MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 28 Februari 2018 12:54
Bayi Hydrocephalus Ditinggal Ibu
BAYI MALANG: Bayi penderita hydrocephalus masih berada di RSUD Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Malang sekali nasib seorang bayi yang diperkirakan berusia di bawah 5 bulan. Sudah menderita penyakit hydrocephalus atau penumpukan cairan di dalam otak, ia pun ditinggal ibunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Itu diketahui setelah foto anak yang belum diketahui identitasnya itu tersebar di media sosial. Disebutkan kalau bayi tersebut sebenarnya memiliki ibu bernama Lailatinur yang tinggal di Kelurahan Kampung Satu. Namun, ia tak kunjung mengambil anaknya setelah dibawa ke RSUD Tarakan.

Kabar itu dibenarkan Manajer Pelayanan Pasien RSUD Tarakan Sugiono. Menurutnya, bayi tersebut sebenarnya sudah berada beberapa hari di RSUD Tarakan untuk keperluan operasi atas penyakit yang dideritanya. 

Namun, setelah dioperasi dan boleh pulang, keluarganya tak kunjung datang untuk mengambil. Pihak rumah sakit pun bingung mencari keberadaan keluarganya.

Menurut Sugiono, bayi tersebut pertama kali dibawa oleh Hendra yang mengaku teman ibunya, beberapa hari lalu. Ia membantu Lailatinur karena kasihan tidak memiliki keluarga di Tarakan, hanya menumpang hidup di rumah kakak angkatnya.

Namun, karena waktu itu tidak jelas pembiayaannya, pihak rumah sakit sementara menginapkan di ruang rawat inap, sambil menunggu kejelasan pembiayaan dan kepastian siapa keluarga yang sebenarnya.

“Si bayi ternyata sakit hydrocephalus, kepalanya besar. Oke, masuk ke ruang Bougenfile. Terus petugas di ruang tersebut menelepon ke saya, Pak Sugiono coba ke sini, ini pasien bagaimana pembiayaannya? Katanya tidak punya keluarga dan lain-lain,” ujar Sugiono kepada awak media, Selasa (27/2).

Namun, setelah ditunggu-tunggu tidak ada juga pihak keluarganya yang datang menjenguk. Ia kemudian melihat keterangan di blangko rekam medis yang mencantumkan nama ibunya, Lailatinur, serta nomor handphone Hendra yang mengantarkan anak itu ke RSUD Tarakan. Ia pun langsung berkoordinasi dengan kedua orang itu.

“Saya investigasi dulu sama Lailatinur, katanya dia ikut sama teman saja, yakni kakak angkat. Sedangkan si Hendra ia kenal saja dari temannya,” tutur Sugiono menceritakan hasil pertemuannya dengan ibu bayi itu.

Dari keterangan Lailatinur yang diperolehnya, ibunya memang tidak memiliki identitas kependudukan yang jelas. Bahkan, tempat asalnya dan orangtua serta di mana saudaranya pun tidak tahu, hanya menyebutkan berasal dari Kalimantan Tengah.

Sementara di Tarakan, Lailatinur mengaku pernah bekerja di rumah biliar di Jalan Kusuma Bangsa. Ia juga hanya tinggal di rumah teman-temannya. Sehingga, tidak punya identitas yang jelas.

Ketidakjelasan identitas ini membuat Sugiono bingung untuk keperluan pembiayaan operasi bayi tersebut. Namun, ia kemudian berpikir masih ada jalan untuk mengajukan bantuan ke Dinas Sosial Kaltara, dengan cara harus dilengkapi surat keterangan dari RT tempat tinggal Lailatinur. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 15:39

Pemkot Belum Serahkan KUA-PPAS

PEMBAHASAN Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tarakan mestinya sudah…

Kamis, 20 September 2018 16:09

Awasi Penyebaran Berita di Medsos

TARAKAN – Media sosial menjadi salah satu sarana yang diawasi Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan…

Rabu, 19 September 2018 14:26

Hujan Deras, Jalan Jadi Kolam Air

TARAKAN - Cuaca Tarakan saat ini sedang tidak bisa diprediksi. Pasalnya kapan saja hujan deras yang…

Selasa, 18 September 2018 14:49

Terlambat Sampaikan LADK, Parpol Disanksi

MALINAU – Partai-partai politik peserta pemilu tahun depan, tidak hanya harus mempersiapkan berkas…

Selasa, 18 September 2018 14:47

Aksi Bela Rupiah Diwarnai Kericuhan

TARAKAN – Aksi unjuk rasa menyikapi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang digelar…

Selasa, 18 September 2018 14:32

Wawali Curigai Anjab Belum Selesai

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan menjadi satu-satunya yang tidak mendapatkan alokasi formasi…

Senin, 17 September 2018 17:34

Security Perusahaan di Berau Alami Kecelakaan

TARAKAN - Nasib malang dialami seorang pekerja di salah satu perusahaan besar di Berau bernama Jepri…

Senin, 17 September 2018 17:31

Polisi Serahkan Berkas ke Kejaksaan

TARAKAN - Juli lalu masyarakat Tarakan dihebohkan dengan pembongkaran makam bayi yang dilakukan oleh…

Senin, 17 September 2018 17:29

Jaga Fasilitas Transportasi

MALINAU - Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, bersama dengan Unit Pengelola Bandara Robert Atty Bessing…

Senin, 17 September 2018 17:15

Pembahasan APBD-P 2018 Tarakan Terancam Molor

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan hingga saat ini belum menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .