MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 12 April 2018 13:30
MANTAP BAH..!! Bakamla Wacanakan Desa Maritim

Perairan Kaltara Rawan Penyelundupan

Ely Susiyanti

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki letak yang cukup strategis di jalur perdagangan dunia, khususnya ke Asia Timur. Kaltara pun diprediksi bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia di wilayah utara. Namun, berada di antara tiga negara membuat Kaltara rawan terhadap tindak kejahatan, terutama melalui wilayah perairan.

Karena itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan perhatian khusus terhadap Kaltara yang berada di jalur strategis. Menurut Kolonel Maritim Ely Susiyanti, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla, berdasarkan data Bakamla di Jakarta, Kaltara menjadi daerah yang memiliki potensi kegiatan ilegal di laut. Mulai peredaran narkoba, penyelundupan barang dan orang, serta kegiatan ilegal lain, termasuk terorisme. Apalagi, geografis Kaltara berdekatan dengan Malaysia dan Filipina.

Perempuan berjilbab ini menyatakan, Bakamla berencana bakal mencanangkan ‘Desa Maritim’ di Kaltara, khususnya untuk wilayah perbatasan. Selain untuk memberdayakan masyarakat yang ada di pesisir, melalui desa maritim, masyarakat diharapkan bisa menjadi layer atau lapisan pertama bagi Bakamla dan Kaltara dalam menyampaikan informasi adanya tindakan ilegal di wilayahnya. Sehingga, ada kesadaran oleh masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan di wilayahnya.

Ely menyebut peran nelayan dan masyarakat pesisir cukup penting untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan di laut Kaltara. “Sosialisasi penegakan hukum dan pencegahan kegiatan ilegal kepada masyarakat juga sudah dilakukan, tujuannya membangun partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran tentang betapa pentingnya memahami daerah mereka yang rawan kegiatan ilegal,” terangnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (11/4).

Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Ely mengatakan, Bakamla memiliki tugas untuk melakukan penegakan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia. Selain itu, juga mengnyinergikan patroli bersama antarinstansi karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Perlu sinergi dan koordinasi dengan institusi lain dan pemerintah daerah. Untuk itulah kami melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Kaltara menyambut baik keinginan pihaknya. Bahkan, akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan Pemprov Kaltara. (rus/fen)

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki letak yang cukup strategis di jalur perdagangan dunia, khususnya ke Asia Timur. Kaltara pun diprediksi bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia di wilayah utara. Namun, berada di antara tiga negara membuat Kaltara rawan terhadap tindak kejahatan, terutama melalui wilayah perairan.

Karena itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan perhatian khusus terhadap Kaltara yang berada di jalur strategis. Menurut Kolonel Maritim Ely Susiyanti, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla, berdasarkan data Bakamla di Jakarta, Kaltara menjadi daerah yang memiliki potensi kegiatan ilegal di laut. Mulai peredaran narkoba, penyelundupan barang dan orang, serta kegiatan ilegal lain, termasuk terorisme. Apalagi, geografis Kaltara berdekatan dengan Malaysia dan Filipina.

Perempuan berjilbab ini menyatakan, Bakamla berencana bakal mencanangkan ‘Desa Maritim’ di Kaltara, khususnya untuk wilayah perbatasan. Selain untuk memberdayakan masyarakat yang ada di pesisir, melalui desa maritim, masyarakat diharapkan bisa menjadi layer atau lapisan pertama bagi Bakamla dan Kaltara dalam menyampaikan informasi adanya tindakan ilegal di wilayahnya. Sehingga, ada kesadaran oleh masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan di wilayahnya.

Ely menyebut peran nelayan dan masyarakat pesisir cukup penting untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan di laut Kaltara. “Sosialisasi penegakan hukum dan pencegahan kegiatan ilegal kepada masyarakat juga sudah dilakukan, tujuannya membangun partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran tentang betapa pentingnya memahami daerah mereka yang rawan kegiatan ilegal,” terangnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (11/4).

Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Ely mengatakan, Bakamla memiliki tugas untuk melakukan penegakan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia. Selain itu, juga mengnyinergikan patroli bersama antarinstansi karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Perlu sinergi dan koordinasi dengan institusi lain dan pemerintah daerah. Untuk itulah kami melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Kaltara menyambut baik keinginan pihaknya. Bahkan, akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan Pemprov Kaltara. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:45

Nelayan Curigai Ada Permainan Penyaluran Solar Bersubsidi

TARAKAN – Perhimpunan Nelayan Kecil (PNK) Tarakan kembali mengeluhkan sulitnya…

Kamis, 13 Desember 2018 10:31

Waspada Ancaman di Perbatasan

TARAKAN – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan aparat keamanan akan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:29

Bocah 4 Tahun Terseret Arus

TANJUNG SELOR – Suasana di kamar jenazah RSD dr H…

Rabu, 12 Desember 2018 09:53

GIMANA NIH..!! Penyaluran Dana Desa Tersendat di Kabupaten

PENYALURAN dana desa tahap ketiga ke rekening kas umum daerah…

Rabu, 12 Desember 2018 09:52

Dana Transfer Naik Rp 514 M

JAKARTA – Kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Utara. Pasalnya, provinsi…

Selasa, 11 Desember 2018 10:08

Diskominfo Kejar Target Nasional

TANJUNG SELOR – Pemerintah menargetkan pada 2020 mendatang tidak ada…

Selasa, 11 Desember 2018 10:02

Pemprov Raih Predikat Kepatuhan Tinggi

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kaltara menerima penghargaan anugerah predikat kepatuhan…

Senin, 10 Desember 2018 09:58

Sembilan Kali Penyelundupan Kepiting Digagalkan

TANJUNG SELOR – Bisnis ilegal kepiting bertelur, masih sulit dihentikan.…

Minggu, 09 Desember 2018 11:32

Sembilan Titik Rawan Laka

TANJUNG SELOR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara memetakan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:07

Dua OPD Pemprov Naik Status

TANJUNG SELOR – Terjadi perubahan tipe organisasi perangkat daerah (OPD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .