MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 10 April 2018 11:12
Yansen Tak Persoalkan Batas Wilayah, Undun Bungkam
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyebut provinsi termuda di Tanah Air ini sudah mencapai 98 persen dari 10 indikator untuk bisa berubah dari daerah otonomi baru (DOB) menjadi daerah otonomi penuh.

Masalah batas masih menjadi persyaratan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Namun, sudah hampir selesai karena ada pembahasan baik di dalam provinsi maupun antarprovinsi.

Salah satu yang masih berproses di dalam provinsi adalah batas antara Kabupaten Malinau dengan Kabupaten Tana Tidung. Gubernur menyebut persoalan batas wilayah ini juga berkaitan dengan masalah perizinan, terutama jika ada potensi ekonomi.

Terkait batas ini, Bupati Malinau Yansen TP menyatakan bahwa di pihaknya sudah klir. Hanya saja, di masyarakat masih menginginkan persoalan batas ini seperti yang mereka mau. “Jadi, saya kira jika langkah-langkah untuk mencapai kesepakatan sudah dilakukan tidak juga diterima, ya sudah kewenangan di pusat juga tidak masalah,” ujarnya, kemarin (9/4).

Langkah-langkah agar masyarakat menerima batas wilayah, kata Yansen, juga sudah diupayakan. Namun, lanjutnya, masyarakat dulunya mempunyai kesepakatan bersama terkait batas wilayah ini. Sehingga, proses kelanjutannya ikut berubah.

“Jadi, apa yang disampaikan Gubernur tadi, kan ada indikator tertentu. Misalnya, masalah perizinan dan sebagainya. Namun, pada intinya kami (Pemkab Malinau) tidak masalah. Saya serahkan ke pusat untuk putuskan saja,” tegasnya.

Dia juga menyatakan bahwa pihaknya tidak ada masalah soal batas wilayah. Namun, masyarakat yang masih ngotot. “Nanti kalau pusat putuskan, kita harus amankan. Persoalannya kan bukan hak milik, batas administasi saja,” ujarnya.

Sementara, Bupati Tana Tidung Undunsyah menolak berkomentar terkait permasalah batas wilayah. Undunsyah hanya berlalu usai mengikuti kegiatan serah terima jabatan kepala BPK Perwakilan Kaltara.

“Saya tidak komentar,” singkatnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:06

Loh Kenapa Bah...?? Tarakan Dicoret dari Jatah Jargas

TARAKAN – Warga yang belum masuk daftar pemasangan jaringan gas…

Rabu, 12 Desember 2018 09:59

Di Daerah Ini, Pertamini Mulai Menjamur

TARAKAN - Usaha penjualan bahan bakar minyak dengan nama plesetan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:56

Rencana Penutupan Lokalisasi, Pemkot Di-deadline hingga Akhir Tahun

TARAKAN – Belum ada tanda-tanda akan ditutupnya lokalisasi di Tarakan,…

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .