MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 21 Maret 2018 13:07
Arief Tegaskan Tak Larang Transportasi Online
Khaeruddin Arief Hidayat

PROKAL.CO, TARAKAN – Rencana Pemkot Tarakan melarang sementara waktu beroperasinya transportasi online, mendapat tanggapan miring dari masyarakat. Bahkan, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat dinilai tidak mendukung.

Nada sumbang itu ditulis Maulana Ali di akun Facebook-nya. Ia menolak imbauan Plt Wali Kota Tarakan agar transportasi online dilarang beroperasi di Tarakan. Bahkan, dalam tulisannya juga menyebutkan jika Arief menginstruksikan kepada pihak Satlantas agar menilang pengemudi transportasi online apabila masih beroperasi di Tarakan.

Arief Hidayat yang dikonfirmasi awak media, Selasa (20/3), mengaku telah mengetahui hal itu. Ia pun mengklarifikasi pernyataan tersebut setelah beberapa kali mendapatkan pesan singkat dari masyarakat Tarakan.

“Masa saya di-bully di PDKT karena saya dibilang akan menutup Grab dan menyuruh Polantas untuk menilang? Sekali lagi kami tidak berbicarakan untuk menutup. Tetapi, berusaha mengatur regulasinya agar supaya Grab itu usahanya lancar, aman dan tanpa masalah. Kalau ada kejadian atau bentrok dengan supir taksi di lapangan siapa yang disalahkan?,” ujarnya. 

Menurutnya, posting-an tersebut telah menimbulkan reaksi beragam di kalangan masyarakat. Yang kebenarannya tidak dapat dibuktikan. Sehingga, masyarakat harus pintar-pintar memilah apakah itu benar atau tidak.

Arief sendiri enggan menuntut terkait posting-an itu. Ia menganggap hal itu biasa terjadi. “Nggak-lah juga saya sedikit-sedikit marah. Kan semua orang punya hak untuk berbicara. Cuma harus dilihat saya tidak pernah mengatakan seperti itu,” ujarnya.

Adapun soal Satlantas akan menilang atau tidak bagi sopir transportasi online, Arief mengaku tidak punya hak melarang. “Kalau memang berdasarkan aturan memang dia salah secara lalu lintas kan memang tugasnya di sana. Misalnya, ia membawa penumpang dengan menggunakan SIM C, yang seharusnya SIM umum, itu sudah menjadi tugas Satlantas berarti untuk menilang,” bebernya.

Untuk tidak menimbulkan konflik berkelanjutan, Arief akan segera kembali rapat dengan menghadirkan SPTI dan Organda.Dengan adanya pertemuan kembali, Arief berharap mendapatkan kesepakatan bersama.

Arief mengakui secara pribadi sangat mendukung kehadiran transportasi online di Tarakan. Karena, menurutnya selain murah, cepat dan aman. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 14:15

Dorong OPD Proaktif

SISTEM Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:26

LUMAYAN GEDE..!! Segini Nih Perkiraan UMK Kota Tarakan

TARAKAN – Inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi rujukan dalam penentuan upah minimum. Itu sesuai…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:56

Rekrut Anak Perbatasan Jadi Prajurit TNI

TANJUNG SELOR – Anak-anak yang berasal dari perbatasan, pedalaman maupun pulau terluar, mendapat…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:53

Kirab Pemuda Mampir di Kaltara

TARAKAN – Perjalanan Kirab Pemuda yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun ini,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:48

Keterampilan Jadi Kendala Pencaker

TARAKAN - Sulitnya mencari pekerjaan layak, tidak hanya disebabkan lowongan pekerjaan yang minim.…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:44

Temukan Pungli, Laporkan

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Sudjati meminta masyarakat dapat mengawasi kinerja organisasi…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .