MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 14 Maret 2018 13:02
Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan, Sekkot dan Kepala BPKAD Tak Tahu
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah dibeberkannya hasil penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi atas pengadaan oleh Polres Tarakan, sejumlah pegawai Pemkot Tarakan mulai bertanya-tanya siapa sosok pejabat yang diduga terlibat dalam kasus yang menelan anggaran sekira Rp 2 miliar pada 2015 itu.

Dua pejabat yang sempat ditemui Bulungan Post pada Selasa (13/3), mengaku tidak tahu terkait kasus tersebut. Salah satunya adalah Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan Firmananur. Mantan Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkot Tarakan ini hanya menuturkan bahwa yang dia ketahui hanya adanya sejumlah pegawai yang dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangan.

“Kalau yang (dugaan kasus korupsi lahan, Red) itu kan memang ada. Pemeriksaan itu kan pasti masih memeriksa. Ada beberapa PNS (diminta keterangan),” ujar Firmananur.

Terkait lokasi lahan yang menjadi temuan kepolisian, Firmananur juga mengaku tidak mengetahui. Tanggapan serupa juga diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tarakan Arbain.

Arbain dengan tegas mengatakan tidak mengetahui sama sekali proses pengadaan lahan tersebut. Dia baru mengetahui adanya temuan itu dari media dan stafnya. “Dengar-dengar aja, baca di koran. Tapi saya tidak tahu itu. Katanya lahan di Kelurahan Karang Balik. Di koran pun tidak menjelaskan,” ujar Arbain.

Sejauh ini, dia mengaku tidak pernah dipanggil kepolisian untuk memberikan keterangan. Sehingga, ia merasa tidak terlibat di dalamnya. Apalagi, sepengetahuannya pengadaan lahan dilakukan pada 2015 lalu. Dimana ketika itu ia mengaku belum menjabat di Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DP2KA). Sekarang BPKAD.  

Sementara itu, sejumlah pejabat lain yang coba dikonfirmasi awak media, sedang melakukan dinas ke luar daerah. Termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat dan para asisten.  

Sebelumnya, pada Senin (13/3), Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tarakan membeberkan hasil penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan yang melibatkan oknum PNS.

“Jadi, untuk lahannya itu ada di sekitaran Jalan Yos Sudarso. Untuk luasannya sekitar di bawah 5 hektare,” beber Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf. 

Polres pun terus melengkapi pemeriksaan dengan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi. Menurut Choirul, penetapan tersangka baru bisa ditentukan setelah gelar perkara di Polda Kaltim. Dalam kasus ini, Choirul mengaku penyidik sudah meminta keterangan 23 orang, termasuk saksi ahli. Bahkan, kasus dugaan korupsi lahan ini sudah masuk ke tahap sidik.

“Kemungkinan ada dua orang dan kemungkinan bisa lebih. Namun, tergantung dari hasil pemeriksaan karena kata belum ada menetapkan tersangka di Polda nanti,” terangnya.

Dilakukannya gelar perkara di Polda Kaltim, lanjut Cohirul, dimaksudkan agar ada pengawasan langsung dari atasannya demi menghindari kecurigaan terhadap permainan oknum. Hasil gelar perkara juga akan dilaporkan langsung ke Mabes Polri.

Dibeberkan Choirul, kasus ini sudah diselidiki pihaknya sejak 2017 lalu. Berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Saat ditanya alasan dari pengadaan lahan tersebut, pihaknya sendiri masih enggan membeberkannya sebelum adanya penetapan tersangka. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 15:43

Ribuan Massa Hadiri Kampanye Akbar Pasangan OKE

TARAKAN – Rapat umum terbuka atau kampanye akbar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota…

Jumat, 22 Juni 2018 15:40

Kenakalan Remaja Bikin Resah

TARAKAN – Keluhan masyarakat terkait maraknya kelompok remaja yang melakukan balap liar di malam…

Jumat, 22 Juni 2018 15:30

Ratusan Warga Serbu Kantor Disdukcapil

WAKTU libur yang panjang bagi aparatur sipil negara (ASN), membuat pelayanan sempat terhenti. Akibatnya,…

Jumat, 22 Juni 2018 15:08

Pemkot Tarakan Bersikap Tegas, Beri Sanksi Dua ASN Terlibat Politik

TARAKAN - Hari pertama masuk kerja pascacuti bersama, Kamis (21/6), Pemerintah Kota Tarakan langsung  menjatuhkan…

Kamis, 21 Juni 2018 15:13

Jalan di Perumahan PNS Rusak

TARAKAN – Pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terutama soal infrastruktur masih…

Kamis, 21 Juni 2018 15:12

Pajak Tiket Bioskop Dipatok 35 Persen

TARAKAN – Beroperasinya bioskop XXI pascalibur Lebaran, terancam batal. Padahal, masyarakat Bumi…

Kamis, 21 Juni 2018 14:58

DEBAT KURANG GEREGET, KPU Tarakan Beralasan Minim Anggaran

TARAKAN – Debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tarakan telah berlangsung di Kayan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:51

Sidak Hari Pertama Kerja

DALAM rangka mengawasi kinerja aparatur sipil negara (ASN), Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan…

Jumat, 15 Juni 2018 14:59

Ini Pesan Plt Wali Kota Tarakan di Moment Idulfitri

TARAKAN - Hari Raya Idulfitri menjadi momentum bagi umat Islam untuk saling bermaaf-maafan. Tak terkecuali…

Kamis, 14 Juni 2018 14:23

Motoris Negatif Gunakan Narkoba, Penyebab Kecelakaan Speedboat Masih Diselidiki

TARAKAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan mulai memeriksa saksi-saksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .