MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KOMBIS

Sabtu, 31 Maret 2018 12:32
Ciptakan Kader Tangguh
PENGKADERAN: Diklat terpadu dasar yang digelar Pimpinan Cabang GP Ansor Tarakan Timur di Graha Pemuda, Jumat (31/3).

PROKAL.CO, PIMPINAN Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tarakan Timur kembali menggelar pendidikan dan pelatihan terpadu dasar di Gedung Graha Pemuda KNPI, Jumat (30/3).

Total peserta yang mengikuti diklat kali ini berdasarkan formulir yang mendaftar sebanyak 96 peserta, dan yang hadir sebanyak 71 peserta. 7 di antaranya berasal dari Kabupaten Bulungan dan selebihnya perwakilan dari masing-masing kecamatan yang ada di Tarakan, dengan usia minimal 17 tahun untuk dapat mengikuti pengkaderan ini.

Khoirul Anwar, Sekertaris Jenderal GP Ansor mengatakan, kegiatan pengkaderan ini merupakan kegiatan rutin yang sudah menjadi kewajiban GP Ansor. Karena visi misi dari Ansor menciptakan kader yang tangguh, mental yang kuat, serta persfektif agama dan nasionalismenya seimbang.

"Kita punya misi bahwa GP Ansor itu harus tangguh dan nasionalis. Kita tahu bahwa agama dan nasionalisme tidak bisa kita pisahkan. Yang kita inginkan nantinya semangat agama dan nasionalis mencintai Islam dan negara, karena berdasarkan Islam itu mencintai negara juga sebagian dari iman," ungkapnya.

Dikatakan, Indonesia sudah menjadi fitrahnya memiliki ribuan keberagaman. Karena itu, tidak bisa dipaksakan untuk menjadi satu suku, satu bahasa dan satu agama. “Maka dari itu, sebagai masyarakat harus menjaga keberagaman, karena berdasarkan Islam juga kita diwajibkan untuk menjaga keberagaman,” lanjutnya.

Berdasarkan tema "Menjaga Keberagaman dan Menolak Hoax Dalam Khasanah Islam Nusantara", dimaksudkan pihaknya adalah selain menjaga keberagaman, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan kader yang dapat memilah, menelaah, dan membudayakan tabayun terhadap informasi yang beredar.

"Kalau hoax ini terus dibiarkan, maka dapat mengancam keutuhan umat beragama yang berdampak pastinya pada keutuhan Negara Republik Indonesia. Maka dari itu, dari pengkaderan ini kita tanamkan budaya tabayun untuk menjaga kutuhan NKRI," ungkapnya.

Sementara itu, Setiadi, Ketua PC Ansor Tarakan mengatakan, mimpi dari Ansor memiliki kader dalam jumlah yang banyak. Dengan itulah kaderisasi ini  dilakukan 2 kali dalam setahun dengan frekuensi pertambahan anggota 100-200 kaderisasi.

"Dengan pengkaderan ini kita berharap mereka inilah yang akan terjun ke masyarakat yang menjaga keberagaman dan menolak hoax di daerahnya masing-masing ketika pulang. Dan, sebagai antisipasi hal tidak diinginkan dari kader kita juga melakukan by name by address, jadi mudah untuk melacaknya," ujarnya. (sos/*/may/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 19:48

Kaltara Boyong Piala Bergilir

<p><strong>JAKARTA</strong> &ndash; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .