MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 09 Maret 2018 14:54
Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan
KETAHANAN PANGAN: Gubernur Kaltara H Irianto Lambrie bertemu dengan beberapa pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Kadin, Kamis (8/3).

PROKAL.CO, align="left">JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menghadiri acara Jakarta Food Security Summit (JFSS) ke-4 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Kamis (8/3).

 

Selain memenuhi undangan, kehadiran Gubernur dalam kegiatan ini juga karena melihat pentingnya sektor pangan dalam kehidupan. Untuk diketahui, acara yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), itu mengambil tema “Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan”.

 

Dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, kegiatan yang rencananya diselenggarakan selama 2 hari, itu dihadiri oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan sejumlah menteri terkait. Di antaranya, Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Pertanian, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta pejabat negara lainnya.

 

Disampaikan Gubernur, Wapres menyampaikan beberapa hal, terkait pangan. “Apa yang disampaikan Pak Wapres tadi sangat bagus. Dimana berbicara tentang ketahanan pangan, kita dihadapkan pada sikap optimisme dan pesimisme. Sesungguhnya sikap pesimisme di samping merupakan tantangan, justru bisa menjadi peluang bisnis yang besar bagi dunia usaha,” ujarnya.

 

Kekurangan pangan, menurut Gubernur mengutip pernyataan Wapres, tidak bisa digantikan. Karena ketahanan pangan menjadi hal yang penting dan strategis bagi ketahanan nasional suatu negara atau bangsa.

 

Wapres menyampaikan, kebutuhan pangan di Indonesia, tumbuh 3 persen per tahun. Ini berdasar dengan pertumbuhan penduduk. “Di bidang pangan, kita dihadapkan dengan beberapa tantangan. Antara lain, perubahan iklim, ketersediaan air, pertumbuhan penduduk yang tak terkendali, urbanisasi, serta semakin berkurangnya lahan pertanian,” ujarnya.

 

Kondisi menurunnya produksi pangan akibat beberapa kendala itu, berpengaruh pada kenaikan harga pangan yang melonjak. “Dari tantangan itu, kita perlu menyikapinya dengan melakukan beberapa hal. Di antaranya mengikuti teknologi, dengan berbagai riset. Kemudian menjaga lingkungann, memperbaiki sistem pengairan, pengendalian penduduk. Dan yang tak kalah penting memperbaiki sistem logistik,” ujarnya.

 

Terkait dengan logistik, pemerintah sendiri, katanya, telah berusaha untuk meningkatkan daya beli para petani. Salah satunya dengan pembangunan Tol Laut, yang dapat menurunkan ongkos logistik di Tanah Air. “Indonesia negara kepulauan, ongkos logistik pasti lebih mahal. Karena itu sistem perdagangan logistik kita diperbaiki, ada Tol Laut misalnya. Kalau tidak ada sistem logistik yang baik maka daya beli petani tidak seimbang, nilai tukar petani tidak seimbang. Harga jagung di daerah murah, tapi membeli sabun mahal,” ujar Gubernur menyampaikan apa yang dikatakan Wapres.

 

Dalam kesempatan JFSS itu, juga ditekankan soal pentingnya ketahanan pangan. Kepada pelaku usaha, diharapkan bisa bermitra dengan para petani.

“Termasuk di Kaltara. Kita berharap bagaimana para pengusaha bermitra dengan petani, dalam upaya meningkatkan produktivitas dengan teknologi, modal dan pemasaran yang baik,” katanya.

 

Selain mendengarkan pengarahan dari Wapres, di sela-sela mengikuti kegiatan itu, Gubernur menyempatkan juga untuk bertemu dengan beberapa pengusaha besar Indonesia yang tergabung dalam organisasi Kadin. Utamanya, dalam rangka untuk menawarkan potensi investasi di Kaltara.(humas)


BACA JUGA

Selasa, 12 Juni 2018 15:24

Desain Konstruksi PLTA Kayan Tinggal Pleno

TANJUNG SELOR – Sampai saat ini, sudah 7 perizinan dikantongi PT Kayan Hydro Energi (KHE) dalam…

Selasa, 12 Juni 2018 15:22
Perundingan OPB Indonesia-Malaysia Hampir Tuntas

Kemenko Polhukam Dukung Pembangunan PLBN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan Kementerian Koordinator…

Selasa, 12 Juni 2018 15:21

Bantuan Negara Pendonor Diumumkan Akhir Juni

TANJUNG SELOR – Masuknya Kalimantan Utara sebagai anggota Governor’s Climate and Forest (GCF) Task…

Jumat, 08 Juni 2018 15:25

Gubernur Beri Kesempatan kepada Pejabat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie selaku pejabat pembina kepegawaian menginstruksikan…

Jumat, 08 Juni 2018 15:23

Peringati HLUN, PKK Berbagi dengan Lansia

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan…

Jumat, 08 Juni 2018 15:22

Open House Gubernur, Wagub dan Sekprov Disatukan

TANJUNG SELOR – Seperti tahun sebelumnya, open house Lebaran Idulfitri Gubernur, Wakil Gubernur…

Jumat, 08 Juni 2018 15:20

Gubernur Ikuti Penguatan Kapasitas Pemimpin Indonesia

JAKARTA - Bersama sejumlah menteri kabinet kerja, pimpinan lembaga negara non kementerian, serta gubernur…

Jumat, 08 Juni 2018 15:18

DPKP-Biro Humpro Kampanyekan GCPL

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara menandatangani kerja sama…

Kamis, 07 Juni 2018 15:31

Pencairan THR Sudah 97 Persen

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13 dan tunjangan hari…

Kamis, 07 Juni 2018 15:30

Gubernur Hadiri Peluncuran Rencana Aksi Nasional

JAKARTA - Usai mengikuti rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .