MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 06 April 2018 13:50
Pemprov Sterilkan 100 Hektare

Pembangunan Rumah Sakit Dimulai Juni

DIMULAI JUNI: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat meninjau lokasi pembangunan rumah sakit tipe B di Km 4, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara tengah melakukan persiapan dalam rangka merealisasikan pembangunan rumah sakit tipe B di Tanjung Selor, Bulungan.

Lokasi pembangunan rumah sakit yang dibiayai dari pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) itu berada di Kilometer 4 Trans Kalimantan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara Suheriyatna mengatakan, pematangan lahan rumah sakit terus dikerjakan. Proses pematangan lahan rumah sakit itu ditargetkan selesai pada akhir Mei mendatang dengan luas 9 hektare.

Selain itu, Suheriyatna juga menjelaskan bahwa Pemprov Kaltara akan meng-enklave lahan pertambangan yang ada di sekitar area pembangunan rumah sakit yang luasnya mencapai 100 hektare. Lahan di sekitar lokasi pembangunan akan disterilkan dari aktivitas pertambangan, terutama tambang batu bara.

“Daerah seperti itu tidak layak lagi untuk ditambang. Itu sudah disepakati untuk di-enklave. Dinas ESDM tinggal menunggu arahan Pak Gubernur,” kata Suheriyatna di Kantor Gubernur Kaltara, Senin (2/4) lalu.

Setelah enklave, kemudian dilakukan penyusunan dokumen analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) hingga detail engineering design (DED) rumah sakit. Dia menargetkan pada Juni mendatang sudah bisa dilakukan pembangunan fisik rumah sakit yang bakal menjadi rujukan di Kaltara, khususnya di Bulungan dan sekitarnya.

“Selanjutnya, bulan Juni nanti kita sudah bisa launching pembangunan fisiknya,” ujarnya.

Suheriyatna menambahkan, rumah sakit tipe B ini akan dibangun dengan sistem multiyears contract atau kontrak tahun jamak yang dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai pada 2020 mendatang. Sehingga, dalam dua tahun, wujud rumah sakit tersebut sudah terlihat.

Pembangunan rumah sakit ini sendiri akan memakan biaya hingga Rp 340 miliar hasil pinjaman dari PT SMI. Pinjaman ke PT SMI akhirnya bisa dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari DPRD Kaltara pada 5 Februaru lalu.

Saat itu, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan bahwa PT SMI sebenarnya sudah menyetujui pinjaman untuk membiayai pembangunan RSUD sejak tahun lalu. Bahkan, sudah masuk APBD 2017. Hanya saja, PT SMI mensyaratkan harus ada persetujuan formal dari DPRD Kaltara.

Secara keseluruhan, ditambah dengan bunga pinjamannya, total pinjaman Pemprov ke PT SMI sebesar Rp 406 miliar. Pengembalian dimulai tahun ini sebesar Rp 59,9 miliar. Kemudian, pada 2019, Pemprov akan membayar utang sebesar Rp 134 miliar, terdiri dari bunga Rp 21 miliar dan pokok Rp 113 miliar. Pada 2020 pengembaliannya sebesar Rp 124 miliar, terdiri dari bunga Rp 11 miliar dan pokok Rp 113 miliar. Sementara, untuk 2021 jumlah yang dikembalikan sebesar Rp 82 miliar, terdiri dari bunga Rp 1,8 miliar dan pokok 80,2 miliar. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 12:24

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mayat Tanpa Identitas Dikebumikan

TANJUNG SELOR - Untuk mendalami penemuan mayat tanpa identitas, Polres Bulungan melakukan autopsi menggandeng…

Senin, 23 Juli 2018 12:16

Karena Putus Asa, Sering Terserang ISPA dan Gangguan Pencernaan

Bagi masyarakat umum sampah adalah benda menjijikan. Sumber penyakit. Pandangan itu tidak berlaku bagi…

Minggu, 22 Juli 2018 11:08

CJH Kaltara Hanya Satu Kloter

TANJUNG SELOR - Jadwal keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kaltara telah ditentukan, pada 9 Agustus…

Minggu, 22 Juli 2018 11:04

Butuh Keseriusan, Punya Hak yang Sama

Pemerataan pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung tuntas bagi pemerintah. Tidak hanya bagi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:57

Spanduk Selamat Datang Jadi Korban Angin Kencang

DALAM 3 hari mendatang Tarakan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:51

Bocah 9 Tahun Hilang Empat Hari

TANJUNG SELOR - Seorang bocah bernama Bayu, 9 tahun, dilaporkan hilang di hutan di Desa Labuk, Kecamatan…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:41

Pengaturan Lalu Lintas Sudah Matang

PELAKSANAAN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tinggal…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:38

Mendagri Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thjahjo Kumolo dijadwalkan hadir sekaligus membuka Rapat…

Jumat, 20 Juli 2018 13:17

Seorang PNS Diduga Nge-Grab

KEBERADAAN layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, di satu sisi mengancam pendapatan sopir…

Jumat, 20 Juli 2018 13:10

Ikuti Regulasi atau Tidak Boleh Beroperasi

TARAKAN – Kontroversi terhadap kehadiran layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .