MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 11 April 2018 11:31
Pemilik Angkot Disarankan Berinovasi
Saidah Sakwan

PROKAL.CO, TARAKAN – Hadirnya angkutan transportasi umum yang memanfaatkan teknologi untuk memudahkan penggunanya, yakni transportasi dengan sistem dalam jaringan (daring) atau online, dianggap komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Saidah Sakwan sebagai suatu terobosan untuk menjawab tantangan zaman.

Adapun reaksi penolakan yang terjadi di berbagai daerah, termasuk rencana beroperasi di Tarakan, dianggapnya hal yang wajar. “Biasalah. Namanya incumbent (angkutan umum konvensional) terganggu dengan kehadiran para inovator,” ujarnya ketika berkunjung ke Tarakan, Senin (9/4).

Seharusnya, kata Saidah, pemilik angkutan konvensional seperti angkutan kota bisa mengambil sisi positif dari kehadiran transportasi online. Yakni, tertantang untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada masyarakat.

Sebab, jika tidak mengikuti perkembangan zaman dengan berinovasi, dia yakin pemilik angkutan umum konvensional akan tenggelam dan para inovator yang akan menang.  Karena itu, dia menyarankan para pemilik angkot harus berbaur berinovasi dengan transportasi online agar tidak tertinggal.

Dia juga mengatakan, persaingan sesama transportasi online pun jika tidak dibarengi dengan inovasi terbaru, akan terlindas. Dicontohkannya, Uber yang pelayanan antar jemputnya tepat waktu tak bisa bersaing dengan Grab hingga akhirnya diakuisisi.

“Nanti, kami berharap bahwa incumbent ini melakukan konsolidasi. Contohnya, kamarin saya pesan Go-Car, ternyata yang datang Blue Bird. Artinya, mau tidak mau incumbent harus masuk dalam proses inovasi itu. Kalau tidak, dia akan lewat,” tuturnya. 

Tidak hanya kepada para angkot, Pemerintah Kota Tarakan juga diharapkan tidak gagap dengan perkembangan teknologi. Sehingga, kebijakan yang digunakan tidak hanya bertumpu pada aturan lama. Mestinya, dengan perkembangan zaman, diikuti juga dengan regulasi baru.

“Harusnya konvensional ini melakukan transportasi ke digital. Regulator (pemerintah) hari ini minsed-nya adalah menarik industri digital ini ke dalam regulasi konvensional. Ini kan terbalik, ada kegagapan dalam isu digital ekonomi,” ujarnya.

Tidak hanya di bidang transporasi, Saidah Sakwan menyatakan Pemkot Tarakan memang harus melakukan penyesuaian secara luas di bidang ekonomi. Karena saat ini sudah era e-money sehingga harus dibarengi dengan regulasi. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 14:54

Algaka Tak Beraturan Akan Ditertibkan

TARAKAN – Menjelang tahapan kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg)…

Jumat, 21 September 2018 15:39

Pemkot Belum Serahkan KUA-PPAS

PEMBAHASAN Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tarakan mestinya sudah…

Kamis, 20 September 2018 16:09

Awasi Penyebaran Berita di Medsos

TARAKAN – Media sosial menjadi salah satu sarana yang diawasi Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan…

Rabu, 19 September 2018 14:26

Hujan Deras, Jalan Jadi Kolam Air

TARAKAN - Cuaca Tarakan saat ini sedang tidak bisa diprediksi. Pasalnya kapan saja hujan deras yang…

Selasa, 18 September 2018 14:49

Terlambat Sampaikan LADK, Parpol Disanksi

MALINAU – Partai-partai politik peserta pemilu tahun depan, tidak hanya harus mempersiapkan berkas…

Selasa, 18 September 2018 14:32

Wawali Curigai Anjab Belum Selesai

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan menjadi satu-satunya yang tidak mendapatkan alokasi formasi…

Senin, 17 September 2018 17:34

Security Perusahaan di Berau Alami Kecelakaan

TARAKAN - Nasib malang dialami seorang pekerja di salah satu perusahaan besar di Berau bernama Jepri…

Senin, 17 September 2018 17:31

Polisi Serahkan Berkas ke Kejaksaan

TARAKAN - Juli lalu masyarakat Tarakan dihebohkan dengan pembongkaran makam bayi yang dilakukan oleh…

Senin, 17 September 2018 17:15

Pembahasan APBD-P 2018 Tarakan Terancam Molor

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan hingga saat ini belum menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas…

Minggu, 16 September 2018 15:22

Belajar dari Pengalaman

KASUS penyalahguanaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) marak terjadi belakangan di ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .