MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 12 April 2018 13:30
MANTAP BAH..!! Bakamla Wacanakan Desa Maritim

Perairan Kaltara Rawan Penyelundupan

Ely Susiyanti

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki letak yang cukup strategis di jalur perdagangan dunia, khususnya ke Asia Timur. Kaltara pun diprediksi bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia di wilayah utara. Namun, berada di antara tiga negara membuat Kaltara rawan terhadap tindak kejahatan, terutama melalui wilayah perairan.

Karena itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan perhatian khusus terhadap Kaltara yang berada di jalur strategis. Menurut Kolonel Maritim Ely Susiyanti, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla, berdasarkan data Bakamla di Jakarta, Kaltara menjadi daerah yang memiliki potensi kegiatan ilegal di laut. Mulai peredaran narkoba, penyelundupan barang dan orang, serta kegiatan ilegal lain, termasuk terorisme. Apalagi, geografis Kaltara berdekatan dengan Malaysia dan Filipina.

Perempuan berjilbab ini menyatakan, Bakamla berencana bakal mencanangkan ‘Desa Maritim’ di Kaltara, khususnya untuk wilayah perbatasan. Selain untuk memberdayakan masyarakat yang ada di pesisir, melalui desa maritim, masyarakat diharapkan bisa menjadi layer atau lapisan pertama bagi Bakamla dan Kaltara dalam menyampaikan informasi adanya tindakan ilegal di wilayahnya. Sehingga, ada kesadaran oleh masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan di wilayahnya.

Ely menyebut peran nelayan dan masyarakat pesisir cukup penting untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan di laut Kaltara. “Sosialisasi penegakan hukum dan pencegahan kegiatan ilegal kepada masyarakat juga sudah dilakukan, tujuannya membangun partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran tentang betapa pentingnya memahami daerah mereka yang rawan kegiatan ilegal,” terangnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (11/4).

Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Ely mengatakan, Bakamla memiliki tugas untuk melakukan penegakan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia. Selain itu, juga mengnyinergikan patroli bersama antarinstansi karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Perlu sinergi dan koordinasi dengan institusi lain dan pemerintah daerah. Untuk itulah kami melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Kaltara menyambut baik keinginan pihaknya. Bahkan, akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan Pemprov Kaltara. (rus/fen)

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki letak yang cukup strategis di jalur perdagangan dunia, khususnya ke Asia Timur. Kaltara pun diprediksi bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia di wilayah utara. Namun, berada di antara tiga negara membuat Kaltara rawan terhadap tindak kejahatan, terutama melalui wilayah perairan.

Karena itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan perhatian khusus terhadap Kaltara yang berada di jalur strategis. Menurut Kolonel Maritim Ely Susiyanti, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla, berdasarkan data Bakamla di Jakarta, Kaltara menjadi daerah yang memiliki potensi kegiatan ilegal di laut. Mulai peredaran narkoba, penyelundupan barang dan orang, serta kegiatan ilegal lain, termasuk terorisme. Apalagi, geografis Kaltara berdekatan dengan Malaysia dan Filipina.

Perempuan berjilbab ini menyatakan, Bakamla berencana bakal mencanangkan ‘Desa Maritim’ di Kaltara, khususnya untuk wilayah perbatasan. Selain untuk memberdayakan masyarakat yang ada di pesisir, melalui desa maritim, masyarakat diharapkan bisa menjadi layer atau lapisan pertama bagi Bakamla dan Kaltara dalam menyampaikan informasi adanya tindakan ilegal di wilayahnya. Sehingga, ada kesadaran oleh masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan di wilayahnya.

Ely menyebut peran nelayan dan masyarakat pesisir cukup penting untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan di laut Kaltara. “Sosialisasi penegakan hukum dan pencegahan kegiatan ilegal kepada masyarakat juga sudah dilakukan, tujuannya membangun partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran tentang betapa pentingnya memahami daerah mereka yang rawan kegiatan ilegal,” terangnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (11/4).

Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Ely mengatakan, Bakamla memiliki tugas untuk melakukan penegakan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia. Selain itu, juga mengnyinergikan patroli bersama antarinstansi karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Perlu sinergi dan koordinasi dengan institusi lain dan pemerintah daerah. Untuk itulah kami melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Kaltara menyambut baik keinginan pihaknya. Bahkan, akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan Pemprov Kaltara. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 01:56

Korsleting Listrik, Api Bakar Atap Rumah

TANJUNG SELOR - Rumah milik Petlen, 59 tahun, yang berada di Jalan Perdamaian RT 79 Kelurahan Tanjung…

Kamis, 19 Juli 2018 01:54

Berharap Kesetiaan Pelanggan, Hemat Waktu dan Isi Dompet

Perahu bermesin tempel terlihat lalu lalang di Sungai Kayan. Moda transportasi tradisional itu masih…

Kamis, 19 Juli 2018 01:49

Perlu Pendataan Ulang

ADA 11 aset yang dikembalikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara ke Pemerintah Kabupaten Bulungan,…

Rabu, 18 Juli 2018 14:40

Sepekan, Tujuh Kasus Narkoba Diungkap

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kaltara selama sepekan ini berhasil…

Rabu, 18 Juli 2018 14:29

Tak Ada Tambahan Waktu

TANJUNG SELOR – Jelang batas akhir pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Rabu, 18 Juli 2018 14:28

Bikin Keluarga Terkejut, Dikenal Bersahaja dan Pekerja Keras

Muhammad Riharja harus pulang ke kampung halaman dalam keadaan tragis. Ia dibunuh oleh orang gila, saat…

Rabu, 18 Juli 2018 14:25

Pasar Induk Akan Direvitalisasi

PEMERINTAH Kabupaten Bulungan terus berkomitmen agar dapat meraih Adipura pada 2020 mendatang. Untuk…

Selasa, 17 Juli 2018 14:35

Sabu 1,049 Kg Dilarutkan ke Air

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kaltara melakukan pemusnahan barang…

Selasa, 17 Juli 2018 14:28

DLH Libatkan Gaul Bah

PERSOALAN sampah masih menjadi pekerjaan rumah bagi setiap pemerintah daerah. Termasuk Pemkab Bulungan.…

Selasa, 17 Juli 2018 14:26

Gandeng UBT dan INOVASI Kembangkan Literasi hingga Pedalaman

Tingkat keterampilan membaca anak-anak Indonesia, terutama untuk kategori kelas awal, yakni kelas I…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .