MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 06 April 2018 13:53
Desak Penabrak Segera Perbaiki Turap
BABAK BELUR: Turap di kawasan Selimau yang ditabrak kapal barang dan ponton pengangkut kayu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan hingga kini belum menerima ganti rugi atas kerusakan sheet pile atau turap di wilayah Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur yang ambruk setelah ditabrak sebuah kapal pengangkut barang.

Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menegaskan, pihaknya tetap menuntut ganti rugi, meski turap yang pernah dibangun dengan sistem multiyears itu akan kembali dilanjutkan pembangunannya pada 2018 ini.

“Sampai sekarang saya belum terima laporan dari instansi terkait soal kapan proses ganti ruginya dilakukan oleh pemilik kapal itu. Yang jelas, kami tetap minta pertanggungjawaban dari pihak pemilik kapal. Meski pembangunan sheet pile itu akan kita lanjutkan mulai tahun ini,” ujarnya, Kamis (5/4).

Dia mengungkapkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan telah melakukan audit perhitungan ganti rugi, termasuk dampak yang disebabkan atas kerusakan sheet pile Selimau itu.

“Sudah ada hasil audit atau perhitungan nilai ganti rugi sekira Rp 1,4 miliar yang dihitung oleh PUPR Bulungan sampai radius berapa meter sheet pile itu mengalami kerusakan, termasuk dampaknya. Selain itu, perhitungan juga dilakukan oleh pihak pemilik kapal,” jelasnya.

Dikatakan, jika pihak pemilik kapal tidak menepati janji untuk segera mengganti kerusakan, Pemkab Bulungan akan melanjutkan proses hukum yang telah ditangani Polres Bulungan. “Kami berharap iktikad baik untuk mengganti kerusakan segera direalisasikan, meski sebelum turap itu ditabrak oleh kapal, Pemkab telah mengalokasikan anggaran perbaikan melalui program multiyears 2018 ini. Jadi, perbaikannya tetap dilakukan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemkab Bulungan telah menganggarkan kelanjutan pembangunan sheet pile di tiga lokasi. Di antaranya sheet pile Sabanar Lama, Teras Nawang dan Selimau. Ketiga kegiatan itu dianggarkan Rp 27 miliar akan dikerjakan dengan sistem multiyears selama empat tahun.

Diwartakan media ini, sebelumnya, turap beton di Selimau yang ditabrak kapal barang pada akhir November tahun lalu, kembali dihantam kapal pada Februari lalu. Seperti disampaikan Sofyan, warga Selimau, dalam sepekan dua kali turap dihantam kapal.

Dia mengaku kapal yang menabrak turap pada November lalu, kembali menabrak turap di titik yang hampir sama. Namun, dari arah yang berbeda. Selain kembali ditabrak kapal barang, Sofyan juga mengatakan turap ditabrak ponton pengangkut kayu gelondongan. (*/isa/fen)


BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 12:24

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mayat Tanpa Identitas Dikebumikan

TANJUNG SELOR - Untuk mendalami penemuan mayat tanpa identitas, Polres Bulungan melakukan autopsi menggandeng…

Senin, 23 Juli 2018 12:16

Karena Putus Asa, Sering Terserang ISPA dan Gangguan Pencernaan

Bagi masyarakat umum sampah adalah benda menjijikan. Sumber penyakit. Pandangan itu tidak berlaku bagi…

Minggu, 22 Juli 2018 11:08

CJH Kaltara Hanya Satu Kloter

TANJUNG SELOR - Jadwal keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kaltara telah ditentukan, pada 9 Agustus…

Minggu, 22 Juli 2018 11:04

Butuh Keseriusan, Punya Hak yang Sama

Pemerataan pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung tuntas bagi pemerintah. Tidak hanya bagi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:57

Spanduk Selamat Datang Jadi Korban Angin Kencang

DALAM 3 hari mendatang Tarakan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:51

Bocah 9 Tahun Hilang Empat Hari

TANJUNG SELOR - Seorang bocah bernama Bayu, 9 tahun, dilaporkan hilang di hutan di Desa Labuk, Kecamatan…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:41

Pengaturan Lalu Lintas Sudah Matang

PELAKSANAAN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tinggal…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:38

Mendagri Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thjahjo Kumolo dijadwalkan hadir sekaligus membuka Rapat…

Jumat, 20 Juli 2018 13:17

Seorang PNS Diduga Nge-Grab

KEBERADAAN layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, di satu sisi mengancam pendapatan sopir…

Jumat, 20 Juli 2018 13:10

Ikuti Regulasi atau Tidak Boleh Beroperasi

TARAKAN – Kontroversi terhadap kehadiran layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .