MANAGED BY:
RABU
15 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 09 Mei 2018 16:49
Banyak Penunggak Pajak di Tarakan dan Nunukan
BERI APRESIASI: Sejumlah wajib pajak yang rutin membayar pajak mendapatkan penghargaan dari KPP Pratama Tarakan, Selasa (8/5).

PROKAL.CO, TARAKAN – Potensi pendapatan negara melalui sektor pajak di Kaltara Tarakan dan Nunukan sangat besar. Sebab, berdasarkan data Kantor Pelayanan Pratama (KPP) Tarakan yang membawahi dua daerah itu, pendapatan yang diraih tahun lalu mencapai 85 persen atau sekitar Rp 687 miliar dari target yang ditetapkan. 

Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur-Utara (Kaltimtara) Winahju Mahartono mengatakan, pencapaian itu baru didapat dari segelintir wajib pajak saja, baik perorangan maupun badan usaha. Sedangkan total ada 80 ribu lebih wajib pajak di Tarakan dan Nunukan.

“Itu memberikan suatu gambaran bahwa kontribusinya 75 persen. Itu baru 150 (wajib pajak), kalau dia terdaftar 30 ribu, berarti ada banyak wajib pajak yang bisa memberikan kontribusi lebih,” ujar Winahju Mahartono di Hotel Tarakan Plaza, Selasa (8/5).

Ia pun memuji kreativitas yang dilakukan KPP Pratama Tarakan melalui pemberian penghargaan bagi wajib pajak terbesar. Baginya, cara tersebut dapat memotivasi wajib pajak lainnya untuk dijadikan contoh.

Namun, lanjut Winahju Mahartono, tidak hanya itu saja yang bisa dilakukan KPP Pratama Tarakan. Perlu juga meningkatkan pelayanan melalui komitmen integritas untuk bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

Menurutnya, tantangan KPP Pratama Tarakan ke depan harus semakin lebih baik dari segi pelayanan. Di mana, wajib pajak sudah pasti menuntut kemudahan dalam setiap layanan. Salah satunya adalah dengan memberikan bantuan dalam menyelesaikan persoalan pajak yang dihadapi wajib pajak.

Di sini tugas pegawai KPP Tarakan dituntut integritas membantu wajib pajak menyelesaikan masalah. Tidak boleh memungut sepeser pun dari wajib pajak, karena gaji mereka sudah dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Tidak ada lagi apapun yang namanya uang. Orang pajak sudah cukup dengan gaji yang mereka peroleh. Jadi saya sebagai pengawas pajak kalau melihat integritasnya sudah bagus. Tadi kan ada testimoni dari wajib pajak mengatakan hal-hal yang mengasi uang dan sebagainya, tidak ada. Itu menunjukkan kami sudah menjaga integritas,” bebernya. 

Kalau pun ke depan masih ada pegawai pajak yang melakukan hal-hal seperti itu, wajib pajak boleh melaporkan ke layanan pengaduan yang disipkan Dirjen Pajak. Ia memastikan bakal langsung menindak tegas oknum yang melakukan pungutan liar. “Kalau terbukti, kami proses,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Tarakan Ferry Corly tidak memungkiri besarnya potensi pendapatan pajak di Tarakan dan Nunukan. Karena dari total pendapatan Rp 687 miliar, baru 3.500 wajib pajak saja yang membayar.

“Kalau potensi secara keseluruhan kami memang belum hitung. Tapi dari data kami yang ada kemarin, masih ada persentasenya sekitar 20 persen dari realisasi kami, sampai dengan Rp 20 miliar,” ujar Ferry Chorly kepada awak media.

Banyaknya wajib pajak yang belum menunaikan kewajibannya menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak di Kaltara masih rendah. “Mungkin karena faktor pengetahuan mereka yang kurang. Atau memang tidak punya niat membayar pajak meski sudah tahu,” tuturnya.

Menurut Ferry, di dalam menyadarkan wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya, pihaknya selalui melalui prosedur yang sudah ditetapkan. Jika tidak bisa disadarkan melalui sosialisasi, dilakukan dengan pendekatan. Kalau belum tergerak lagi, pihaknya mengeluarkan imbauan. Dan jika tidak bisa, jalan terakhir adalah pemeriksaan. 

Terlepas hal itu, Ferry mengakui pihaknya memang dituntut meningkatkan pelayanan. Sebab, tahun ini KPP Pratama Tarakan ditarget Rp 900 miliar lebih, atau naik sekitar 37 persen dari realisasi tahun lalu. Sedangkan sampai hampir pertengahan 2018, pihaknya baru mendapatkan Rp 200 miliar lebih.

Meski demikian, Ferry Chorly optimis bisa mencapai target walaupun cukup berat. Sebab, ia melihat ada pertumbuhan pendapatan di awal tahun ini, jika dibandingkan tahun lalu. Ia juga berharap harga batu bara bisa membaik sehingga mendorong tumbuhnya ekonomi di Kaltara.

“Sampai dengan saat ini, pertumbuhan kami dibandingkan realisasi tahun lalu sekitar 10 persen, ada kenaikan. Untuk mengejar 37 persen itu masih perlu yang lebih. Tapi jika dibandingkan tahun kemarin saya yakin masih tumbuh,” ujarnya. (mrs/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Agustus 2018 12:59

Disdagkop Bantah Elpiji Melon Langka

TARAKAN - Beberapa hari ini, keberadaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) kosong. Masyarakat pun harus…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:36

Kenaikan Harga Ayam Ancam Inflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kaltara menekan inflasi yang naik pada Juni lalu hingga 2,71…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:32

Camat Berperan dalam Kelancaran Investasi

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memiliki program pembangunan yang menjanjikan.…

Rabu, 01 Agustus 2018 14:03

Begini Jika Pasar Belum Ada Pengelolanya...

MALINAU – Kompleks Pusat Kuliner Pelangi, Malinau yang berada di Jalan Panembahan terdapat sebuah…

Rabu, 01 Agustus 2018 13:57

Harga Ayam Potong Masih Mahal

TARAKAN – Lonjakan harga kembali terjadi. Sebelumnya, pada perayaan Lebaran harga ayam potong…

Selasa, 31 Juli 2018 12:50

Perusda Kesulitan Bayar Gaji Karyawan

TARAKAN – Persoalan keuangan kini membelit Perusahaan Daerah (Peruda) Tarakan. Beberapa aset pemerintah…

Selasa, 31 Juli 2018 12:42

Sepekan, Puluhan Miliar Uang Beredar

TARAKAN – Tak sia-sia Pemerintah Kota Tarakan memberanikan diri menjadi tuan rumah pelaksanaan…

Senin, 30 Juli 2018 13:43

Cuaca Buruk, Pasokan Ikan Berkurang

TARAKAN - Cuaca buruk yang melanda Tarakan sepekan ini, menyebabkan harga ikan di pasar-pasar tradisional…

Senin, 30 Juli 2018 13:22

Kesejahteraan Petani Terbatas

DIBUTUHKAN banyak dukungan dalam penerapan sistem mekanisasi pertanian untuk mendongkrak tingkat kesejahteraan…

Minggu, 29 Juli 2018 13:42

Pengeluaran Masyarakat Kaltara Cukup Tinggi

TANJUNG SELOR - Pengeluaran rata-rata normal masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara), untuk konsumsi makanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .