MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 09 Maret 2018 14:34
Defisit Berdampak ke Pertumbuhan Ekonomi
Maibu B Sugiharto

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan mencatat pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan yang tidak signifikan. Kondisi ini dipengaruhi defisit anggaran sejak 2016.

Kepala BPS Bulungan Maibu B Sugiharto mengatakan, menurunnya keuangan daerah secara tidak langsung memengaruhi sektor yang memiliki ketergantungan terhadap APBD. Di antaranya pembangunan infrastruktur.

“Perhitungan pertumbuhan ekonomi di Bulungan dapat dilihat dari beberapa sektor. Di antaranya pertanian, pertambangan, konstruksi dan jasa. Secara keseluruhan pada 2016 lalu mengalami kenaikan 2,7 persen, untuk 2017 BPS masih melakukan perhitungan,” ujarnya, Kamis (8/3).

Dijelaskan, berdasarkan hasil pendaftaran Sensus Ekonomi 2016 tercatat 11.031 perusahaan non pertanian yang dikelompokkan dalam 15 kategori lapangan usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2015. Bila dibedakan menurut skala usaha, yakni 10.813 perusahaan (98,02 persen) berskala usaha mikro kecil (UMK) dan 218 perusahaan (1,98 persen) berskala usaha menengah besar (UMB).

Perusahaan menurut lapangan usaha berdasarkan data pihaknya, didominasi oleh perdagangan besar eceran dan reparasi kendaraan bermotor 5.472 (49,61 persen) dari seluruh usaha yang ada di Kabupaten Bulungan.

“Hampir di setiap daerah pertumbuhan ekonomi sektor pertambangan dan penggalian masih berpengaruh besar, kemudian disusul sektor pertanian yang memiliki peluang besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Bulungan,” ujarnya.

Selain masih adanya ketersediaan lahan, pihaknya juga melihat sektor pertanian pun dapat menyerap tenaga kerja lokal. Saat ini, kata dia, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada 2016 lalu mengalami kenaikan, yakni 18,06 persen dibanding tahun sebelumnya, disusul industri pengolahan 14,35 persen dan konstruksi 10 persen.

Untuk sektor jasa dan pelayanan di Tanjung selor, pihaknya juga melihat memiliki peluang besar untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Namun, Pemkab harus mampu berinovasi.

“Untuk sektor jasa, perdagangan, restoran dan akomodasi memiliki peluang besar untuk menambah PAD. Di Tanjung Selor pertumbuhannya mencapai 7,51 persen, kondisi ini disebabkan statusnya yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian,” ungkapnya. (*/isa/fen)


BACA JUGA

Senin, 10 September 2018 15:09

Rp 100 Miliar untuk Pelaku Usaha

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindakop dan UKM)…

Senin, 10 September 2018 15:04

Sulit Tentukan HET Daging Ayam

TANJUNG SELOR – Belum adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) ayam, jadi celah pedegang menetapkan…

Senin, 10 September 2018 15:03

Ongkos Angkut Disetarakan Harga dengan SOA

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltara tengah menyusun rancangan…

Senin, 10 September 2018 14:48

Harga Masih Anjlok

MESKI kurs dolar menguat dan diprediksi sebagian pengamat ekonomi lokal, bakal berdampak positif terhadap…

Senin, 10 September 2018 14:46

Produksi Tambak Udang Masih Jauh dari Harapan

TARAKAN – Potensi budidaya tambak diharapkan mampu bersaing menjadi salah satu sektor yang membangkitkan…

Jumat, 07 September 2018 14:21

Berhemat, Solusi Hadapi Melemahnya Rupiah

NILAI tukar rupiah yang mencapai Rp 15 ribu per USD 1, membuat masyarakat kian panik. Namun, kenaikan…

Jumat, 07 September 2018 14:17

Dolar Naik, Momentum Genjot Ekspor

TARAKAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hendik Sudaryanto bersyukur,…

Kamis, 06 September 2018 17:27

Budidaya Rumput Laut Perlu Diatur

BUDIDAYA rumput laut di Kaltara cukup menjanjikan. Beberapa petani rumput laut, baik di Tarakan maupun…

Kamis, 06 September 2018 17:21

Agustus, Tarakan Alami Deflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam mengendalikan inflasi, masih terjaga.…

Kamis, 06 September 2018 17:16

Dolar Melonjak, Hindari Belanja Barang Impor

TARAKAN - Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika yang mencapai puncaknya dalam dua hari terakhir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .