MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 16 April 2018 10:45
Warga Pertanyakan Ganti Rugi Lahan
BERSOLEK: Warga menuntut ganti rugi lahan pada proyek pengembangan Bandara Tanjung Harapan ini.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pengembangan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Bulungan masih menyisakan persoalan di masyarakat. Khususnya bagi pemilik lahan yang terdampak pembangunan.

Pemilik lahan mengaku hingga kini belum ada ganti rugi, meski lahan mereka sudah dipagar menjadi area bandara. Seperti dikatakan perwakilan para pemilik tanah, I Made Wahyu Rahasia, lahan masyarakat yang ada di dalam area bandara dan belum diganti rugi seluas lebih kurang 13 hektare.

Para pemilik tanah, kata dia, sejak 2013 lalu hingga kini hanya dijanjikan akan diberi ganti rugi oleh pemerintah. Namun, belum juga ada realisasi yang diterima berupa uang ganti rugi.

“Sudah ada 4-5 kali pertemuan, mereka janji terus, janji terus, sampai 2018 ini belum terealisasi. Padahal, proyek (pembangunan bandara, Red)-nya jalan terus. Tanah yang ada di dalam bandara itu milik sekitar 35 orang, tapi dari dulu pemerintah hanya janji terus,” ungkap pria yang akrab disapa Bandung ini, Jumat (13/4) lalu.

Bandung menyatakan, tanpa adanya tanah masyarakat, pembangunan Bandara Tanjung Harapan tidak mungkin bisa dilakukan. Masyarakat sendiri sudah menyatakan dukungan terhadap pembangunan bandara, karena untuk kepentingan umum. Yakni, dengan setuju tanah mereka dibebaskan untuk pengembangan bandara.

Meski sudah menyatakan dukungan, apa yang menjadi hak mereka tak kunjung didapatkan. Pun saat menagih ganti rugi, kata Bandung, pemilik tanah selalu dipimpong oleh pemerintah daerah.

“Kami kayak dipimpong. Dari (pemerintah, Red) kabupaten disuruh ke provinsi, dari provinsi disuruh ke kabupaten. Dulu dari kabupaten katanya membentuk tim appraisal, tapi tim appraisal belum turun sudah dibubarkan. Kemarin janji 2018, data-data sudah kami serahkan semua,” ungkap warga yang tinggal di Jalan Agatis Tanjung Selor ini.

Bandung juga mengaku hingga kini juga belum ada kesepakatan harga antara pemerintah dan warga. Warga, kata dia, juga tidak mematok harga yang tinggi, karena ingin mendukung pembangunan Kaltara.

“Kami ingin harga Rp 600 ribu per meter persegi. (Harga, Red) Ini kami rasa tidak terlalu tinggi, apalagi berada di tengah kota. Semua pemilik lahan seragam di angka itu. Tapi, harga ini juga masih bisa dinegosiasikan dengan pemerintah,” ungkapnya.

Karena itu, dia dan pemilik lahan lainnya meminta pemerintah bisa menyelesaikan masalah ganti rugi sebelum pengembangan dilanjutkan.

Diketahui, dalam waktu dekat ini, bakal dilakukan proyek pekerjaan pemenuhan standar runway strip 1.200x60 meter di Bandara Tanjung Harapan. Proyek yang didanai Kementerian Perhubungan ini menelan anggaran Rp 21,5 miliar dengan masa kerja 240 hari kalender.

Selain lahan di dalam bandara, Bandung menyatakan masyarakat juga bersedia tanahnya dibebaskan untuk rencana pembangunan terminal baru Bandara Tanjung Harapan di sisi seberang terminal yang ada saat ini.

Sementara itu, dikonfirmasi terkait tuntutan warga soal ganti rugi lahan ini kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, belum mendapatkan respons. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 14:53

Proses Seleksi Sekprov Independen

TANJUNG SELOR – Untuk proses pendaftaran calon pejabat madya di lingkup Pemprov Kaltara beberapa…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:51

Jalur Keluarga Miskin Paling Diminati

TARAKAN — Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:43

Keterbatasan Anggaran Jadi Penyebab Kesulitan Perbaiki Jalan Penghubung Tiga Desa

TANJUNG SELOR - Jalan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan yang rusak…

Jumat, 22 Juni 2018 15:23

Kasus Bayi Terus Dikembangkan, Polisi Sempat Panggil Sejumlah Terduga

TARAKAN – Walaupun masih belum menemukan titik temu, namun Kepolisian tetap optimistis dapat menangkap…

Jumat, 22 Juni 2018 15:09

Empat Pegawai Bolos Kerja

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan akan memberikan sanksi terhadap aparatur sipil…

Jumat, 22 Juni 2018 15:06

Evaluasi Kepadatan Transportasi

TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran 2018 diklaim berjalan lancar dan aman. Meski masih…

Kamis, 21 Juni 2018 15:00

Polda Kaltara Terima Helikopter

TANJUNG SELOR - Untuk menunjang kinerja Polda Kaltara, Markas Besar Polisi RI (Mabes Polri) memberikan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:52

Perbanyak Silaturahmi, Jenguk Senior yang Sakit

Momen Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan oleh seluruh umat muslim untuk bersilaturahmi. Tak kecuali Gubernur…

Kamis, 21 Juni 2018 14:49

Jalur Udara Pun Penuh

MASA libur panjang Hari Raya Idulfitri berakhir kemarin (20/6). Para pekerja sudah harus kembali ke…

Kamis, 21 Juni 2018 14:46

Transportasi Air Masih Primadona

TANJUNG SELOR – Transportasi air masih menjadi primadona bagi masyarakat Bumi Benuanta-sebutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .