MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 09 April 2018 13:44
Kesehatan Warga Terancam, Limbah Lantung Mengalir di Drainase
ANCAM KESEHATAN: Limbah minyak mentah di drainase Jalan Pattimura tak kunjung ditangani pihak yang berwenang.

PROKAL.CO, TARAKAN – Limbah minyak mentah yang merembet ke drainase di Jalan Pattimura, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, atau di sekitar salah satu sekolah swasta tak juga mendapat perhatian dari pihak yang berwenang.

Padahal menurut warga Jalan Pattimura, Hartono, limbah yang biasa disebut lantung, itu sudah mencemari sejak dua tahun lalu. “Selama itu juga kami menahan bau menyengat. Sampai saat ini tidak ada penanggulangan, baik dari Pertamina maupun pemerintah,” ujarnya, Ahad (8/4).

Sementara itu, Ketua Forum Pemuda (Formuda) Kaltara Muhammad Alauddin menegaskan, permasalahan pencemaran limbah minyak mentah itu tidak bisa dibiarkan berlarut. Sebab, kata dia, dampaknya akan sangat besar untuk lingkungan sekitarnya, baik tumbuhan maupun manusia.

"Saya harap pemerintah dan Pertamina tidak bisa memandang sebelah mata terkait masalah ini, karena permasalahan ini sudah melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Dikatakan, kualitas lingkungan hidup yang semakin menurun dapat mengancam kelangsung hidup manusia dan mahkluk hidup lain sehingga perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang sungguh-sungguh dan konsisten oleh semua pemangku kepentingan.

Dia juga menyebutkan, selain di Jalan Pattimura, juga ada beberapa titik yang harus menjadi perhatian khusus. Di antaranya, sungai di Jalan Sei Berantas Kampung 4, Jalan Sei Kapuas Kampung 6 dan Kelurahan Skip.

Terkait pencemaran itu, Humas EP Pertamina, Hariyanto mengaku limbah minyak mentah di daerah itu sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun dia menegaskan pihaknya sudah membahas sejak 2016 bersama pemerintah daerah dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Dia juga mengaku bahwa pihaknya telah melakukan upaya penanganan limbah minyak mentah sejak beberapa tahun lalu. Namun, lanjutnya, belum bisa dilakukan secara maksimal. Dia beralasan kawasan yang tercemar merupakan permukiman padat.

“KLH (Kementerian Lingkungan Hidup) menyarankan kami untuk membuat tampungan oil seepage untuk mengurangi tingkat pencemaran dan akhirnya kami sudah lakukan itu, tepatnya di area Kelurahan Skip. Lokasinya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Tarakan)," ungkapnya.

Terkait penanganan selanjutnya, dia menyatakan perlu kerja sama dengan pemerintah daerah. Dia menyatakan bahwa persoalan tersebut bukan sepenuhnya kesalahan Pertamina.

“Dulu kan kami punya area pertambangan, tapi kenapa masyarakat masih membangun di area itu dan izin pembangunannya bisa keluar. Padahal, area tersebut memang rawan untuk permukiman,” ujarnya. (*/ade/fen)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:41

Budidaya Rumput Laut Bikin Jalur Perairan Terganggu

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara telah memberangkatkan tim untuk melakukan…

Kamis, 24 Mei 2018 15:35

Keluarga Korban Terima Santunan

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie memastikan keluarga dari lima korban meninggal dunia atas…

Kamis, 24 Mei 2018 15:33

Kemudi Gunakan Sistem Hidrolik

TARAKAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) KSOP Kelas III Tarakan belum bisa menyimpulkan…

Kamis, 24 Mei 2018 15:31

Terdengar Suara Gemuruh, Tak Bisa Hidupkan Anak yang Meninggal

Seperti sebuah mimpi. Keluarga kecil Suryani dan Mutiah menjadi korban dalam kecelakaan maut speedboat…

Kamis, 24 Mei 2018 15:20

AH MANTAPNYA INI..!! Untuk Ini, Kemenhub Gelontorkan Rp 50,5 M

PENGEMBANGAN Bandar Udara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, terus dilakukan oleh Pemprov Kaltara. Bahkan,…

Kamis, 24 Mei 2018 15:18

Aset Diambil Alih Pemprov, Pemkot Tarakan Diminta Tidak Berpikir Negatif

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie tidak mempersoalkan rencana Pemerintah Kota…

Rabu, 23 Mei 2018 13:37

Ingin Mengobati Orangtua, Stevanus Lie “Berpulang” Duluan

Musibah kecelakaan speedboat yang terjadi pada Selasa (22/5), menyisakan duka mendalam bagi keluarga…

Rabu, 23 Mei 2018 13:35

Taupan: Uji Kelaikan Ada di Kemenhub

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid menyatakan pihaknya sudah berupaya maksimal…

Rabu, 23 Mei 2018 13:32

Delapan Orang Jalani Perawatan Intensif

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Hasbi Hasyim memastikan, korban kecelakaan speedboat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:30
Kecelakaan Perairan Kembali Terjadi

Tali Kemudi Putus, Speedboat Itu Tabrak Pohon, 5 Nyawa Melayang

TARAKAN – Stevanus Lie mengabarkan kepada anaknya Evan akan bertolak menuju Tarakan dari Malinau.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .