MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 12 April 2018 13:30
MANTAP BAH..!! Bakamla Wacanakan Desa Maritim

Perairan Kaltara Rawan Penyelundupan

Ely Susiyanti

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki letak yang cukup strategis di jalur perdagangan dunia, khususnya ke Asia Timur. Kaltara pun diprediksi bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia di wilayah utara. Namun, berada di antara tiga negara membuat Kaltara rawan terhadap tindak kejahatan, terutama melalui wilayah perairan.

Karena itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan perhatian khusus terhadap Kaltara yang berada di jalur strategis. Menurut Kolonel Maritim Ely Susiyanti, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla, berdasarkan data Bakamla di Jakarta, Kaltara menjadi daerah yang memiliki potensi kegiatan ilegal di laut. Mulai peredaran narkoba, penyelundupan barang dan orang, serta kegiatan ilegal lain, termasuk terorisme. Apalagi, geografis Kaltara berdekatan dengan Malaysia dan Filipina.

Perempuan berjilbab ini menyatakan, Bakamla berencana bakal mencanangkan ‘Desa Maritim’ di Kaltara, khususnya untuk wilayah perbatasan. Selain untuk memberdayakan masyarakat yang ada di pesisir, melalui desa maritim, masyarakat diharapkan bisa menjadi layer atau lapisan pertama bagi Bakamla dan Kaltara dalam menyampaikan informasi adanya tindakan ilegal di wilayahnya. Sehingga, ada kesadaran oleh masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan di wilayahnya.

Ely menyebut peran nelayan dan masyarakat pesisir cukup penting untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan di laut Kaltara. “Sosialisasi penegakan hukum dan pencegahan kegiatan ilegal kepada masyarakat juga sudah dilakukan, tujuannya membangun partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran tentang betapa pentingnya memahami daerah mereka yang rawan kegiatan ilegal,” terangnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (11/4).

Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Ely mengatakan, Bakamla memiliki tugas untuk melakukan penegakan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia. Selain itu, juga mengnyinergikan patroli bersama antarinstansi karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Perlu sinergi dan koordinasi dengan institusi lain dan pemerintah daerah. Untuk itulah kami melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Kaltara menyambut baik keinginan pihaknya. Bahkan, akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan Pemprov Kaltara. (rus/fen)

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki letak yang cukup strategis di jalur perdagangan dunia, khususnya ke Asia Timur. Kaltara pun diprediksi bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia di wilayah utara. Namun, berada di antara tiga negara membuat Kaltara rawan terhadap tindak kejahatan, terutama melalui wilayah perairan.

Karena itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan perhatian khusus terhadap Kaltara yang berada di jalur strategis. Menurut Kolonel Maritim Ely Susiyanti, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla, berdasarkan data Bakamla di Jakarta, Kaltara menjadi daerah yang memiliki potensi kegiatan ilegal di laut. Mulai peredaran narkoba, penyelundupan barang dan orang, serta kegiatan ilegal lain, termasuk terorisme. Apalagi, geografis Kaltara berdekatan dengan Malaysia dan Filipina.

Perempuan berjilbab ini menyatakan, Bakamla berencana bakal mencanangkan ‘Desa Maritim’ di Kaltara, khususnya untuk wilayah perbatasan. Selain untuk memberdayakan masyarakat yang ada di pesisir, melalui desa maritim, masyarakat diharapkan bisa menjadi layer atau lapisan pertama bagi Bakamla dan Kaltara dalam menyampaikan informasi adanya tindakan ilegal di wilayahnya. Sehingga, ada kesadaran oleh masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan di wilayahnya.

Ely menyebut peran nelayan dan masyarakat pesisir cukup penting untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan di laut Kaltara. “Sosialisasi penegakan hukum dan pencegahan kegiatan ilegal kepada masyarakat juga sudah dilakukan, tujuannya membangun partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran tentang betapa pentingnya memahami daerah mereka yang rawan kegiatan ilegal,” terangnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (11/4).

Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Ely mengatakan, Bakamla memiliki tugas untuk melakukan penegakan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia. Selain itu, juga mengnyinergikan patroli bersama antarinstansi karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Perlu sinergi dan koordinasi dengan institusi lain dan pemerintah daerah. Untuk itulah kami melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Kaltara menyambut baik keinginan pihaknya. Bahkan, akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan Pemprov Kaltara. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 14:55

Pelaku Perampokan Tambak Dibekuk

TANJUNG SELOR - Perampokan tambak kerap terjadi di Bumi Benuanta. Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara…

Sabtu, 22 September 2018 14:23

Disdukcapil Bulungan Khawatir Persoalan Jaringan

TANJUNG SELOR - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulungan mengupayakan pelayanan…

Sabtu, 22 September 2018 14:16

Anggaran Operasional Belum Turun

HINGGA saat ini, anggaran operasional Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) tak kunjung cair.…

Kamis, 20 September 2018 16:05

Tenaga Pendidik Paling Banyak Tersedia di Malinau

KUOTA formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Malinau sudah dirilis. Sebanyak…

Kamis, 20 September 2018 16:03

Formasi Diumumkan Serentak lewat Website

TANJUNG SELOR – Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemprov Kaltara maupun 4 kabupaten…

Rabu, 19 September 2018 14:29

Tingkatkan Infrastruktur, Ekonomi Membaik

TANJUNG SELOR - Dalam beberapa tahun terakhir, Pemprov Kaltara fokus pembangunan infrastruktur untuk…

Rabu, 19 September 2018 14:24

Diharapkan Bakal Jadi Tulang Punggung Pertamina

Potensi minyak bumi di Kalimantan Utara kini tidak lagi hanya bertumpu pada eksplorasi di Tarakan dan…

Rabu, 19 September 2018 14:17

Barang Ilegal Masuk Menggunakan Kapal Nelayan

PENGAWASAN terhadap barang-barang ilegal dari Tawau, Malaysia, dilakukan secara ketat oleh aparat keamanan…

Selasa, 18 September 2018 14:44

Warga Filipina Bawa Sabu 5 Kg

TANJUNG SELOR – Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infantri…

Selasa, 18 September 2018 14:42

Dua WNI yang Diculik Belum Terdeteksi

TANJUNG SELOR – Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia telah menindaklanjuti penculikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .