MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 21 April 2018 11:02
Meski Dicoret, Dishub Tetap Siapkan DED Kereta Api
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dicoretnya proyek pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Timur oleh Presiden Joko Widodo dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), dipastikan tidak akan berpengaruh terhadap proyek serupa di Kaltara.

Pemprov Kaltara tetap optimistis rencana pembangunan jalur kereta api ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, tetap terlaksana.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid mengaku tetap optimistis proyek tersebut bakal berjalan lancar, mengingat KIPI masuk daftar PSN. Pembangunan proyek kereta api Tanjung Selor – Tanah Kuning juga besar kemungkinan akan didukung oleh pemerintah pusat.

“Kami optimis pencoretan proyek jalur kereta api di Kaltim tidak berdampak pada kita (Kaltara). Apalagi, jalur kereta ini dibangun untuk menyesuaikan kegiatan di KIPI,” ungkap Taupan kepada Bulungan Post, Kamis (19/4) lalu.

Meski begitu, tidak dilanjutkannya proyek kereta api di Kaltim akan berdampak pada rencana menghubungkan wilayah Kaltara dengan daerah lain di Kalimantan, khususnya dengan Kaltim. Sebab, dengan tidak dibangunnya rel kereta api di Kaltim, pembangunan di Kaltara hanya beroperasi melayani di dalam provinsi saja, terutama ke KIPI.

“Logikanya, ketika tetap dibangun jalur kereta api di Kaltara, tidak bisa nyambung ke daerah lain. Hanya berfungsi untuk menunjang kegiatan industri di KIPI saja,” ujarnya.

Adapun rencana pembangunan jalur kereta api dari Tanjung Selor ke KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi sudah hampir rampung. Taupan mengklaim pihaknya sudah menyelesaikan rencana induk dan detail engineering design (DED) jalur kereta api dari Tanjung Selor ke Binai. Tahun ini, akan dilanjutkan dari Binai ke Mangkupadi. Ini sesuai target Dishub pada tahun lalu, terkait perencanaan penyusunan DED yang didanai APBD.

Taupan menyebutkan, pihaknya menyiapkan Rp 1,3 miliar untuk menyusun rencana induk dan DED tersebut. Setelah DED rampung, tahap selanjutnya pembuatan izin Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan pembebasan lahan. Ia menjelaskan, investasi dari dalam dan luar negeri dimungkinkan untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam proses pembangunan.

“Jadi kita siapkan dulu seluruhnya. Kebijakan nanti bagaimana kerja sama dengan investor atau lainnya, kita lihat di depan sesuai perkembangan Kaltara. Namun, fokus saat ini pada persiapan, fisiknya kita pikirkan lagi nanti,” ujarnya.

Taupan berharap pemerintah pusat bisa menindaklanjuti pembangunan jalur kereta api ini, baik melalui APBN atau mencarikan investor untuk menggarap proyek tersebut. Sebab, jika mengandalkan APBD tidak akan cukup.

Taupan menyebut jalur kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi ditaksir menyedot anggaran Rp 6-7 triliun. Angka itu sudah termasuk pembiayaan pembebasan lahan dan pembangunan fisik rel. Sehingga, butuh bantuan anggaran dari pusat atau investor. Lewat pembangunan kereta api ini, Taupan ingin meminta ada pemerataan pembangunan.

Disampaikannya juga bahwa jalur kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi juga sudah ditawarkan ke investor Tiongkok. Karena dengan tuntasnya rencana induk dan DED diharapkan bisa meningkatkan minat investor untuk menggarapnya. “Jika kita tawarkan ke investor, minimal kita sudah ada perencanaan potensi perkeretaapian kita,” terangnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:09

Anggaran Terbatas, Pengaspalan Tetap Diprogramkan

TANJUNG SELOR - Akses jalan darat menuju wilayah perbatasan ditargetkan pemerintah bisa rampung tahun…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:08

Kotak Suara Akan Dilelang

TARAKAN -  Pada pemilihan presiden dan anggota legislatif tahun depan, kotak suara yang digunakan…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:07

Dua Pendaftar Tak Penuhi Persyaratan

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan mencatat pendaftar…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:04

Tinjau Jalan Poros Long Bawan Tembus Krayan Selatan

Jalan poros Long Bawan, Kabupaten Malinau, merupakan akses perbatasan yang menghubungkan Kecamatan Krayan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:42

Tak Keberatan Dilibatkan Bahas APBD

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan masih fokus membahas rancangan anggaran pendapatan dan belanja…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:40

Lanjutkan Kuliah, Berhasil Raih Cum Laude

Nama Mayjen (Purn) TNI Dicky Wainal Usman sempat mencuat jelang Pilgub Kaltara, 2015 lalu. Lama tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:39

Temui Personel TNI, Layani Permintaan Foto Pelajar SMK

Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dari Nunukan ke Malinau melalui jalur darat, butuh…

Senin, 15 Oktober 2018 00:11

Tak Terima, Laporkan

SELAIN baliho, spanduk atau poster, peserta pemilu juga diperbolehkan memasang stiker di tempat-tempat…

Senin, 15 Oktober 2018 00:10

Tempuh Perjalanan Darat, Terkesan Dermaga Sungai Ular

Selama 5 tahun terbentuknya Kaltara, pembangunan wilayah perbatasan jadi perhatian. Terutama untuk infrastruktur…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:25

Begini Usaha Mempermudah Urusan TKI

SEBAGAI pintu gerbang keluar masuknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mencoba peruntungan di negeri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .