MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 07 Mei 2018 13:04
“Perang Dingin” di Sosmed, Akun Anonim Ramaikan Pilakda Tarakan
Sulaiman

PROKAL.CO, TARAKAN – Media sosial seperti Facebook, menjadi sarana alternatif pada kontestan Pilkada Tarakan berkampanye. Sayangnya, debat di sosial media justru berujung pada argumentasi dengan kata-kata kasar menjurus ujaran kebencian.

Bahkan, hingga saat ini, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tarakan telah menerima sedikitnya 20 laporan terkait kata-kata kasar yang bersinggungan dalam konstelasi politik di Bumi Paguntaka.

“Kalau informasi itu ada banyak sekali, tidak bisa dihitung dengan jari. Kalau saya hitung ada sekitar 20,” Ketua Panwaslu Tarakan Sulaiman di kediamannya, Ahad (6/5).

Namun, dari banyak laporan yang diterima, baru satu kasus di media sosial yang diproses secara hukum. Yakni laporan tim sukses pasangan calon nomor urut 2, Khairul–Effendhi Djuprianto, terhadap inisial YH dan SDM.

Laporan tersebut dinilai memenuhi syarat dan alat bukti yang cukup untuk ditindaklanjuti. Seperti ada terlapor. Sehingga Panwaslu Tarakan memiliki alasan untuk memanggil pihak terlapor. Sementara laporan lainnya tidak diproses. “Yang lain tidak terpenuhi syarat materilnya,” bebernya.

Menurut pria yang juga dosen fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan ini, laporan yang tidak diproses kebanyakan berasal dari akun palsu yang identitasnya tidak jelas.

Namun, pihaknya tidak tinggal diam. Sulaiman mengaku sudah menggandeng tim siber Polres Tarakan untuk mengantisipasi akun-akun anonim yang dinilai berbahaya dalam proses demokrasi. Akun-akun yang tidak jelas dan telah dilaporkan itupun sudah disampaikan ke kepolisian untuk diawasi.

Laporan terkahir yang diterima pihaknya berasal dari tim sukses nomor urut 1, Umi Suhartini–Mahruddin Mado yang mempertanyakan postingan salah satu akun di Facebook, terkait larangan wanita menjadi pemimpin dalam Islam.

Namun, karena tidak cukup unsur, sehingga laporan tersebut tidak diproses. “Kami tidak terima, karena kami anggap tidak memenuhi syarat materil,” tegasnya.

Sulaiman memperkirakan, di sisa tahapan kampanye yang tinggal sebulan lagi, “perang dingin” di sosial media masih bisa terjadi. Namun, Panwaslu Tarakan tidak tinggal diam dan selalu melakukan pengawasan secara aktif. Melalui koordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian untuk memantau akun-akun anonim.

Untuk mengungkap pemilik akun palsu tersebut, diakui Sulaiman cukup sulit. Terkait maraknya “perang dingin” melalui media sosial, Sulaiman mengimbau agar pasangan calon wali kota dan wawali serta tim sukses lebih mawas diri. Sebab, potensi pelanggaran pemilu bisa saja terjadi yang berbuntut pada kerugian pasangan calon.

“Kalau berkaitan dengan larangan dalam kampanye, bisa saja pembatalan terhadap calon,” pungkas Sulaiman. (mrs/rio)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:37

Klaim Tarakan Bebas Kaki Gajah

TARAKAN – Pemberian obat pencegahan missal (POPM) penyakit kaki gajah atau filariasis tidak diwajibkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Organisasi Kepemudaan Membantu

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara Haerumuddin mengatakan, banyaknya organisasi…

Senin, 15 Oktober 2018 00:14

Gini Nih Jadinya Kalau Termakan Isu Penculikan di Medsos

TARAKAN – Isu penculikan anak yang beredar di media sosial, kembali ditelan mentah-mentah oleh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:08

Kepemilikan Identitas Ganda Berkurang

MALINAU - Persoalan identitas kependudukan yang kerap ditemui di wilayah perbatasan Kaltara, terutama…

Senin, 15 Oktober 2018 00:07

Bapas untuk Bimbing Narapidana

TARAKAN – Tidak lama lagi akan berdiri Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Kalimantan Utara. Lokasinya…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:22

Persiapkan Diri untuk Bersaing

NUNUKAN - Pembangunan suatu daerah lebih maju, jika pemangku kepentingan memberikan kontribusi. Termasuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .