MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 13 April 2018 14:16
BI Klaim Rupiah Beredar hingga Pelosok
Hendik Sudariyanto

PROKAL.CO, TARAKAN – Kalimantan Utara dipilih sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi pilot project perluasan jangkauan distribusi uang dan layanan kas Bank Indonesia (BI), dari 8 provinsi yang masuk kategori daerah 3T (terpencil, terdepan dan terluar).

Menurut Kepala BI Perwakilan Kaltara Hendik Sudariyanto, program ini bertujuan untuk menjangkau pendistribusian dan penyerapan uang sampai ke pelosok desa. Sehingga, masyarakat perbatasan tidak merasa kekurangan lagi akan kebutuhan uang rupiah dan benar-benar menjadi mata uang yang dipergunakan untuk bertransaksi. 

Program tersebut sudah berjalan sejak 2016. Selama dua tahun dianggap pihaknya cukup efektif untuk menyalurkan uang rupiah baru, serta menarik uang lama.

Dia juga menyebut, dari Rp 200 miliar setiap bulannya yang didistribusikan ke Kaltara, pihaknya lebih banyak mengedarkan pecahan uang kecil dari Rp 20 ribu ke bawah. “Uang Rp 500 kami sebarkan juga. Cuma kalau bicara uang logam kan berat. Tapi kan kebutuhan uang receh relatif tidak terlalu besar. Intinya kami melakukan distribusi uang logam juga,” akunya ketika ditemui, Kamis (12/4).

Hendik mengakui bahwa pelayanan pihaknya belum maksimal karena belum semua wilayah di Kaltara bisa dijangkau uang rupiah secara intens. Terutama di sejumlah kecamatan pelosok di Kabupaten Nunukan.  Sehingga, pihaknya kini sedang fokus mengatasi persoalan itu.  

“Di Tarakan kan ada Bank Indonesia. Di Tanjung Selor ada kas titipan di kelola oleh Bankaltimtara, di Malinau juga Kaltimtara, sementara di Nunukan belum ada,” ujarnya, Kamis (12/4).

Sementara itu, terkait masih adanya warga perbatasan yang melakukan transaksi dengan mata uang Malaysia, ringgit, Hendik menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan bersama aparat terkait dalam waktu dekat.

Sebab, hal itu juga sudah diatur dalam penggunaan mata uang rupiah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indoensia (NKRI). Apalagi, pihaknya sudah melakukan upaya mendistribusikan uang hingga ke pelosok Kaltara. Sehingga, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak menggunakan mata uang rupiah.

Selain terus menjangkau uang hingga ke pelosok, pihaknya juga melengkapi infrastruktur berupa penambahan anjungan tunai mandiri (ATM) dan money changer di wilayah Nunukan untuk mengatasi persoalan itu. 

“Kami merencanakan ada money changer di perbatasan, terutama di Pelabuhan Tunon Taka sebagai akses. Dua hal ini sudah menjadi pelaksana dasar untuk menukar ringgit sudah ada. Tinggal nanti sinergi antara pemerintah daerah dan aparat untuk mewajibkan penggunaan uang rupiah. Kalau perlu menindak,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 10 September 2018 15:09

Rp 100 Miliar untuk Pelaku Usaha

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindakop dan UKM)…

Senin, 10 September 2018 15:04

Sulit Tentukan HET Daging Ayam

TANJUNG SELOR – Belum adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) ayam, jadi celah pedegang menetapkan…

Senin, 10 September 2018 15:03

Ongkos Angkut Disetarakan Harga dengan SOA

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltara tengah menyusun rancangan…

Senin, 10 September 2018 14:48

Harga Masih Anjlok

MESKI kurs dolar menguat dan diprediksi sebagian pengamat ekonomi lokal, bakal berdampak positif terhadap…

Senin, 10 September 2018 14:46

Produksi Tambak Udang Masih Jauh dari Harapan

TARAKAN – Potensi budidaya tambak diharapkan mampu bersaing menjadi salah satu sektor yang membangkitkan…

Jumat, 07 September 2018 14:21

Berhemat, Solusi Hadapi Melemahnya Rupiah

NILAI tukar rupiah yang mencapai Rp 15 ribu per USD 1, membuat masyarakat kian panik. Namun, kenaikan…

Jumat, 07 September 2018 14:17

Dolar Naik, Momentum Genjot Ekspor

TARAKAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hendik Sudaryanto bersyukur,…

Kamis, 06 September 2018 17:27

Budidaya Rumput Laut Perlu Diatur

BUDIDAYA rumput laut di Kaltara cukup menjanjikan. Beberapa petani rumput laut, baik di Tarakan maupun…

Kamis, 06 September 2018 17:21

Agustus, Tarakan Alami Deflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam mengendalikan inflasi, masih terjaga.…

Kamis, 06 September 2018 17:16

Dolar Melonjak, Hindari Belanja Barang Impor

TARAKAN - Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika yang mencapai puncaknya dalam dua hari terakhir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .