MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Sabtu, 10 Maret 2018 14:10
Isi Elpiji 3 Kg Dikeluhkan, Dewan Sarankan Kembalikan ke Pangkalan

PROKAL.CO, TARAKAN – Tabung elpiji 3 kilogram sudah beredar cukup lama di Tarakan. Namun, masih saja ada masyarakat yang mengeluhkan terkait pemanfaatan tabung melon itu.

Jika sebelumnya persoalan yang muncul menyangkut harga penjualan hingga pendistribusian, kali ini terkait isi tabung gas yang dinilai tidak penuh karena diduga oplosan.

Keluhan itu diungkapkan Expansiah Fitriani melalui media sosial Facebook di grup PeDuli Kota Tarakan (PDKT). Ibu rumah tangga yang tinggal di wilayah Sesanip, tepatnya di depan SMKN 2 Tarakan itu mengaku elpiji 3 kilogram yang baru ia beli isinya tidak penuh.

“Parah ni ya penyuplai gas 3 kg. Baru buka segel kok isinya cuma segini aja gak ada setengah. Masih ada permainan ni gas di oplos-oplos gak kaya kau makan uang orang susah,” tulisnya.

Dikonfirmasi langsung kebenaran berita itu, Expansiah membenarkannya. Bahkan, hal itu sudah ia alami beberapa kali dengan membeli di agen yang sama.

“Aku belinya di Pasir Putih sini, di dekat STM (SMKN 2). Aku belinya Rp 20 ribu isi ulang. Biasanya kalau beli, kan tutupan gasnya di kepala biasanya menunjukkan angka 50 atau 60 kalau penuh. Ini sudah keempat apa kelima (membelinya), tidak sampai 30 angkanya. Padahal, masih bersegel,” ungkapnya ketika dihubungi awak media ini, Jumat (9/3).

Dia pun mengaku terpaksa membeli di agen tersebut, karena satu-satunya agen di wilayahnya. Sedangkan jika harus membeli ke agen lain, memakan waktu dan jarak tempuh yang lebih jauh.

Menurutnya, ingin mengembalikan ketika mengetahui isi tabung tidak penuh. Namun, karena ia memilih sendiri dan telah membuka segelnya, ia pun mengurungkan niat mengembalikan. Dia juga mengaku sudah menanyakan kepada agen tersebut terkait kekurangan isi tabung yang dijual, namun tidak mendapat jawaban pasti.

“Kalau saya kembali tanya, mereka pasti bilang tidak tahu, dari sananya, di sini kami cuma tempat penampungnya,” bebernya.

Expansiah Fitri juga enggan menanyakan ke tetangganya, karena sepengatahuannya hanya dia saja di daerahnya yang menggunakan elpiji 3 kilogram. Sedangkan tetangganya menggunakan kompor minyak. 

Dengan kejadian ini, Expansiah merasa dirugikan. Karena biasanya jika menggunakan tabung isi penuh, bisa dimanfaatkan hingga dua minggu pemakaian.

Namun, dengan kondisi tabung yang ia dapatkan sekarang, hanya seminggu digunakan sudah habis. Itu pun hanya digunakan untuk memasak nasi dan sayur.

Menanggapi keluhan warga, Ketua Komisi II DPRD Tarakan Adnan Hasan Galoeng mengungkapkan, kondisi ini sebenarnya sudah sering ia dengar dari warga. Ia menduga bukan karena unsur kesengajaan dari pangkalan maupun agen, melainkan faktor non teknis saat pendistribusian mulai dari pengiriman sampai ke agen.

“Ini memang bukan barang baru. Apalagi barang tersebut sistem pendistribusiannya cukup jauh dari Balikpapan. Dari SPBBG (stasiun pengisian bahan bakar gas) ke Pertamina, lalu ke pengapalan menuju Tarakan. Sistem pembongkaran dan lain-lain, bisa saja terjadi kerusakan, kebocoran dan sebagainya. Jadi, tidak ada unsur kesengajaan,” ujarnya.

Kalau memang ada kecurigaan dari warga akan adanya permainan, ia memperkirakan hal itu kecil kemungkinan terjadi. Meski demikian, ia berharap masyarakat lebih pandai mencermati pembelian elpiji 3 kilogram.

“Kalau ada merasa bahwa tidak sesuai, ya ditukarkan saja ke pangkalan, nanti pangkalan mengembalikan ke agen, agen mengembalikan ke Pertamina. Dan, agen wajar menerima,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 11 Juni 2018 14:55

Subsidi Penerbangan Kargo Rp 3,5 Miliar

SETELAH menggelontorkan dana untuk subsidi penerbangan perintis bagi warga pedalaman dan perbatasan…

Jumat, 08 Juni 2018 15:09

Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil

TANJUNG SELOR - Jelang Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Tanjung…

Jumat, 08 Juni 2018 15:06

Tambah 20 Ribu Tabung Elpiji

TARAKAN - Jelang Hari Raya Idulfitri, konsumsi masyarakat di Bumi Paguntaka­-sebutan Kota Tarakan-…

Jumat, 08 Juni 2018 14:59

Sertifikasi, Pemilik Tambak Tak Aktif

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara mencatat sejak Maret hingga awal Juni…

Jumat, 08 Juni 2018 14:42

Direksi PT MKJ Diseleksi Juli

PERATURAN daerah (Perda) tentang pembentukan PT Migas Kaltara Jaya (MKJ) sudah disahkan pada akhir Februari…

Kamis, 07 Juni 2018 15:15

Siapkan Kebutuhan Protein Masyarakat

TARAKAN – Perminataan masyarakat terhadap kebutuhan daging sapi maupun ayam yang meningkat saat…

Rabu, 06 Juni 2018 15:25

THR Cair, Warga Tebus Barang Gadai

TANJUNG SELOR – Mulai didapatkannya tunjangan hari raya (THR), membuat sebagian masyarakat yang…

Rabu, 06 Juni 2018 15:08

Menteri Desak Inalum Realisasi Investasi

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan meminta agar realisasi Kawasan…

Selasa, 05 Juni 2018 16:16

Disperindag Jual dengan Harga Agen

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Minggu, 03 Juni 2018 16:32

Jembatan Udara Berguna Pasarkan Produk Perbatasan

TANJUNG SELOR – Tahun ini, Kalimantan Utara mendapatkan program jembatan udara dari pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .