MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 10 Maret 2018 14:07
Rumah PNS Masuk Forum Jual Beli, Plt Wali Kota Akan Beri Sanksi
DIJADIKAN PELUANG INVESTASI: Perumahan PNS di Kelurahan Juata Permai diperuntukkan bagi kesejahteraan pegawai. Namun, ada beberapa oknum yang menjualnya.

PROKAL.CO, TARAKAN – Perumahan pegawai negeri sipil di Kelurahan Juata Permai merupakan salah satu fasilitas yang disiapkan Pemerintah Kota Tarakan. Namun, peluang tersebut ternyata disalahgunakan.

Terungkap ke publik adanya indikasi jual beli perumahan PNS yang dilakukan oknum. Itu diketahui melalui media sosial Facebook. Bahkan, ada beberapa pengguna Facebook yang menawarkan rumah di perumahan PNS itu.

Saat awak media menelusuri kebenaran informasi tersebut dengan menelepon salah satu nomor yang bisa dihubungi, ternyata postingan tersebut benar adanya. Sumber yang tak mau menyebutkan namanya itu mengakui kalau ia sedang menjual rumahnya di perumahan PNS.

Sumber tersebut bahkan berani menjamin bahwa rumah yang akan dijualnya itu aman untuk dimiliki masyarakat umum. “Aman Pak, aman banget Pak, 200 persen aman,” ujarnya.

Harga yang ditawarkan seperti yang tertera dalam postingan pun masih bisa dinegosiasi. “Mas nawar berapa? Kalau cocok bisa aja,” timpalnya.

Menurutnya, sudah banyak calon pembeli yang menanyakan penawaran rumah yang akan dijualnya. Namun, belum ada yang deal. Beberapa terkendala soal pinjaman di bank. Padahal, mereka sudah melihat rumah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat, dengan tegas melarang rumah PNS diperjualbelikan ke masyarakat umum, karena memang diperuntukkan bagi kesejahteraan PNS.

Arief pun sangat menyayangkan jika hal itu sampai dilakukan PNS. Rumah yang mestinya ditawarkan untuk kesejahteraan pegawai, kata dia, justru dijadikan investasi. Menurutnya, tindakan itu sudah di luar dari esensi dibangunnya perumahan tersebut.

“Kalau bicara tentang aturan, tidak boleh. Dan, tujuan untuk dibangun tidak boleh. Artinya, dia sudah tidak sesuai dengan sasarannya. Kita mau menyejahterakan pegawai, bagaimana pegawai di akhir jabatannya lalu dia punya rumah. Sehingga, kalau dia menjualnya melanggar aturan,” ujar Arief, Jumat (9/3).

Dia juga menegaskan bakal memberi sanksi bagi oknum PNS yang kedapatan menjual rumahnya untuk masyarakat umum. “Yang jelas, kalau PNS menjual ke umum, tidak boleh. “Pasti ada sanksinya, semua ada aturannya,” tegasnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:06

Loh Kenapa Bah...?? Tarakan Dicoret dari Jatah Jargas

TARAKAN – Warga yang belum masuk daftar pemasangan jaringan gas…

Rabu, 12 Desember 2018 09:59

Di Daerah Ini, Pertamini Mulai Menjamur

TARAKAN - Usaha penjualan bahan bakar minyak dengan nama plesetan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:56

Rencana Penutupan Lokalisasi, Pemkot Di-deadline hingga Akhir Tahun

TARAKAN – Belum ada tanda-tanda akan ditutupnya lokalisasi di Tarakan,…

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .