MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Sabtu, 10 Maret 2018 14:10
Isi Elpiji 3 Kg Dikeluhkan, Dewan Sarankan Kembalikan ke Pangkalan

PROKAL.CO, TARAKAN – Tabung elpiji 3 kilogram sudah beredar cukup lama di Tarakan. Namun, masih saja ada masyarakat yang mengeluhkan terkait pemanfaatan tabung melon itu.

Jika sebelumnya persoalan yang muncul menyangkut harga penjualan hingga pendistribusian, kali ini terkait isi tabung gas yang dinilai tidak penuh karena diduga oplosan.

Keluhan itu diungkapkan Expansiah Fitriani melalui media sosial Facebook di grup PeDuli Kota Tarakan (PDKT). Ibu rumah tangga yang tinggal di wilayah Sesanip, tepatnya di depan SMKN 2 Tarakan itu mengaku elpiji 3 kilogram yang baru ia beli isinya tidak penuh.

“Parah ni ya penyuplai gas 3 kg. Baru buka segel kok isinya cuma segini aja gak ada setengah. Masih ada permainan ni gas di oplos-oplos gak kaya kau makan uang orang susah,” tulisnya.

Dikonfirmasi langsung kebenaran berita itu, Expansiah membenarkannya. Bahkan, hal itu sudah ia alami beberapa kali dengan membeli di agen yang sama.

“Aku belinya di Pasir Putih sini, di dekat STM (SMKN 2). Aku belinya Rp 20 ribu isi ulang. Biasanya kalau beli, kan tutupan gasnya di kepala biasanya menunjukkan angka 50 atau 60 kalau penuh. Ini sudah keempat apa kelima (membelinya), tidak sampai 30 angkanya. Padahal, masih bersegel,” ungkapnya ketika dihubungi awak media ini, Jumat (9/3).

Dia pun mengaku terpaksa membeli di agen tersebut, karena satu-satunya agen di wilayahnya. Sedangkan jika harus membeli ke agen lain, memakan waktu dan jarak tempuh yang lebih jauh.

Menurutnya, ingin mengembalikan ketika mengetahui isi tabung tidak penuh. Namun, karena ia memilih sendiri dan telah membuka segelnya, ia pun mengurungkan niat mengembalikan. Dia juga mengaku sudah menanyakan kepada agen tersebut terkait kekurangan isi tabung yang dijual, namun tidak mendapat jawaban pasti.

“Kalau saya kembali tanya, mereka pasti bilang tidak tahu, dari sananya, di sini kami cuma tempat penampungnya,” bebernya.

Expansiah Fitri juga enggan menanyakan ke tetangganya, karena sepengatahuannya hanya dia saja di daerahnya yang menggunakan elpiji 3 kilogram. Sedangkan tetangganya menggunakan kompor minyak. 

Dengan kejadian ini, Expansiah merasa dirugikan. Karena biasanya jika menggunakan tabung isi penuh, bisa dimanfaatkan hingga dua minggu pemakaian.

Namun, dengan kondisi tabung yang ia dapatkan sekarang, hanya seminggu digunakan sudah habis. Itu pun hanya digunakan untuk memasak nasi dan sayur.

Menanggapi keluhan warga, Ketua Komisi II DPRD Tarakan Adnan Hasan Galoeng mengungkapkan, kondisi ini sebenarnya sudah sering ia dengar dari warga. Ia menduga bukan karena unsur kesengajaan dari pangkalan maupun agen, melainkan faktor non teknis saat pendistribusian mulai dari pengiriman sampai ke agen.

“Ini memang bukan barang baru. Apalagi barang tersebut sistem pendistribusiannya cukup jauh dari Balikpapan. Dari SPBBG (stasiun pengisian bahan bakar gas) ke Pertamina, lalu ke pengapalan menuju Tarakan. Sistem pembongkaran dan lain-lain, bisa saja terjadi kerusakan, kebocoran dan sebagainya. Jadi, tidak ada unsur kesengajaan,” ujarnya.

Kalau memang ada kecurigaan dari warga akan adanya permainan, ia memperkirakan hal itu kecil kemungkinan terjadi. Meski demikian, ia berharap masyarakat lebih pandai mencermati pembelian elpiji 3 kilogram.

“Kalau ada merasa bahwa tidak sesuai, ya ditukarkan saja ke pangkalan, nanti pangkalan mengembalikan ke agen, agen mengembalikan ke Pertamina. Dan, agen wajar menerima,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:07

Produksi Kedelai Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Kebutuhan kedelai masyarakat Bulungan untuk diolah menjadi…

Selasa, 11 Desember 2018 10:06

ADUH..!! Harga Mulai Merangkak Naik

TARAKAN – Harga sejumlah bahan pokok di pasaran mulai merangkak…

Selasa, 11 Desember 2018 09:53

Satgas Pangan Temukan Daging Beku Ilegal

TANJUNG SELOR – Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang terdiri dari…

Senin, 10 Desember 2018 12:56

Pengawasan Bahan Pokok Diperketat

TANJUNG SELOR – Ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian…

Senin, 10 Desember 2018 12:52

Banyak Wajib Pajak Tak Patuh

TARAKAN – Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Tarakan Fery Choly…

Senin, 10 Desember 2018 12:51

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Wanti-wanti terhadap rencana investasi di Kalimantan Utara,…

Senin, 10 Desember 2018 12:50

Non Pertambangan Kurang Dilirik Eksportir

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara tidak hanya memiliki potensi di…

Senin, 10 Desember 2018 09:57

Infrastruktur Pengaruhi Geliat Ekonomi

TANJUNG SELOR – Salah satu poin di Rencana Pembangunan Jangka…

Minggu, 09 Desember 2018 11:24

Kabupaten dan Kota Diinstruksikan Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:37

Oktober, Serapan 61,7 Persen

SERAPAN anggaran Pemkab Bulungan hingga Oktober lalu sebesar Rp 797,7…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .