MANAGED BY:
RABU
15 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 21 April 2018 11:02
Meski Dicoret, Dishub Tetap Siapkan DED Kereta Api
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dicoretnya proyek pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Timur oleh Presiden Joko Widodo dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), dipastikan tidak akan berpengaruh terhadap proyek serupa di Kaltara.

Pemprov Kaltara tetap optimistis rencana pembangunan jalur kereta api ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, tetap terlaksana.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid mengaku tetap optimistis proyek tersebut bakal berjalan lancar, mengingat KIPI masuk daftar PSN. Pembangunan proyek kereta api Tanjung Selor – Tanah Kuning juga besar kemungkinan akan didukung oleh pemerintah pusat.

“Kami optimis pencoretan proyek jalur kereta api di Kaltim tidak berdampak pada kita (Kaltara). Apalagi, jalur kereta ini dibangun untuk menyesuaikan kegiatan di KIPI,” ungkap Taupan kepada Bulungan Post, Kamis (19/4) lalu.

Meski begitu, tidak dilanjutkannya proyek kereta api di Kaltim akan berdampak pada rencana menghubungkan wilayah Kaltara dengan daerah lain di Kalimantan, khususnya dengan Kaltim. Sebab, dengan tidak dibangunnya rel kereta api di Kaltim, pembangunan di Kaltara hanya beroperasi melayani di dalam provinsi saja, terutama ke KIPI.

“Logikanya, ketika tetap dibangun jalur kereta api di Kaltara, tidak bisa nyambung ke daerah lain. Hanya berfungsi untuk menunjang kegiatan industri di KIPI saja,” ujarnya.

Adapun rencana pembangunan jalur kereta api dari Tanjung Selor ke KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi sudah hampir rampung. Taupan mengklaim pihaknya sudah menyelesaikan rencana induk dan detail engineering design (DED) jalur kereta api dari Tanjung Selor ke Binai. Tahun ini, akan dilanjutkan dari Binai ke Mangkupadi. Ini sesuai target Dishub pada tahun lalu, terkait perencanaan penyusunan DED yang didanai APBD.

Taupan menyebutkan, pihaknya menyiapkan Rp 1,3 miliar untuk menyusun rencana induk dan DED tersebut. Setelah DED rampung, tahap selanjutnya pembuatan izin Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan pembebasan lahan. Ia menjelaskan, investasi dari dalam dan luar negeri dimungkinkan untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam proses pembangunan.

“Jadi kita siapkan dulu seluruhnya. Kebijakan nanti bagaimana kerja sama dengan investor atau lainnya, kita lihat di depan sesuai perkembangan Kaltara. Namun, fokus saat ini pada persiapan, fisiknya kita pikirkan lagi nanti,” ujarnya.

Taupan berharap pemerintah pusat bisa menindaklanjuti pembangunan jalur kereta api ini, baik melalui APBN atau mencarikan investor untuk menggarap proyek tersebut. Sebab, jika mengandalkan APBD tidak akan cukup.

Taupan menyebut jalur kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi ditaksir menyedot anggaran Rp 6-7 triliun. Angka itu sudah termasuk pembiayaan pembebasan lahan dan pembangunan fisik rel. Sehingga, butuh bantuan anggaran dari pusat atau investor. Lewat pembangunan kereta api ini, Taupan ingin meminta ada pemerataan pembangunan.

Disampaikannya juga bahwa jalur kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi juga sudah ditawarkan ke investor Tiongkok. Karena dengan tuntasnya rencana induk dan DED diharapkan bisa meningkatkan minat investor untuk menggarapnya. “Jika kita tawarkan ke investor, minimal kita sudah ada perencanaan potensi perkeretaapian kita,” terangnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 15:46

Sempat Jual Sapi, Kini Punya Belasan Kapal LCT

Meraih kesuksesan pasti melalui proses. Begitupun yang dualami Jupri Budiman Pahit dan manis menjalani…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:43

Capaian Imunisasi MR 21,68 Persen

TANJUNG SELOR - Meski pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Sertifikasi Halal sambil Jalan

PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Satu Kepala OPD Terjaring Razia Satpol PP

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar PNS maupun pegawai tidak tetap…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:44

Rekrutmen CPNS Tunggu Kepastian Pusat

MASYARAKAT Tarakan masih harus bersabar untuk bisa mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:41

Harus Berpikir Kreatif dan Tidak Malu Bertanya

Jatuh bangun sempat dialami Makbul, pengusaha penyedia suku cadang alat berat. Namun, dukungan keluarga…

Senin, 13 Agustus 2018 16:01

Kurir Bawa Sabu 1 Kg

TANJUNG SELOR – Kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan masih menjadi pintu masuk bagi para bandar…

Senin, 13 Agustus 2018 14:05

NAH KAN, KASUSSS..!! Sejumlah Pejabat KTT Diperiksa

TANA TIDUNG – Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipikor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)…

Senin, 13 Agustus 2018 14:03

Lanjutkan Usaha Orangtua, Sempat Terkendala Modal

Sukses adalah sebuah pilihan. Seperti Irham yang meninggalkan dunia konsultan kostruksi untuk menjadi…

Minggu, 12 Agustus 2018 15:22

Mahasiswa Diminta Ciptakan Penelitian Baru

TUGAS terberat bagi lembaga perguruan tinggi, salah satunya mampu menciptakan penelitian baru setiap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .