MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 09 Maret 2018 14:54
Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan
KETAHANAN PANGAN: Gubernur Kaltara H Irianto Lambrie bertemu dengan beberapa pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Kadin, Kamis (8/3).

PROKAL.CO, align="left">JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menghadiri acara Jakarta Food Security Summit (JFSS) ke-4 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Kamis (8/3).

 

Selain memenuhi undangan, kehadiran Gubernur dalam kegiatan ini juga karena melihat pentingnya sektor pangan dalam kehidupan. Untuk diketahui, acara yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), itu mengambil tema “Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan”.

 

Dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, kegiatan yang rencananya diselenggarakan selama 2 hari, itu dihadiri oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan sejumlah menteri terkait. Di antaranya, Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Pertanian, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta pejabat negara lainnya.

 

Disampaikan Gubernur, Wapres menyampaikan beberapa hal, terkait pangan. “Apa yang disampaikan Pak Wapres tadi sangat bagus. Dimana berbicara tentang ketahanan pangan, kita dihadapkan pada sikap optimisme dan pesimisme. Sesungguhnya sikap pesimisme di samping merupakan tantangan, justru bisa menjadi peluang bisnis yang besar bagi dunia usaha,” ujarnya.

 

Kekurangan pangan, menurut Gubernur mengutip pernyataan Wapres, tidak bisa digantikan. Karena ketahanan pangan menjadi hal yang penting dan strategis bagi ketahanan nasional suatu negara atau bangsa.

 

Wapres menyampaikan, kebutuhan pangan di Indonesia, tumbuh 3 persen per tahun. Ini berdasar dengan pertumbuhan penduduk. “Di bidang pangan, kita dihadapkan dengan beberapa tantangan. Antara lain, perubahan iklim, ketersediaan air, pertumbuhan penduduk yang tak terkendali, urbanisasi, serta semakin berkurangnya lahan pertanian,” ujarnya.

 

Kondisi menurunnya produksi pangan akibat beberapa kendala itu, berpengaruh pada kenaikan harga pangan yang melonjak. “Dari tantangan itu, kita perlu menyikapinya dengan melakukan beberapa hal. Di antaranya mengikuti teknologi, dengan berbagai riset. Kemudian menjaga lingkungann, memperbaiki sistem pengairan, pengendalian penduduk. Dan yang tak kalah penting memperbaiki sistem logistik,” ujarnya.

 

Terkait dengan logistik, pemerintah sendiri, katanya, telah berusaha untuk meningkatkan daya beli para petani. Salah satunya dengan pembangunan Tol Laut, yang dapat menurunkan ongkos logistik di Tanah Air. “Indonesia negara kepulauan, ongkos logistik pasti lebih mahal. Karena itu sistem perdagangan logistik kita diperbaiki, ada Tol Laut misalnya. Kalau tidak ada sistem logistik yang baik maka daya beli petani tidak seimbang, nilai tukar petani tidak seimbang. Harga jagung di daerah murah, tapi membeli sabun mahal,” ujar Gubernur menyampaikan apa yang dikatakan Wapres.

 

Dalam kesempatan JFSS itu, juga ditekankan soal pentingnya ketahanan pangan. Kepada pelaku usaha, diharapkan bisa bermitra dengan para petani.

“Termasuk di Kaltara. Kita berharap bagaimana para pengusaha bermitra dengan petani, dalam upaya meningkatkan produktivitas dengan teknologi, modal dan pemasaran yang baik,” katanya.

 

Selain mendengarkan pengarahan dari Wapres, di sela-sela mengikuti kegiatan itu, Gubernur menyempatkan juga untuk bertemu dengan beberapa pengusaha besar Indonesia yang tergabung dalam organisasi Kadin. Utamanya, dalam rangka untuk menawarkan potensi investasi di Kaltara.(humas)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:13

Menteri PU Dukung Percepatan KBM

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki…

Rabu, 12 Desember 2018 10:12

Kaltara Urutan 19 Indeks Kesiapan Geospasial

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan,…

Rabu, 12 Desember 2018 10:11

IPD Naik, Dimensi Penyelenggaraan Pemdes Tertinggi

JAKARTA –  Berdasarkan pendataan potensi desa (Podes) 2018 yang dilakukan…

Rabu, 12 Desember 2018 10:10

Hari Nusantara dan Bela Negara Digabung

TANJUNG SELOR – Hari Nusantara dan Bela Negara 2018 akan…

Selasa, 11 Desember 2018 10:31

Genjot Penyelesaian RUPM untuk Tarik Investor

JAKARTA – Perencanaan penanaman modal yang konsisten dalam jangka panjang…

Selasa, 11 Desember 2018 10:30

Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

JAKARTA – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie,…

Selasa, 11 Desember 2018 10:29

716 ASN Akan Ikuti Pemetaan Kompetensi

TANJUNG SELOR – Sebanyak 716 aparatur sipil negara (ASN) jabatan…

Selasa, 11 Desember 2018 10:28

Hari Disabilitas Diramaikan Pentas Seni

TANJUNG SELOR – Sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan wawasan…

Senin, 10 Desember 2018 13:04

12 Peserta SKB Dipastikan Gugur

TANJUNG SELOR – Seleksi kompetensi bidang (SKB) penerimaan CPNS Pemprov…

Senin, 10 Desember 2018 13:03

Workshop SAKIP Diharapkan Ubah Pola Pikir

JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kalimantan Utara H Syaiful…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .