MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 12 April 2018 13:32
Tiongkok Kurangi Impor, HBA Turun

Produksi Batu Bara Kaltara Dipengaruhi Cuaca

POTENSI KALTARA: Harga batu bara turun lagi per April ini. Salah satunya disebabkan permintaan Tiongkok berkurang.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah terus mengalami kenaikan sejak tahun lalu, harga batu bara acuan (HBA) mulai terkoreksi pada April 2018. Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, HBA April 2018 ditetapkan senilai USD 94,75 per metrik ton.

Angka tersebut turun 6,98 persen dari HBA Maret 2018 senilai USD 101,86 per metrik ton. Meski begitu, rata-rata HBA dalam empat bulan pertama tahun ini masih berada di level USD 98,21 per metrik ton. Rata-rata tersebut jauh lebih tinggi dari rata-rata HBA tahun lalu senilai USD 85,92 per metrik ton.

Berdasarkan rilis dari Kementerian ESDM, pekan lalu, penetapan HBA didasarkan pada indeks pasar internasional. Ada empat indeks yang dipakai, yakni Indonesia Coal Index (ICI), New Castle Global Coal (GC), New Castle Export Index (NEX), dan Platts59. Adapun bobot masing-masing indeks sebesar 25 persen dalam formula HBA.

Kementerian ESDM juga menyebut penyebab terkoreksinya harga lantaran permintaan dari Tiongkok menurun. Hal ini seiring dengan berlalunya musim dingin. Padahal, Tiongkok merupakan salah satu konsumen batu bara terbesar. Selain itu, Tiongkok juga meningkatkan produksi batu bara dalam negerinya.

Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Adi Hernadi menyatakan, penurunan HBA secara teknis merupakan keadaan yang tidak diharapkan oleh para pemegang izin usaha pertambangan (IUP) di Kaltara. Apalagi, untuk awal 2018 tercatat adanya pergerakan positif.

“Harapan pengusaha tentu paling tidak stabil. Namun, dengan adanya penurunan ini, memang kita tidak bisa berbuat apa-apa. Karena keputusan pemberian nilai HBA ada di pusat yang melihat grafik perkembangan di dunia internasional juga,” jelasnya kepada media ini, kemarin (11/4).

Adi menyebut realisasi produksi batu bara Kaltara sangat terpengaruh oleh perkembangan cuaca yang cenderung basah. Menurutnya, cuaca dalam kategori tersebut sangat rentan mengganggu kegiatan operasional produksi. Mulai dari keadaan medan tambang, operasional alat berat hingga keselamatan pekerja. Semuanya berpotensi terhambat ketika curah hujan berada di atas normal.

“Harapan kami faktor ini tidak memengaruhi lagi seperti tahun lalu. Kami lihat untuk awal tahun ini cenderung stabil. Kalau untuk rilis realisasinya, kami juga masing menunggu laporan dari masing-masing perusahaan,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Jumat, 13 April 2018 14:25

Realisasi PBB Masih Minim

TANJUNG SELOR – Realisasinya pajak bumi dan bangunan di triwulan I tahun ini yaitu Rp 109.116.168…

Jumat, 13 April 2018 14:16

BI Klaim Rupiah Beredar hingga Pelosok

TARAKAN – Kalimantan Utara dipilih sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi pilot…

Jumat, 13 April 2018 13:52

Ekspor-Impor Februari Merosot

TANJUNG SELOR – Ekspor dan impor di Kalimantan Utara pada Februari 2018 mencatatkan penurunan.…

Jumat, 13 April 2018 13:47

Kaltara Dapat Dividen Rp 29 M

TANJUNG SELOR – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim dan Kaltara (Bankaltimtara) berhasil menjaga…

Kamis, 12 April 2018 13:51

OJK Awasi Ketat Kinerja BPR

TARAKAN – Geliat pembangunan di Kalimantan Utara yang terus tumbuh dan berkembang, ikut mendorong…

Kamis, 12 April 2018 13:47

Kejar Target PBB

POTENSI pendapatan yang diperoleh Pemerintah Kota Tarakan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam setahun…

Rabu, 11 April 2018 11:30

WAH GAWAT !!! Pangkalan ‘Timbun’ Elpiji 3 Kg

TARAKAN – Keluhan warga terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram sejak beberapa hari belakangan, ditindaklanjuti…

Selasa, 10 April 2018 11:59

Jumlah Pengusaha Lokal Tergerus

TARAKAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melihat adanya persaingan usaha yang tidak sehat…

Selasa, 10 April 2018 11:15

Elpiji 3 Kg Langka Lagi

TARAKAN – Elpiji 3 kg masih menjadi pilihan banyak warga Tarakan, meski di Bumi Paguntaka –sebutan…

Minggu, 08 April 2018 14:41

Daerah Harus Siapkan Diri

TANJUNG SELOR - Direktur Dana Perimbangan Kementerian Keuangan Putut Hari Satyaka mengatakan, ketika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .