MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Selasa, 17 April 2018 12:07
Pemecatan Disoal Pekerja
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Ketua DPC Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bulungan Agustinus bersama pekerja yang di-PHK oleh PT Prima Bahagia Permai mendatangi kantor Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Bulungan, kemarin (16/4). 

Kedatangan mereka sebagai upaya melakukan mediasi antara pihak perusahaan dengan pekerja. "Hari ini (kemarin) kami belum menyatakan pertemuan secara bipartit," ujar Agustinus.

Namun, SBSI menyikapi dengan adanya surat dari perusahaan tertanggal 16 April yang isinya memerintahkan Zabir selaku pekerja yang di-PHK meninggalkan lokasi perusahaan, secara aturan SBSI tidak menerima seperti itu, karena dianggap belum ada keputusan resmi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurutnya, ketika di-PHK belum ada putusan dari PHI, hak-hak pekerja tetap berjalan yang mencakup upah maupun fasilitas. Tetapi, bila ada kebijakan lain bisa diselesaikan dengan baik-baik. 

"Kami menilai PHK ini kurang pas, karena ada alasan-alasan terkait update status Facebook dengan mencantumkan Muniapan yang merupakan kewarganegaraan Malaysia," ucapnya. 

Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan, lanjutnya, warga negara asing yang bekerja di Indonesia ada syaratanya. Yakni, memiliki visa bekerja, ada waktu tertentu dan tidak boleh non kemampuan. Artinya, kata Agustinus, harus memiliki kemampuan yang tidak dimiliki warga Indonesia. 

Sementara itu, Zabir selaku pekerja yang di-PHK mengatakan, tidak mempermasalahkan dipecat. Namun, dia meminta pihak perusahaan membayar haknya sesuai aturan yang berlaku. "Saya bekerja di perusahaan itu sudah 9 tahun dan sangat berterima kasih, tapi tidak begini caranya," katanya. 

"Kami ingin selesaikan ini melalui jalur damai. Selama masa proses penyelesaian, saya tetap bertahan di camp perusahaan," sambungnya.

Perwakilan PT Prima Bahagia Permai, Rio Tarigan mengakui adanya permasalahan antara Zabir dengan perusahaan. Menurutnya, PHK diberikan karena manajemen perusahaan menilai yang bersangkutan tidak cakap bekerja, mencemarkan nama baik pimpinan perusahaan dan menghina secara kasar. 

"Dasar-dasar ini butuh proses dan pembuktian. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Distransnaker untuk mencarikan solusi," ujarnya. 

Dia juga mengatakan, permasalahan ini masih dalam tahap proses. Apabila ada masalah di perusahaan, maka perlu dibicarakan dahulu di lembaga bipartit. "Zabir memang di-PHK dan saat ini menuntut haknya yang diberikan perusahaan. Kami belum tahu rincian besaran biaya, masih menunggu manajemen," ujarnya. 

Apabila pertemuan bipartit tak ada titik temu, lanjutnya, maka masuk tahapan tripartit. Jika pun juga tidak ada penyelesaian, maka akan dibawa ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

"Tapi apabila ada permasalahan antara karyawan dan pengusaha alangkah baiknya dibicarakan dulu. Kami juga ada lembaga kerja sama (LKS) biparitit yang disahkan Distransnaker," ungkapnya. 

Mediator Hubungan Industrial Distransnaker, Ainin Fidiyah menyimpulkan ada tiga poin dari hasil pertemuan tersebut. Pertama, bahwa apabila pihak perusahaan menggunakan alasan pencemaran nama baik, maka harus ada pembuktian lebih lanjut. Kedua, selama belum ada keputusan final perihal permasalahan PHK terhadap Zabir, maka Zabir dianggap tetap sebagai pekerja di perusahaan tersebut dan tetap menerima upah maupun hak-hak lain. Ketiga, perihal permasalahan fasilitas yang diberikan oleh perusahaan adalah merupakan perselisihan kepentingan yang dapat dibicarakan antara kedua belah pihak. (uno/fen)


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 14:01

Warga Mangkupadi Tagih Janji Pemkab

TANJUNG SELOR – Harapan warga Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan agar di…

Jumat, 20 April 2018 13:55

Bupati Tak Masalah Dihibahkan

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Sudjati menegaskan tidak masalah gedung baru DPRD di Kilometer…

Kamis, 19 April 2018 13:49

Terciduk karena Rekaman CCTV

TANJUNG SELOR - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulungan menangkap dua pria berinisial IS…

Rabu, 18 April 2018 13:29

BNNP Kaltara Dikucur Rp 4 M

TANJUNG SELOR - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara memprogramkan pemberantasan penyalahgunaan…

Rabu, 18 April 2018 13:24

KPU Coklit DP4

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak…

Selasa, 17 April 2018 12:18

DAK Diprioritaskan ke Perbaikan Berat

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan mengusulkan dana alokasi khusus…

Selasa, 17 April 2018 11:34

ALHAMDULILLAH..!! Kemenhub Bakal Gelontorkan Rp 50,5 M untuk Bandara Ini

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid menyatakan pembebasan…

Senin, 16 April 2018 10:58

17 Pelajar Absen di UNBK SMA

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA yang digelar belum…

Minggu, 15 April 2018 14:29

WAJIB INI..!! Tol Laut Harus Ditunjang Fasilitas

TANJUNG SELOR - Kalimantan Utara (Kaltara) yang memiliki letak strategis dan didukung sumber daya alam…

Minggu, 15 April 2018 14:20

Pelunasan Tahap Pertama BPIH hingga 4 Mei

TANJUNG SELOR - Pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap pertama akan dimulai 16 April…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .