MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 28 Februari 2018 12:54
Bayi Hydrocephalus Ditinggal Ibu
BAYI MALANG: Bayi penderita hydrocephalus masih berada di RSUD Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Malang sekali nasib seorang bayi yang diperkirakan berusia di bawah 5 bulan. Sudah menderita penyakit hydrocephalus atau penumpukan cairan di dalam otak, ia pun ditinggal ibunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Itu diketahui setelah foto anak yang belum diketahui identitasnya itu tersebar di media sosial. Disebutkan kalau bayi tersebut sebenarnya memiliki ibu bernama Lailatinur yang tinggal di Kelurahan Kampung Satu. Namun, ia tak kunjung mengambil anaknya setelah dibawa ke RSUD Tarakan.

Kabar itu dibenarkan Manajer Pelayanan Pasien RSUD Tarakan Sugiono. Menurutnya, bayi tersebut sebenarnya sudah berada beberapa hari di RSUD Tarakan untuk keperluan operasi atas penyakit yang dideritanya. 

Namun, setelah dioperasi dan boleh pulang, keluarganya tak kunjung datang untuk mengambil. Pihak rumah sakit pun bingung mencari keberadaan keluarganya.

Menurut Sugiono, bayi tersebut pertama kali dibawa oleh Hendra yang mengaku teman ibunya, beberapa hari lalu. Ia membantu Lailatinur karena kasihan tidak memiliki keluarga di Tarakan, hanya menumpang hidup di rumah kakak angkatnya.

Namun, karena waktu itu tidak jelas pembiayaannya, pihak rumah sakit sementara menginapkan di ruang rawat inap, sambil menunggu kejelasan pembiayaan dan kepastian siapa keluarga yang sebenarnya.

“Si bayi ternyata sakit hydrocephalus, kepalanya besar. Oke, masuk ke ruang Bougenfile. Terus petugas di ruang tersebut menelepon ke saya, Pak Sugiono coba ke sini, ini pasien bagaimana pembiayaannya? Katanya tidak punya keluarga dan lain-lain,” ujar Sugiono kepada awak media, Selasa (27/2).

Namun, setelah ditunggu-tunggu tidak ada juga pihak keluarganya yang datang menjenguk. Ia kemudian melihat keterangan di blangko rekam medis yang mencantumkan nama ibunya, Lailatinur, serta nomor handphone Hendra yang mengantarkan anak itu ke RSUD Tarakan. Ia pun langsung berkoordinasi dengan kedua orang itu.

“Saya investigasi dulu sama Lailatinur, katanya dia ikut sama teman saja, yakni kakak angkat. Sedangkan si Hendra ia kenal saja dari temannya,” tutur Sugiono menceritakan hasil pertemuannya dengan ibu bayi itu.

Dari keterangan Lailatinur yang diperolehnya, ibunya memang tidak memiliki identitas kependudukan yang jelas. Bahkan, tempat asalnya dan orangtua serta di mana saudaranya pun tidak tahu, hanya menyebutkan berasal dari Kalimantan Tengah.

Sementara di Tarakan, Lailatinur mengaku pernah bekerja di rumah biliar di Jalan Kusuma Bangsa. Ia juga hanya tinggal di rumah teman-temannya. Sehingga, tidak punya identitas yang jelas.

Ketidakjelasan identitas ini membuat Sugiono bingung untuk keperluan pembiayaan operasi bayi tersebut. Namun, ia kemudian berpikir masih ada jalan untuk mengajukan bantuan ke Dinas Sosial Kaltara, dengan cara harus dilengkapi surat keterangan dari RT tempat tinggal Lailatinur. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:06

Loh Kenapa Bah...?? Tarakan Dicoret dari Jatah Jargas

TARAKAN – Warga yang belum masuk daftar pemasangan jaringan gas…

Rabu, 12 Desember 2018 09:59

Di Daerah Ini, Pertamini Mulai Menjamur

TARAKAN - Usaha penjualan bahan bakar minyak dengan nama plesetan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:56

Rencana Penutupan Lokalisasi, Pemkot Di-deadline hingga Akhir Tahun

TARAKAN – Belum ada tanda-tanda akan ditutupnya lokalisasi di Tarakan,…

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .