MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 28 Februari 2018 12:54
Bayi Hydrocephalus Ditinggal Ibu
BAYI MALANG: Bayi penderita hydrocephalus masih berada di RSUD Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Malang sekali nasib seorang bayi yang diperkirakan berusia di bawah 5 bulan. Sudah menderita penyakit hydrocephalus atau penumpukan cairan di dalam otak, ia pun ditinggal ibunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Itu diketahui setelah foto anak yang belum diketahui identitasnya itu tersebar di media sosial. Disebutkan kalau bayi tersebut sebenarnya memiliki ibu bernama Lailatinur yang tinggal di Kelurahan Kampung Satu. Namun, ia tak kunjung mengambil anaknya setelah dibawa ke RSUD Tarakan.

Kabar itu dibenarkan Manajer Pelayanan Pasien RSUD Tarakan Sugiono. Menurutnya, bayi tersebut sebenarnya sudah berada beberapa hari di RSUD Tarakan untuk keperluan operasi atas penyakit yang dideritanya. 

Namun, setelah dioperasi dan boleh pulang, keluarganya tak kunjung datang untuk mengambil. Pihak rumah sakit pun bingung mencari keberadaan keluarganya.

Menurut Sugiono, bayi tersebut pertama kali dibawa oleh Hendra yang mengaku teman ibunya, beberapa hari lalu. Ia membantu Lailatinur karena kasihan tidak memiliki keluarga di Tarakan, hanya menumpang hidup di rumah kakak angkatnya.

Namun, karena waktu itu tidak jelas pembiayaannya, pihak rumah sakit sementara menginapkan di ruang rawat inap, sambil menunggu kejelasan pembiayaan dan kepastian siapa keluarga yang sebenarnya.

“Si bayi ternyata sakit hydrocephalus, kepalanya besar. Oke, masuk ke ruang Bougenfile. Terus petugas di ruang tersebut menelepon ke saya, Pak Sugiono coba ke sini, ini pasien bagaimana pembiayaannya? Katanya tidak punya keluarga dan lain-lain,” ujar Sugiono kepada awak media, Selasa (27/2).

Namun, setelah ditunggu-tunggu tidak ada juga pihak keluarganya yang datang menjenguk. Ia kemudian melihat keterangan di blangko rekam medis yang mencantumkan nama ibunya, Lailatinur, serta nomor handphone Hendra yang mengantarkan anak itu ke RSUD Tarakan. Ia pun langsung berkoordinasi dengan kedua orang itu.

“Saya investigasi dulu sama Lailatinur, katanya dia ikut sama teman saja, yakni kakak angkat. Sedangkan si Hendra ia kenal saja dari temannya,” tutur Sugiono menceritakan hasil pertemuannya dengan ibu bayi itu.

Dari keterangan Lailatinur yang diperolehnya, ibunya memang tidak memiliki identitas kependudukan yang jelas. Bahkan, tempat asalnya dan orangtua serta di mana saudaranya pun tidak tahu, hanya menyebutkan berasal dari Kalimantan Tengah.

Sementara di Tarakan, Lailatinur mengaku pernah bekerja di rumah biliar di Jalan Kusuma Bangsa. Ia juga hanya tinggal di rumah teman-temannya. Sehingga, tidak punya identitas yang jelas.

Ketidakjelasan identitas ini membuat Sugiono bingung untuk keperluan pembiayaan operasi bayi tersebut. Namun, ia kemudian berpikir masih ada jalan untuk mengajukan bantuan ke Dinas Sosial Kaltara, dengan cara harus dilengkapi surat keterangan dari RT tempat tinggal Lailatinur. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 14:47

BISANYA TUH NAH..!! Terduga Money Politic Menghilang

MENJELANG pesta demokrasi di Kota Tarakan berbagai macam cara dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:44

Cegah Serangan Fajar, Panwaslu Lakukan Pengawasan Siang dan Malam

TARAKAN — Praktek bagi-bagi uang atau yang istilah kerennya“serangan fajar” menjadi…

Jumat, 22 Juni 2018 15:43

Ribuan Massa Hadiri Kampanye Akbar Pasangan OKE

TARAKAN – Rapat umum terbuka atau kampanye akbar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota…

Jumat, 22 Juni 2018 15:40

Kenakalan Remaja Bikin Resah

TARAKAN – Keluhan masyarakat terkait maraknya kelompok remaja yang melakukan balap liar di malam…

Jumat, 22 Juni 2018 15:30

Ratusan Warga Serbu Kantor Disdukcapil

WAKTU libur yang panjang bagi aparatur sipil negara (ASN), membuat pelayanan sempat terhenti. Akibatnya,…

Jumat, 22 Juni 2018 15:08

Pemkot Tarakan Bersikap Tegas, Beri Sanksi Dua ASN Terlibat Politik

TARAKAN - Hari pertama masuk kerja pascacuti bersama, Kamis (21/6), Pemerintah Kota Tarakan langsung  menjatuhkan…

Kamis, 21 Juni 2018 15:13

Jalan di Perumahan PNS Rusak

TARAKAN – Pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terutama soal infrastruktur masih…

Kamis, 21 Juni 2018 15:12

Pajak Tiket Bioskop Dipatok 35 Persen

TARAKAN – Beroperasinya bioskop XXI pascalibur Lebaran, terancam batal. Padahal, masyarakat Bumi…

Kamis, 21 Juni 2018 14:58

DEBAT KURANG GEREGET, KPU Tarakan Beralasan Minim Anggaran

TARAKAN – Debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tarakan telah berlangsung di Kayan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:51

Sidak Hari Pertama Kerja

DALAM rangka mengawasi kinerja aparatur sipil negara (ASN), Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .