MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 18 April 2018 13:27
Panwaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Disiplin

PNS Kembali Diingatkan soal Netralitas

Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Panwaslu Tarakan Zul Fauzi, membenarkan pihaknya sudah mengeluarkan rekomendasi hasil pemeriksaan terhadap PNS Pemkot Tarakan yang menghadiri sosialisasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.

Bahkan, pihaknya menyimpulkan ada dugaan pelanggaran disiplin. “Sudah direkomendasikan kepada BKPP (Badan Kepegawaiaan Pendidikan dan Pelatihan Tarakan), tiga atau empat hari yang lalu. Kami rekomendasikan terdapat dugaan pelanggaran netralitas dan disiplin ASN. Kalau yang menetapkan tidak atau bersalahnya, mereka (Pemkot Tarakan),” ujarnya, Selasa (17/4).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Disiplin dan Kesejahteraan ASN Badan Kepegawaiaan Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tarakan Sa’aduddin Sakim, mengaku pihaknya telah menerima rekomendasi Panwaslu Tarakan.

“Baru kemarin. Jadi kami membaca, lalu kami mau lapor dulu dan diskusikan bagaimana penanganannya. Tapi standarnya kan biasa kami lakukan pemanggilan,” ujar pria yang akrab disapa Didin ketika ditemui di kantornya.

Menurutnya, pemanggilan tetap harus dilakukan terhadap yang bersangkutan, meskipun sudah diperiksa oleh Panwaslu Tarakan. Karena harus ada dasar atau bahan bagi tim dalam menjatuhkan sanksi. Mengenai sanksinya, Didin belum bisa berkomentar.

Pihaknya perlu mengklarifikasi kepada yang bersangkutan terkait kehadiran di acara sosialisasi paslon. Pihaknya sendiri diberi batas waktu kurang lebih dua minggu untuk memutuskan apakah memang ada pelanggaran disiplin yang dilakukan PNS tersebut atau tidak.

Ia menambahkan, sebenarnya peringatan sudah sering didapat PNS melalui pemberitaan baik di media cetak, elektronik maupun media sosial. Dan, Panwaslu Tarakan juga sudah pernah mensosialisaikan. Mestinya, kata dia, PNS sudah bisa memahami untuk menjaga netralitas.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat, juga mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) atau PNS untuk mempelajari lebih detail aturan yang melarang ASN berpolitik praktis.

Dia kembali menekankan karena masih adanya PNS yang mengikuti sosialisasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota hingga persoalan itu sampai di tangan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tarakan.

“Kalaupun terjadi kasuistis, dari kurang lebih 4 ribu (PNS), itu sesuatu yang wajar. Karena mungkin keterbatasan pengetahuan, tidak memahami berkaitan itu,” ujarnya, Senin (16/4).

Menurutnya, PNS boleh mengikuti sosialisasi pasangan calon. Namun, jangan sampai ikut berfoto dengan pasangan calon, apalagi sampai memakai atribut hingga mengacungkan salam khas calon, karena itu jelas melanggar aturan. PNS juga tidak boleh mengikuti kampanye akbar.

Adapun temuan Panwaslu Tarakan, beberapa hari lalu, pihaknya menunggu rekomendasi hasil pemeriksaan. Jika sudah ada, pihaknya akan memproses dengan memanggil kembali PNS yang diduga ikut kampanye untuk dimintai keterangan.

“Saya pikir proses (pemeriksaan, Red) itu biar dulu berjalan. Berkaitan itu baru kami akan berbicara tentang sanksinya. Kapasitasnya apa? Siapa tahu dia hanya berpikir tidak boleh menunjukkan simbol,” tuturnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:37

Mobil Dinas Banyak Rusak, Dinsos Tarakan Paling Mengeluh

TARAKAN – Mobil dinas yang dikembalikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:55

Ingin Kirim Sabu, Rusdi Digelandang ke Mapolres

TARAKAN - Polres Tarakan kembali mengungkapkan peredaran gelap narkoba diduga jenis sabu-sabu di Pelabuhan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:45

Utang Pemkot Tarakan Tembus Rp 280 Miliar

TARAKAN – Utang Pemkot Tarakan menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Nilainya pun cukup fantastis.…

Rabu, 23 Mei 2018 13:40

Soal Ini, Malinau dan KTT Sudah 100 Persen

KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kaltara Wahyuni Nuzband meminta pemerintah desa untuk…

Selasa, 22 Mei 2018 14:45

Balap Liar Makin Marak

TARAKAN - Sekelompok remaja di Kota Tarakan, kerap melakukan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.…

Selasa, 22 Mei 2018 14:34

Pemkot Tarakan Butuh Rp 50 Miliar

TANJUNG SELOR – Kepala daerah diminta untuk menegaskan regulasi mengenai pencairan Tunjangan Hari…

Selasa, 22 Mei 2018 14:28

Cegah Penyeberan Penyakit MR

PROGRAM imunisasi massal untuk mencegah penyakit measles dan rubella (MR) akan dilaksanakan di Tarakan…

Senin, 21 Mei 2018 16:23

Pemilik Hotel Wajib Lapor Tamu WNA

TARAKAN – Kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Sarana Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tarakan…

Senin, 21 Mei 2018 16:15

WADUH..!! Ada yang Berzakat Pakai Uang Palsu

TARAKAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan merupakan lembaga pengumpul uang zakat. Namun,…

Senin, 21 Mei 2018 14:52

Cegah Terorisme, Gelar Razia Gabungan

TARAKAN - Guna mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat) di bulan Ramadan dan antisipasi terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .