peruda) Tarakan. Beberapa aset pemerintah…

Selasa, 31 Juli 2018 12:42

Sepekan, Puluhan Miliar Uang Beredar

TARAKAN – Tak sia-sia Pemerintah Kota Tarakan memberanikan diri menjadi tuan rumah pelaksanaan…

Senin, 30 Juli 2018 13:43

Cuaca Buruk, Pasokan Ikan Berkurang

TARAKAN - Cuaca buruk yang melanda Tarakan sepekan ini, menyebabkan harga ikan di pasar-pasar tradisional…

Senin, 30 Juli 2018 13:22

Kesejahteraan Petani Terbatas

DIBUTUHKAN banyak dukungan dalam penerapan sistem mekanisasi pertanian untuk mendongkrak tingkat kesejahteraan…

Minggu, 29 Juli 2018 13:42

Pengeluaran Masyarakat Kaltara Cukup Tinggi

TANJUNG SELOR - Pengeluaran rata-rata normal masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara), untuk konsumsi makanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .