MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 10 April 2018 12:33
Pengurangan Jumlah MBR Jadi Prioritas
MUSRENBANG: Asisten III Setprov Kaltara H Zainuddin HZ mewakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie menandatangani berita acara RKPD Kaltara 2019 di Tarakan, Senin (9/4).

PROKAL.CO, TARAKAN - Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara H Zainuddin HZ yang mewakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kaltara 2019 di Kayan Hall Hotel Tarakan Plaza, Senin (9/4).

 Disebutkan Zainuddin, dalam penyusunan RKPD 2019 yang menjadi perhatian adalah penyelarasan antara rencana pembangunan nasional dengan rencana pembangunan daerah. Dimana RKP 2019 mengangkat tema pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas. 

Ada 5 prioritas nasional RKP 2019, sekaligus menjadi tahun terakhir pelaksanaan Nawacita. “Untuk itu, tema RKPD Provinsi Kaltara tahun ini adalah memacu pertumbuhan ekonomi Kaltara yang berdaya saing berbasis keunggulan sumber daya manusia,” kata H Zainuddin. 

Adapun prioritas pembangunan Kaltara pada tahun depan, pertama pengurangan jumlah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Lalu, pembangunan infrastruktur fisik dan ekonomi wilayah untuk meningkatkan konektivitas daerah; meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam kerangka ekonomi hijau dan mendorong industri kreatif, serta pengembangan sumber daya energi terbarukan, dan peningkatan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel meliputi layanan perizinan, kependudukan administrasi pemerintahan dalam wilayah yang aman dan memiliki kepastian hukum didukung oleh aparatur yang profesional. 

“Semua prioritas ini akan diakomodir dalam APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) tahun anggaran 2019,” jelas H Zainuddin. 

Sementara itu, berdasarkan indikator makro pembangunan nasional terhadap Kaltara pada 2019, untuk indikator tingkat kemiskinan sebesar 5,10 persen atau lebih kecil dari target nasional 8,5 hingga 9,5 persen. Lalu, untuk target capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 71,43 persen atau lebih kecil dari target nasional 71,98 persen; target capaian Gini Ratio sebesar 0,29 persen-lebih kecil dari target nasional 0,38 hingga 0,39 persen (artinya bahwa kesenjangan pendapatan di Kaltara sangat minim sekali). 

“Untuk target pertumbuhan ekonomi, Kaltara pada 2019 mencapai 7,37 persen atau melampaui target pertumbuhan ekonomi nasional 5,4 hingga 5,8 persen. Dan, untuk target capaian inflasi tahun 2019 sebesar 3,5 persen atau berada di kisaran target nasional (2,5 hingga 4,5 persen),” bebernya. 

Ada sejumlah tantangan yang harus diatasi Pemprov Kaltara untuk memenuhi target dari prioritas yang dicanangkan itu. Yakni, target capaian pertumbuhan ekonomi Kaltara tahun depan, diatas target capaian pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, angka kemiskinan dibawah angka nasional. Tantangan lainnya, masih rendahnya IPM yang mempengaruhi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah; penyediaan lapangan kerja untuk mengatasi angka pengangguran yang masih cukup tinggi; pengendalian tingkat inflasi daerah, perlu berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID); pelestarian lingkungan dan sumber daya alam dalam mendukung keberlanjutan pembangunan; dan restrukturisasi sektor pertanian berbasis teknologi ramah lingkungan. 

“Dalam penyusunan RKPD ini juga harus memperhatikan sejumlah hal. Di antaranya, program dan kegiatan harus sesuai dengan kewenangan daerah. Lalu, memprioritaskan belanja daerah terhadap urusan wajib pelayanan dasar sesuai dengan SPM (standar pelayanan minimal) pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan, dan kawasan permukiman. Juga SPM ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta sosial,” tutupnya. (humas)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 11:06

Lanjutan Proyek Banjir Hanya Urgen

TARAKAN – Sempat terhenti lebih sebulan, karena kontraktor belum dibayar, akhirnya proyek penanggulangan…

Rabu, 18 April 2018 14:22

Bekali Tenaga Kerja Lokal dengan Sertifikasi

TANJUNG SELOR – Salah satu dampak dari percepatan realisasi investasi di Kalimantan Utara adalah…

Rabu, 18 April 2018 14:19

Investor Diminta Buat Progres

JAKARTA – Sebagai tindak lanjut dari kunjungan delegasi dan pertemuan Belt and Road Trade and…

Selasa, 17 April 2018 12:26

Kucurkan Rp 639 M untuk Bangun Jalan

TANJUNG SELOR – Di dalam setiap pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah, alokasi anggaran…

Selasa, 17 April 2018 12:24

Wagub Ingatkan Pentingnya Makna Isra Mikraj

TANJUNG SELOR - Keberadaan Muslimat NU, baik secara kelembagaan, pemikiran maupun kiprahnya di segenap…

Selasa, 17 April 2018 12:23

Genjot Pembangunan Konektivitas Antardaerah

TANJUNG SELOR – Di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie bersama Wakil…

Selasa, 17 April 2018 12:21

BKD Jabar Belajar ke Kaltara

TANJUNG SELOR – Tak hanya diapresiasi oleh pemerintah pusat, keberhasilan Pemprov Kaltara melaksanakan…

Selasa, 17 April 2018 12:20

Pemprov Terima Dividen Rp 11 M

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara turut menyertakan modal ke Bankaltimtara semenjak 2017. Sebagai…

Senin, 16 April 2018 11:05

JOSSS...!!! PLTA Kayan I Dimulai Pertengahan 2018

UPAYA percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan tahap I yang gencar dilakukan…

Senin, 16 April 2018 11:03

Kaltara Miliki Banyak Potensi untuk Tarik Investor

GUBERNUR Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, geliat investasi di provinsi termuda ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .