MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 14 April 2018 14:43
RUED Masuk Tahap Final

Kebutuhan Listrik 2037 Diproyeksikan 11.979 MW

TAHAP FINAL: PLTU di Gunung Seriang ini menjadi salah satu pembangkit listrik yang masuk RUED dan RUKD Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tenggat waktu yang diberikan Dewan Energi Nasional hingga Juni mendatang kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara untuk menyelesaikan Rencana Umum Energi Daerah (RUED), telah ditindaklanjuti. Bahkan, RUED sudah masuk tahap final.

Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kaltara Yosua Batara Payangan menyatakan dokumen RUED Kaltara sedang berproses di Biro Hukum Setprov Kaltara. Dia mengaku RUED Kaltara sudah disepakati oleh DEN dan sudah dikonsultasikan dengan DPRD. Selain RUED, Dinas ESDM juga menyusun Rencana Umum Kelistrikan Daerah (RUKD).

"Kami berharap tahapan di Biro Hukum cepat selesai, kemudian ditandatangani oleh gubernur," kata Yosua, Kamis (12/4) lalu.

Dokumen RUED Kaltara itu berisi proyeksi kebutuhan listrik di Kaltara hingga 2037 mendatang. Dokumen RUED merupakan pijakan pembangunan dan pemenuhan kelistrikan di Kaltara ke depan baik untuk kebutuhan rumah tangga hingga industri.

Dijelaskan, kebutuhan listrik di Kaltara pada 2037 mendatang diproyeksikan mencapai 11.979 megawatt (MW). Kebutuhan listrik per tahunnya diproyeksikan sekitar 4.782 gigawatt hour (GWH). Dan, jumlah rumah tangga berlistrik di Kaltara diproyeksikan sebanyak 1.495.550 kepala keluarga.

Yosua mengatakan, ada variabel-variabel yang digunakan untuk perhitungan proyeksi kebutuhan listrik di Kaltara. Antara lain, pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi pada 2023 membutuhkan listrik sebesar 1.500 MW, dengan kebutuhan per tahun 13.140 GWH. Sementara, pada 2037 dibutuhkan listrik 1.840 MW dengan kebutuhan per tahun 16.118,4 GWH.

“Kota baru mandiri (KBM) pada 2023 juga butuh listrik sebesar 99,81 MW. Pusat pemerintahan di Tanjung Selor 18,22 MW dan Kota Sebatik 5,1 MW,” sebutnya.

Sedangkan sumber energi listrik di Kaltara nantinya akan ditopang dengan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang sudah diminati investor. Yosua memaparkan, dalam draf RUED sudah dimasukkan potensi energi listrik dari sungai yang sudah disusun studi kelayakannya (feasibility studi) oleh investor dan sudah ada nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Kaltara.

Sumber listrik dari PLTA itu antara lain, Sungai Kayan dengan kapasitas 9.000 MW yang akan dibangun PT Kayan Hidro Energy (PT KHE). Sungai Sembakung dengan kapasitas 250 MW yang akan dibangun Han Energy. Sungai Mentarang dengan kapasitas 7.900 MW yang akan dibangun dua investor, yakni Kalimantan Electricity (7.600 MW) dan Hyundai Energy (300 MW). Dan, Sungai Malinau dengan kapasitas 1.000 MW yang akan dibangun Sarawak Energy.

“Total potensi energi listrik yang bisa dihasilkan dari sungai di Kaltara 18.150 MW. Itu yang sudah ada pra-fs (feasibility study) dan MoU dengan Gubernur,” jelasnya.

Selain potensi dari air, Kaltara juga memiliki potensi listrik energi baru terbarukan (EBT) dari panas bumi. Jumlahnya mencapai 30 MW. Yakni, di Sajau, Bulungan dengan potensi 10 megawatt elektrik (MWE). Di Nunukan, tepatnya di daerah Sebakis terdapat potensi panas bumi 5 MWE. Sementara, di Malinau ada daerah berpotensi panas bumi, yakni Semolon 10 MWE dan Mengkausar 5 MWE. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 14:53

Proses Seleksi Sekprov Independen

TANJUNG SELOR – Untuk proses pendaftaran calon pejabat madya di lingkup Pemprov Kaltara beberapa…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:51

Jalur Keluarga Miskin Paling Diminati

TARAKAN — Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:43

Keterbatasan Anggaran Jadi Penyebab Kesulitan Perbaiki Jalan Penghubung Tiga Desa

TANJUNG SELOR - Jalan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan yang rusak…

Jumat, 22 Juni 2018 15:23

Kasus Bayi Terus Dikembangkan, Polisi Sempat Panggil Sejumlah Terduga

TARAKAN – Walaupun masih belum menemukan titik temu, namun Kepolisian tetap optimistis dapat menangkap…

Jumat, 22 Juni 2018 15:09

Empat Pegawai Bolos Kerja

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan akan memberikan sanksi terhadap aparatur sipil…

Jumat, 22 Juni 2018 15:06

Evaluasi Kepadatan Transportasi

TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran 2018 diklaim berjalan lancar dan aman. Meski masih…

Kamis, 21 Juni 2018 15:00

Polda Kaltara Terima Helikopter

TANJUNG SELOR - Untuk menunjang kinerja Polda Kaltara, Markas Besar Polisi RI (Mabes Polri) memberikan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:52

Perbanyak Silaturahmi, Jenguk Senior yang Sakit

Momen Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan oleh seluruh umat muslim untuk bersilaturahmi. Tak kecuali Gubernur…

Kamis, 21 Juni 2018 14:49

Jalur Udara Pun Penuh

MASA libur panjang Hari Raya Idulfitri berakhir kemarin (20/6). Para pekerja sudah harus kembali ke…

Kamis, 21 Juni 2018 14:46

Transportasi Air Masih Primadona

TANJUNG SELOR – Transportasi air masih menjadi primadona bagi masyarakat Bumi Benuanta-sebutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .