MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Selasa, 10 April 2018 12:05
Warga Pertanyakan Ganti Rugi Tanam Tumbuh

Pembangunan Embung di Pulau Bunyu

TERHENTI: Anggota DPRD Kaltara Rahman Padengka ketika meninjau lokasi pembangunan embung di Pulau Bunyu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Lanjutan proyek pembangunan embung di Kecamatan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan mengalami kendala. Pasalnya, warga yang lahannya terdampak pembangunan embung menuntut kepastian ganti rugi tanam tumbuh.

Anggota Komisi II DPRD Kaltara Rahman Padengka kepada Bulungan Post mengatakan, akibat tuntutan warga itu proyek yang memasuki tahap II pada 2018 ini tidak bisa dilanjutkan.

“Tahap I proyek bernilai Rp 25 miliar itu sudah dilaksanakan dengan baik pada 2017 lalu, proses ganti rugi lahan pun telah selesai dilaksanakan. Tapi, ganti rugi tanam tumbuhnya belum diterima warga pemilik lahan,” ungkapnya, Senin (9/4).

Ia menuturkan, menurut hasil tim appraisal telah mencatat adanya ganti tanam tumbuh, selain ganti rugi tanah milik warga. dia juga mengatakan, warga pun ingin mengetahui kebenaran informasi yang menyebutkan adanya ganti rugi tanam tumbuh itu.

“Berdasarkan catatan tim appraisal itu ada ganti rugi tanam tumbuhnya. Atas dasar catatan itulah pemilik lahan mempertanyakan kepastian dari pemerintah apakah akan diganti rugi atau tidak. Sebab, di lahan itu terdapat tanaman milik warga seperti pokok buah rambutan, durian, tanaman keras lainnya,” bebernya.

Politisi Partai Amanah Nasional (PAN) ini menjelaskan, pihak pelaksana tidak akan melanjutkan kegiatannya jika proses ganti rugi tanam tumbuh belum diselesaikan. Sebab, ganti rugi itu merupakan tanggung jawab pemerintah daerah yang menyiapkan lokasi pembangunan embung. Sedang pembangunan embung dari pemerintah pusat.

“Jika benar berkewajiban membayar ganti rugi tanam tumbuhnya, harus segera menurunkan tim untuk mencatat jumlah tanam tumbuh yang ada di lahan pembangunan embung itu,” ujarnya.

Ditambahkan, embung nantinya bisa dimanfaatkan untuk objek wisata air, irigasi, hingga usaha perikanan warga. Termasuk dapat dijadikan sebagai sumber air baku untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). (adv/*/isa/fen) 


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .