MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 25 Februari 2018 14:38
Albothyl Resmi Dilarang, Penarikan Di-deadline Sebulan
TAK BOLEH BEREDAR: Obat Albothly sudah dilarang dijual karena dinyatakan mengandung Policresulen.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Albothyl kini resmi dilarang dijual karena pembekuan izin edar obat yang mengandung Policresulen cairan obat luar konsentrat. Bahkan, surat edaran perihal penarikan obat tersebut sudah diberikan ke masing-masing apotek, tak terkecuali yang ada di Bulungan.

Penarikan itu berdasarkan surat PT Pharos Indonesia Nomor 045/EXT/QA-PI/I/2018 dan PT Faratu Nomor 047/EXT/QA/004/II/2018. Dalam surat tersebut tertuang bahwa Albothyl concentrate 5 mili liter (ml), 10 ml, 30 ml dan Medisio concentrate 5 ml dan 10 ml.

Penarikan dilakukan hingga ke area outlet terkecil yang menjual dan untuk sementara produk ini tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan kembali. Produk tersebut selanjutnya akan dikembalikan ke PT Pharos Indonesia dan PT Faratu. 

"Beberapa hari lalu surat edaran itu kami terima. Obat itu sudah tak ada kami jual," ucap Fikri, apoteker di Jalan Sengkawit, kemarin (24/2). 

Adanya surat resmi itu, maka produk ditarik melalui distributor. Selanjutnya diserahkan kembali ke pabriknya. Menurutnya, surat edaran dikeluarkan pabrik, lalu distributor yang bertugas menarik dari peredaran. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bulungan Idewan Budi Santoso mengakui surat edaran agar Albothyl ditarik dari peredaran pun dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terhitung sejak Rabu (21/2) lalu. 

"Adanya surat edaran itu kami tindaklanjuti terhadap apotek-apotek yang ada agar ditarik oleh distributor, lalu dikembalikan ke pabriknya," ujarnya. 

Jangka waktu yang diberikan untuk menarik obat itu paling lama sebulan. Apabila masih ditemukan apotek menjualbelikan obat jenis tersebut, bisa ditindaklanjuti.  "Sudah ada sanksi larangan. Bila masih ditemukan, kami serahkan ke Disperindagkop dan kepolisian," tegasnya. 

Di lain pihak, Kepala Balai POM Samarinda Fanani Mahmud mengatakan, proses penarikan produk obat diberi jangka waktu sebulan setelah adanya surat pemberitahuan. "Masyarakat agar tak lagi gunakan Albothyl, karena sudah ada indikasi yang mengandung dalam obat itu," ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 16:11

DLH Duga karena Sakit dan Stres

TARAKAN – Kondisi dua dari tiga beruang di hutan kota Sawah Lunto, Kelurahan Pamusian, Tarakan…

Kamis, 20 September 2018 16:05

Tenaga Pendidik Paling Banyak Tersedia di Malinau

KUOTA formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Malinau sudah dirilis. Sebanyak…

Kamis, 20 September 2018 16:03

Formasi Diumumkan Serentak lewat Website

TANJUNG SELOR – Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemprov Kaltara maupun 4 kabupaten…

Rabu, 19 September 2018 14:29

Tingkatkan Infrastruktur, Ekonomi Membaik

TANJUNG SELOR - Dalam beberapa tahun terakhir, Pemprov Kaltara fokus pembangunan infrastruktur untuk…

Rabu, 19 September 2018 14:24

Diharapkan Bakal Jadi Tulang Punggung Pertamina

Potensi minyak bumi di Kalimantan Utara kini tidak lagi hanya bertumpu pada eksplorasi di Tarakan dan…

Rabu, 19 September 2018 14:19

Beruang Madu di Sawa Lunto Kurus

TARAKAN - Beruang madu yang terdapat di Sawa Lunto atau lebih dikenal hutan kota oleh masyarakat Tarakan…

Rabu, 19 September 2018 14:17

Barang Ilegal Masuk Menggunakan Kapal Nelayan

PENGAWASAN terhadap barang-barang ilegal dari Tawau, Malaysia, dilakukan secara ketat oleh aparat keamanan…

Rabu, 19 September 2018 14:15

Kekerasan terhadap Perempuan Memprihatinkan

TANJUNG SELOR - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise menyatakan,…

Selasa, 18 September 2018 14:44

Warga Filipina Bawa Sabu 5 Kg

TANJUNG SELOR – Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infantri…

Selasa, 18 September 2018 14:42

Dua WNI yang Diculik Belum Terdeteksi

TANJUNG SELOR – Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia telah menindaklanjuti penculikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .