MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 22 Maret 2018 13:26
Tiga PT Jepang Tertarik TNKM

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Keberadaan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) di Kabupaten Malinau yang merupakan bagian dari Jantung Kalimantan (Heart of Borneo/HoB) menyimpan keanekaragaman hayati bernilai tinggi. Bahkan, itu juga memikat peneliti-peneliti perguruan tinggi dari Jepang.

Pada Senin (19/3) lalu, tim peneliti dari tiga perguruan tinggi Jepang, yakni Waseda University Tokyo, Osaka University, dan Tokyo University, serta Universitas Mulawarman Samarinda melakukan pertemuan dengan Dewan Pembina Pengendali Pengelolaan Kolaboratif (DP3K) TNKM dan Pemkab Malinau. Pertemuan yang dipimpin Sekkab Malinau Hendris Damus itu membahas pengelolaan kolaboratif TNKM dalam kerangka Academic Agreement.

Kepala Balai TNKM Johnny Lagawurin melalui keterangan tertulisnya untuk Bulungan Post menjelaskan, dalam pertemuan itu Profesor Sosiologi Lingkungan dari Waseda University Tokyo, Makoto Inoue memaparkan desain kelembagaan untuk konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia pada wilayah Heart of Borneo dengan menghubungkan realitas lokal dan isu global.

Tujuan spesifiknya adalah menunjukkan pilihan rencana untuk pelembagaan pada model penghidupan dengan tiga manfaat. Yakni, pembangunan lokal yang berkelanjutan sesuai dengan realitas penghidupan lokal, konservasi keanekaragaman hayati, dan mitigasi perubahan iklim.

“Hal ini juga sebagai bentuk kontribusi dalam mempromosikan kesepakatan internasional yang ditandatangani oleh pemerintah Indonesia, Malaysia dan Brunei di Bali pada 12 Februari 2007 untuk melakukan konservasi Jantung Kalimantan (Heart of Borneo Initiative),” terangnya, Rabu (21/3).

Usai pertemuan dengan DP3K dan Pemkab Malinau, tim peneliti yang dipimpin Ketua ULS Perhutanan Sosial (Center for Social Forestry) Universitas Mulawarman Ndan Imang, kemudian membahas mengenai hal-hal teknis terkait survei yang telah dilaksanakan di beberapa desa. Yakni, di Desa Long Alango dan Apauping (Kecamatan Bahau Hulu) dan Desa Long Ketaman (Kecamatan Pujungan).

Ada tiga hal yang menjadi ketertarikan utama para peneliti dari Jepang terhadap taman nasional dengan luas 1,3 juta hektare ini. Yaitu, sosio-ekonomi di kawasan TNKM terhadap masyarakat lokal, potensi ekowisata, dan pengelolaan kolaboratif yang dilaksanakan oleh Balai TNKM.

“Metode penelitian yang dilakukan yakni wawancara dengan sejumlah tokoh masyarakat, termasuk kepala desa dan ketua adat, serta mengunjungi objek wisata di masing-masing titik,” ungkapnya.

Setelah pertemuan itu, tim peneliti dari Jepang ini selanjutnya akan menemui Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno pada 23 Maret mendatang di Jakarta. Pertemuan tersebut juga akan difasilitasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Ini Pasokan Gas Paling Idola di Kaltara

TARAKAN – Pemanfataan potensi gas bumi di Kalimantan Utara, terus…

Kamis, 13 Desember 2018 10:32

Jepang Tawarkan Beasiswa

TARAKAN – Masyarakat Kalimantan Utara yang ingin melanjutkan pendidikan di…

Rabu, 12 Desember 2018 10:06

Loh Kenapa Bah...?? Tarakan Dicoret dari Jatah Jargas

TARAKAN – Warga yang belum masuk daftar pemasangan jaringan gas…

Rabu, 12 Desember 2018 09:59

Di Daerah Ini, Pertamini Mulai Menjamur

TARAKAN - Usaha penjualan bahan bakar minyak dengan nama plesetan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:56

Rencana Penutupan Lokalisasi, Pemkot Di-deadline hingga Akhir Tahun

TARAKAN – Belum ada tanda-tanda akan ditutupnya lokalisasi di Tarakan,…

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .