MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 16 April 2018 10:45
Warga Pertanyakan Ganti Rugi Lahan
BERSOLEK: Warga menuntut ganti rugi lahan pada proyek pengembangan Bandara Tanjung Harapan ini.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pengembangan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Bulungan masih menyisakan persoalan di masyarakat. Khususnya bagi pemilik lahan yang terdampak pembangunan.

Pemilik lahan mengaku hingga kini belum ada ganti rugi, meski lahan mereka sudah dipagar menjadi area bandara. Seperti dikatakan perwakilan para pemilik tanah, I Made Wahyu Rahasia, lahan masyarakat yang ada di dalam area bandara dan belum diganti rugi seluas lebih kurang 13 hektare.

Para pemilik tanah, kata dia, sejak 2013 lalu hingga kini hanya dijanjikan akan diberi ganti rugi oleh pemerintah. Namun, belum juga ada realisasi yang diterima berupa uang ganti rugi.

“Sudah ada 4-5 kali pertemuan, mereka janji terus, janji terus, sampai 2018 ini belum terealisasi. Padahal, proyek (pembangunan bandara, Red)-nya jalan terus. Tanah yang ada di dalam bandara itu milik sekitar 35 orang, tapi dari dulu pemerintah hanya janji terus,” ungkap pria yang akrab disapa Bandung ini, Jumat (13/4) lalu.

Bandung menyatakan, tanpa adanya tanah masyarakat, pembangunan Bandara Tanjung Harapan tidak mungkin bisa dilakukan. Masyarakat sendiri sudah menyatakan dukungan terhadap pembangunan bandara, karena untuk kepentingan umum. Yakni, dengan setuju tanah mereka dibebaskan untuk pengembangan bandara.

Meski sudah menyatakan dukungan, apa yang menjadi hak mereka tak kunjung didapatkan. Pun saat menagih ganti rugi, kata Bandung, pemilik tanah selalu dipimpong oleh pemerintah daerah.

“Kami kayak dipimpong. Dari (pemerintah, Red) kabupaten disuruh ke provinsi, dari provinsi disuruh ke kabupaten. Dulu dari kabupaten katanya membentuk tim appraisal, tapi tim appraisal belum turun sudah dibubarkan. Kemarin janji 2018, data-data sudah kami serahkan semua,” ungkap warga yang tinggal di Jalan Agatis Tanjung Selor ini.

Bandung juga mengaku hingga kini juga belum ada kesepakatan harga antara pemerintah dan warga. Warga, kata dia, juga tidak mematok harga yang tinggi, karena ingin mendukung pembangunan Kaltara.

“Kami ingin harga Rp 600 ribu per meter persegi. (Harga, Red) Ini kami rasa tidak terlalu tinggi, apalagi berada di tengah kota. Semua pemilik lahan seragam di angka itu. Tapi, harga ini juga masih bisa dinegosiasikan dengan pemerintah,” ungkapnya.

Karena itu, dia dan pemilik lahan lainnya meminta pemerintah bisa menyelesaikan masalah ganti rugi sebelum pengembangan dilanjutkan.

Diketahui, dalam waktu dekat ini, bakal dilakukan proyek pekerjaan pemenuhan standar runway strip 1.200x60 meter di Bandara Tanjung Harapan. Proyek yang didanai Kementerian Perhubungan ini menelan anggaran Rp 21,5 miliar dengan masa kerja 240 hari kalender.

Selain lahan di dalam bandara, Bandung menyatakan masyarakat juga bersedia tanahnya dibebaskan untuk rencana pembangunan terminal baru Bandara Tanjung Harapan di sisi seberang terminal yang ada saat ini.

Sementara itu, dikonfirmasi terkait tuntutan warga soal ganti rugi lahan ini kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, belum mendapatkan respons. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 15:56

Antisipasi Penyelundupan Pekerja Ilegal ke Malaysia, Polda Perketat Pintu Keberangkatan

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen Indrajit menegaskan,…

Selasa, 23 Oktober 2018 15:55

BP3TKI Akan Fasilitasi lewat Perusahaan Resmi

PULUHAN Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Sabah, kembali dideportasi oleh pemerintah…

Selasa, 23 Oktober 2018 15:53

Target KTP-el Terbentur Peralatan

TANJUNG SELOR – Target rekam data KTP-el kemungkinan tidak tercapai. Ada dua hal yang jadi kendala…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:54

CPNS Pemprov Bakal Ikuti 4.752 Pelamar

PELAMAR CPNS Pemprov Kaltara yang telah menyerahkan berkas persyaratan tinggal menunggu pengumuman.…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:46

Rp 200 Juta untuk 100 Lansia

TANJUNG SELOR - Dinas Sosial (Dissos) Kaltara telah menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk uang maupun…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:41

Ajak Makmurkan Masjid, Beri Semangat ke Anak Muda

Akhirnya, Ustaz Abdul Somad menginjakkan kakinya ke Kalimantan Utara, Senin (22/10). Apa saja pesan-pesan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:04

49 WNI Gagal Diberangkatkan ke Tawau

NUNUKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menggagalkan keberangkatan puluhan warga…

Senin, 22 Oktober 2018 12:58

Pemprov Usul 3.000 Unit Bantuan Perbaikan Rumah Warga

TANJUNG SELOR - Untuk membenahi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah yang kondisinya kurang layak…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:21

Bupati Bulungan Diberi Gelar, Ini Nama Gelarnya..

TANJUNG SELOR - Perayaan HUT ke-228 Tanjung Selor dan HUT ke-58 Kabupaten Bulungan, dirangkai dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:18

Terus Perjuangkan Anggaran Pendidikan

TANJUNG SELOR - Pembangunan bidang pendidikan jadi perhatian Pemprov Kaltara, selain infrastruktur.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .