MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 04 Maret 2018 14:49
Harga TBS dan CPO Cenderung Stabil
MASIH POTENSI: Perkebunan kelapa sawit di Kaltara mulai menjamur, namun tidak berdampak pada harga TBS dan CPO.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara sudah menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk bulan Maret ini, setelah dilakukan pembahasan antara pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) dengan pekebun.

Berdasarkan kesepakatan 1 Maret lalu, ditetapkan harga TBS paling rendah adalah Rp 1.436.89 per kilogram untuk tanaman berumur 3 tahun dan tertinggi Rp 1.632,20 per kg untuk tanaman berusia 10-20 tahun.

Kepala DPKP Kaltara Andi Santiaji menyebut, harga TBS masih cukup stabil. Meski, harga TBS bulan ini sedikit mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan Februari. Harga TBS per Februari berada di kisaran Rp 1.437,55 (umur tanaman 3 tahun) hingga Rp 1.633,18 (umur tanaman 10-20 tahun).

“Untuk TBS, grafiknya cenderung stabil,” ujar Santiaji, Jumat (2/3). 

Santiaji menuturkan, penentuan harga TBS didasarkan pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 1/Permentan/KB.120/1/2018 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun. Penentuan harga tersebut dirapatkan setiap akhir bulan dengan maksimal tanggal 1 setiap bulannya harus sudah ditetapkan.

Selain TBS, Santiaji juga menyampaikan bahwa batas harga penjualan crude palm oil (CPO) pada Maret adalah sebesar Rp 7.607 per kg. Harga tersebut berlaku secara merata untuk seluruh usia tanaman kelapa sawit. Harga CPO bulan ini juga tercatat mengalami penurunan dibandingkan bulan lalu yang ada di harga Rp 7.702,18 per kg.

Menurutnya, harga CPO juga cenderung stabil. Jika dibandingkan dengan skala bulanan atau tahunan, fluktuasi pergerakan harganya tidak terlalu tinggi. Nilainya tidak sampai menyentuh angka Rp 100.

“Harga CPO juga cenderung stabil dari tahun ke tahun,” tegasnya.

Stabilnya harga CPO ini dikarenakan adanya kesepakatan antara pabrik kelapa sawit dengan pembeli, baik di dalam maupun luar negeri. Kesepakatan harga tersebut, membuat PKS dapat menetapkan standar harga terendah dalam penjualan CPO.

“Itu yang membuat harga CPO bisa stabil,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 12:56

Pengawasan Bahan Pokok Diperketat

TANJUNG SELOR – Ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian…

Senin, 10 Desember 2018 12:52

Banyak Wajib Pajak Tak Patuh

TARAKAN – Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Tarakan Fery Choly…

Senin, 10 Desember 2018 12:51

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Wanti-wanti terhadap rencana investasi di Kalimantan Utara,…

Senin, 10 Desember 2018 12:50

Non Pertambangan Kurang Dilirik Eksportir

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara tidak hanya memiliki potensi di…

Senin, 10 Desember 2018 09:57

Infrastruktur Pengaruhi Geliat Ekonomi

TANJUNG SELOR – Salah satu poin di Rencana Pembangunan Jangka…

Minggu, 09 Desember 2018 11:24

Kabupaten dan Kota Diinstruksikan Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:37

Oktober, Serapan 61,7 Persen

SERAPAN anggaran Pemkab Bulungan hingga Oktober lalu sebesar Rp 797,7…

Jumat, 07 Desember 2018 11:38

Akan Tambah Produksi Bawang Merah

TANJUNG SELOR – Bawang merah akan dijadikan komoditas unggulan oleh…

Jumat, 07 Desember 2018 11:32

Pertanian dan Perkebunan Berpotensi Dikembangkan

TANJUNG SELOR – Pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Kalimantan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

PPN dan PPh Hanya Dongkrak 10 Persen

TARAKAN – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tarakan masih harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .