MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 14 Maret 2018 13:28
Rasyid Bela Penjual Rumah PNS

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Jual beli rumah PNS di Perumahan Korpri Tanjung Selor, dinilai anggota DPRD Kaltara AR Rasyid hal yang wajar. Pasalnya, rumah yang dibeli dan dihuni oleh sebagian besar ASN di lingkungan Pemkab Bulungan itu bukan lagi menjadi aset Pemkab Bulungan.

Pria yang pernah duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Bulungan, itu mengungkapkan, lahan yang kini menjadi kompleks Perum Korpri itu awalnya merupakan lahan yang dibeli oleh Pemkab Bulungan pada masa pemerintahan Bupati Anang Dahlan Djauhari, yang kemudian diwakafkan kepada pengembang perumahan untuk pembangunan rumah PNS. Apalagi, saat itu banyak pegawai pPemkab Bulungan yang belum memiliki rumah.

“Lahan Perum Korpri itu bantuan dari pemerintah daerah yang diwakafkan ke pengembang untuk pembangunan rumah PNS. Waktu itu pihak pengembang dengan Pemkab Bulungan sepakat untuk membangun rumah dengan syarat yang disetujui pengembang. Di antaranya harga rumah yang murah dan hanya diperuntukkan bagi PNS,” bebernya, Selasa (13/3).

Lanjutnya, tidak adanya kerterlibatan pemerintah daerah saat proses pembangunan dan jual beli, membuat tidak ada larangan pegawai menjual kembali rumah tipe 36 yang dibangun di atas lahan 10x15 meter persegi itu.

“Sayangnya waktu itu Pemkab Bulungan tidak dilibatkan dalam proses perjanjian pembelian rumah sehingga tidak ada ikatan perjanjian antara PNS yang membeli rumah dengan pemerintah. Jadi, sah-sah saja jika rumah itu dijual kembali oleh pemiliknya,” ujarnya.

Dijualnya rumah oleh oknum PNS diduga karena sudah memiliki rumah di lokasi lain. Terkait beberapa aset rumah yang telah ditempati PNS Pemkab Bulungan lebih dari 15 tahun, Rasyid mengimbau kepada Pemkab Bulungan untuk menghibahkan rumah tersebut.

“Saat ini masih ada rumah yang dihuni oleh pegawai Pemkab selama belasan tahun, kondisinya rusak. Mereka pun telah meminta agar rumah itu diputihkan saja. Wajar saja permintaan itu. Pemerintah boleh hibah atau wakafkan rumah kepada pegawainya dengan catatan ia sudah di atas 15 tahun tinggal di rumah itu,” jelasnya. (*/isa/fen)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:31

Waspada Ancaman di Perbatasan

TARAKAN – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan aparat keamanan akan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:29

Bocah 4 Tahun Terseret Arus

TANJUNG SELOR – Suasana di kamar jenazah RSD dr H…

Rabu, 12 Desember 2018 09:53

GIMANA NIH..!! Penyaluran Dana Desa Tersendat di Kabupaten

PENYALURAN dana desa tahap ketiga ke rekening kas umum daerah…

Rabu, 12 Desember 2018 09:52

Dana Transfer Naik Rp 514 M

JAKARTA – Kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Utara. Pasalnya, provinsi…

Selasa, 11 Desember 2018 10:08

Diskominfo Kejar Target Nasional

TANJUNG SELOR – Pemerintah menargetkan pada 2020 mendatang tidak ada…

Selasa, 11 Desember 2018 10:02

Pemprov Raih Predikat Kepatuhan Tinggi

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kaltara menerima penghargaan anugerah predikat kepatuhan…

Senin, 10 Desember 2018 09:58

Sembilan Kali Penyelundupan Kepiting Digagalkan

TANJUNG SELOR – Bisnis ilegal kepiting bertelur, masih sulit dihentikan.…

Minggu, 09 Desember 2018 11:32

Sembilan Titik Rawan Laka

TANJUNG SELOR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara memetakan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:07

Dua OPD Pemprov Naik Status

TANJUNG SELOR – Terjadi perubahan tipe organisasi perangkat daerah (OPD)…

Minggu, 09 Desember 2018 11:05

Sembilan Peserta SKB Tak Hadir

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Pemprov…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .