MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 12:45
Warga Tertipu Alat Penghemat Daya Listrik
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Penjualan alat penghemat listrik oleh oknum yang mengatasnamakan petugas atau mitra dari PT PLN, memakan korban. Pasalnya, alat yang dijual ternyata tidak memberikan dampak terhadap pemakaian listrik warga.

Seperti diungkapkan Salamah, warga Simpang Amal, Kelurahan Mamburungan yang mengaku menjadi korban penipuan alat penghemat listrik oleh oknum yang mengatasnamakan petugas PLN. Dia ditawarkan alat penghemat listrik dari harga Rp 350 ribu hingga Rp 1 juta.

“Namanya kita orang tua kurang informasi, jadi saya beli alat itu. Karena bahasa dari petugasnya juga meyakinkan kalau alat tersebut ampuh untuk menghemat pemakaian listrik,” ujarnya, Senin (12/3).

Namun, setelah digunakannya alat tersebut tidak ada yang berubah pada pemakaian listriknya. Dia mengungkapkan, jika bahasa dari sales yang mengatasnamakan PLN itu seolah-olah menghipnotis hingga membuatnya membeli 2 unit alat tersebut.

“Petugasnya membawa semacam selembaran kertas yang dilaminating, saya kurang tahu pasti isinya bagaimana. Yang jelas, petugasnya bilang ini surat persetujuan dan surat kerja sama dari PLN,” tuturnya.

Anggraini, salah seorang ASN juga menjadi korban penipuan dari penjualan alat penghemat pemakaian daya listrik itu. Ia mengungkapkan, pertama kali membeli ketika baru pulang mengajar, lalu ada seorang pria yang memakai baju putih hitam membawa tas berisi alat-alat tersebut.

“Dia menawarkan alat yang bisa menangkal petir dan mengurangi daya pemakaian listrik sehingga pembayaran bulanan tidak mahal. Selai alat itu, dia juga nawarin air dalam botol, fungsinya jika botolnya disimpan di atas kilometer listrik tidak akan korslet,” ungkapnya.

Dia juga mengaku bahwa oknum tersebut juga membawa kertas yang ditandatangani pihak PLN. Surat itu berisi kontrak kerja sama, serta persetujuan dari PLN untuk menjual alat penghemat daya listrik.

“Saya beli harganya Rp 350.000, tanpa paksaan dari si penjual, karena saya tertipu sama bahasanya dan surat dari PLN,” ujarnya.

Begitu juga dengan Fenty warga Karang Balik yang merupakan mantan karyawan perusahaan tersebut. Fenty mengungkapkan jika upah yang harusnya mereka dapat dari bekerja di perusahan itu belum dibayar. Ia bekerja disana karena ajakan dari teman-temannya. (*/ade/fen)


BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 14:40
Soal Keterlibatan Ketua RT dalam Politik Praktis

Pemkot dan Panwaslu Beda Pandangan

TARAKAN — Menyusul terjeratnya sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dalam praktik politik praktis,…

Minggu, 24 Juni 2018 14:34

Sejumlah TPS Rawan Pelanggaran, Keamanan Pilkada Semakin Diperketat

TARAKAN — Kepolisian Resor (Polres) Tarakan mendapatkan bantuan tambahan pengamanan dari Tentara…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:47

BISANYA TUH NAH..!! Terduga Money Politic Menghilang

MENJELANG pesta demokrasi di Kota Tarakan berbagai macam cara dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:44

Cegah Serangan Fajar, Panwaslu Lakukan Pengawasan Siang dan Malam

TARAKAN — Praktek bagi-bagi uang atau yang istilah kerennya“serangan fajar” menjadi…

Jumat, 22 Juni 2018 15:43

Ribuan Massa Hadiri Kampanye Akbar Pasangan OKE

TARAKAN – Rapat umum terbuka atau kampanye akbar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota…

Jumat, 22 Juni 2018 15:08

Pemkot Tarakan Bersikap Tegas, Beri Sanksi Dua ASN Terlibat Politik

TARAKAN - Hari pertama masuk kerja pascacuti bersama, Kamis (21/6), Pemerintah Kota Tarakan langsung  menjatuhkan…

Kamis, 21 Juni 2018 15:13

Jalan di Perumahan PNS Rusak

TARAKAN – Pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terutama soal infrastruktur masih…

Kamis, 21 Juni 2018 14:58

DEBAT KURANG GEREGET, KPU Tarakan Beralasan Minim Anggaran

TARAKAN – Debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tarakan telah berlangsung di Kayan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:51

Sidak Hari Pertama Kerja

DALAM rangka mengawasi kinerja aparatur sipil negara (ASN), Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan…

Kamis, 14 Juni 2018 14:23

Motoris Negatif Gunakan Narkoba, Penyebab Kecelakaan Speedboat Masih Diselidiki

TARAKAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan mulai memeriksa saksi-saksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .