MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 12 April 2018 13:51
OJK Awasi Ketat Kinerja BPR
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Geliat pembangunan di Kalimantan Utara yang terus tumbuh dan berkembang, ikut mendorong hadirnya sejumlah lembaga pembiayaan maupun perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapatkan data, hingga kini sudah berdiri dua Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kaltara.

Selain di Tanjung Selor, juga di Tarakan. Kehadiran BPR di provinsi termuda ini disambut baik Kepala OJK Regional IX Wilayah Kalimantan Hariyanto. Karena menurutnya, ikut mendorong bergeraknya roda ekonomi di Kaltara.

Menurutnya, BPR punya pangsa pasar tersendiri untuk bisa bersaing dengan bank-bank konvensional. Apalagi, jika memiliki program layanan yang tergolong cepat dan memuaskan masyarakat.

“Tentunya mereka akan mendapatkan perhatian lebih dari warga,” ujarnya, Selasa (10/4).

Dia mencontohkan, kebanyakan BPR menyasar pengusaha mikro dan kecil untuk diberikan pinjaman modal. Bahkan, bisa memberikan pinjaman lebih karena umumnya BPR swasta memiliki investasi cukup besar.

Namun, terkait kehadiran lembaga keuangan tersebut, OJK juga memberikan peringatan bahwa pihaknya akan mengawasi secara ketat aktivitas yang dilakukan. Oleh karena itu, manajemen BPR harus membuat dan penyampaikan laporan sesuai waktu yang sudah ditentukan.

“Sesuai UU Nomor 21/2011, lembaga independen yang mempunyai tugas mengatur dan mengawasi seluruh Industri jasa keuangan apakah itu perbankan, industri keuangan non bank dan lain-lain. Terkait mengatur itu, OJK mengeluarkan ketentuan kepada industri yang mewajibkan melaporkan keuangan, baik kepada OJK atau kepada masyarakat dalam rangka transparansi,” beber Kepala OJK Kaltim-Kaltara Dwi Ariyanto.

Tidak hanya itu, sesuai Undang-Undang Perbankan, lanjutnya, OJK juga diwajibkan minimal setahun sekali mengaudit BPR. Bahkan, setiap tiga bulan sekali BPR pun wajib untuk menyampaikan realisasi rencana kerjanya kepada OJK.

Dia juga menegaskan bahwa yang dilakukan OJK bukan untuk mempersulit BPR, justru membantu BPR dalam mengelola keuangan. Selain mengawasi dana masyarakat yang dikelola BPR, pengawasan super ketat itu juga dimaksudkan agar perusahaan tersebut dapat terus tumbuh dan berkembang.

Karena itu, dirinya pun menginginkan agar kehadiran BPR dapat membantu pemerintah dalam memajukan perekonomian melalui kemudahan akses yang diberikan kepada masyarakat. (mrs/fen)

TARAKAN – Geliat pembangunan di Kalimantan Utara yang terus tumbuh dan berkembang, ikut mendorong hadirnya sejumlah lembaga pembiayaan maupun perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapatkan data, hingga kini sudah berdiri dua Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kaltara.

Selain di Tanjung Selor, juga di Tarakan. Kehadiran BPR di provinsi termuda ini disambut baik Kepala OJK Regional IX Wilayah Kalimantan Hariyanto. Karena menurutnya, ikut mendorong bergeraknya roda ekonomi di Kaltara.

Menurutnya, BPR punya pangsa pasar tersendiri untuk bisa bersaing dengan bank-bank konvensional. Apalagi, jika memiliki program layanan yang tergolong cepat dan memuaskan masyarakat.

“Tentunya mereka akan mendapatkan perhatian lebih dari warga,” ujarnya, Selasa (10/4).

Dia mencontohkan, kebanyakan BPR menyasar pengusaha mikro dan kecil untuk diberikan pinjaman modal. Bahkan, bisa memberikan pinjaman lebih karena umumnya BPR swasta memiliki investasi cukup besar.

Namun, terkait kehadiran lembaga keuangan tersebut, OJK juga memberikan peringatan bahwa pihaknya akan mengawasi secara ketat aktivitas yang dilakukan. Oleh karena itu, manajemen BPR harus membuat dan penyampaikan laporan sesuai waktu yang sudah ditentukan.

“Sesuai UU Nomor 21/2011, lembaga independen yang mempunyai tugas mengatur dan mengawasi seluruh Industri jasa keuangan apakah itu perbankan, industri keuangan non bank dan lain-lain. Terkait mengatur itu, OJK mengeluarkan ketentuan kepada industri yang mewajibkan melaporkan keuangan, baik kepada OJK atau kepada masyarakat dalam rangka transparansi,” beber Kepala OJK Kaltim-Kaltara Dwi Ariyanto.

Tidak hanya itu, sesuai Undang-Undang Perbankan, lanjutnya, OJK juga diwajibkan minimal setahun sekali mengaudit BPR. Bahkan, setiap tiga bulan sekali BPR pun wajib untuk menyampaikan realisasi rencana kerjanya kepada OJK.

Dia juga menegaskan bahwa yang dilakukan OJK bukan untuk mempersulit BPR, justru membantu BPR dalam mengelola keuangan. Selain mengawasi dana masyarakat yang dikelola BPR, pengawasan super ketat itu juga dimaksudkan agar perusahaan tersebut dapat terus tumbuh dan berkembang.

Karena itu, dirinya pun menginginkan agar kehadiran BPR dapat membantu pemerintah dalam memajukan perekonomian melalui kemudahan akses yang diberikan kepada masyarakat. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Juni 2018 01:30

Disdagkop Pastikan Stok Telur Kembali Aman

TARAKAN – Gejolak harga telur ayam yang naik drastis dalam beberapa hari disebabkan kekurangan…

Jumat, 29 Juni 2018 13:18

Stok Habis, Pedagang Telur Libur Jualan

TARAKAN - Meski libur Lebaran telah usai, namun pedagang telur di Pasar Tenguyun dan Pasar Gusher, Tarakan…

Selasa, 26 Juni 2018 14:41

Perputaran Uang Hampir Rp 600 M

TARAKAN – Perputaran uang di Kalimantan Utara selama Ramadan dan Lebaran Idulfitri tahun ini,…

Selasa, 26 Juni 2018 14:35

Kuota Dikurangi, Pekerja Terancam

TANJUNG SELOR - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun ini menetapkan kuota produksi…

Jumat, 22 Juni 2018 15:41

Lebaran Ketupat, Tambah Pemasukan Pedagang

TARAKAN - Perayaan Lebaran Ketupat membuat  pedagang di Tarakan kebanjiran pembeli. Tradisi yang…

Kamis, 21 Juni 2018 15:10

Harga Daging Sapi Berangsur Turun

TANJUNG SELOR – Pascalibur Lebaran, harga daging sapi di Pasar Induk Tanjung Selor berangsur turun…

Kamis, 14 Juni 2018 14:26

Perputaran Uang hingga Miliaran Rupiah

TARAKAN - Hari raya Idulfitri memberi dampak signifikan pada perputaran rupiah di Bumi Benuanta. Tingginya…

Kamis, 14 Juni 2018 14:20

Ekspor Kayu Capai USD 13,8 Juta

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop dan UKM) Kaltara…

Rabu, 13 Juni 2018 15:37

Lion Air Group Bantah Raup Keuntungan

TANJUNG SELOR – Tingginya permintaan pada arus mudik 2018, membuat harga tiket pesawat pun melambung.…

Rabu, 13 Juni 2018 15:36

Harga Ayam di Tarakan Mahal

TARAKAN - Warga Kota Tarakan dibuat heboh dengan kenaikan harga daging ayam yang mencapai dua kali lipat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .