MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 21 Februari 2018 13:56
Pihak Sekolah Ngaku Kecolongan

Kejadian Anting-Anting Siswa Diembat Guru Palsu

TEMPAT KEJADIAN: Kepala SD Utama 1 Tarakan Widayadi menunjukkan lokasi pelaku menemui siswa di depan pintu masuk kelas II, Selasa (20/2).

PROKAL.CO, TARAKAN – Merasa kecolongan dengan kejadian pencurian anting-anting empat siswa, pihak SD Utama 1 Tarakan akhirnya memperketat pengawasan terhadap keluar masuk orang di dalam lingkungan sekolah, Selasa (20/2).

Kepala SD Utama 1 Tarakan Widayadi mengatakan, untuk mengantisipasi hal serupa, pihaknya akan menambah petugas satpam hingga memasang peralatan elektronik dalam rangka pengawasan.

“Kami akan merekrut satpam, karena satpam sekarang ini hanya dua. Dan kedua kami akan berusaha punya CCTV (closed-circuit television). Karena akan membantu polisi,” ujarnya, Selasa (20/2).

Khusus pengadaan CCTV, Widayadi berupaya bisa dianggarkan tahun ini juga melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pemkot Tarakan. Karena berkaca dari kejadian pencurian anting-anting itu, pengadaan CCTV dinilai mendesak.

Widayadi mengakui pihaknya memang kecolongan. “Kejadiannya kan pas hujan. Kalau hujan itu kan yang ngantar dan jemput bisa saja masuk, karena pintu gerbang dibuka. Biasanya si pengantar kalau pakai mobil langsung masuk, karena takut anak-anaknya kehujanan,” ungkapnya.

Selain itu, Widayadi mencurigai pelaku yang merupakan wanita dengan tanda berhijab dan berbehel itu sudah lama mengawasi situasi sekolah. Sehingga, tahu memanfaatkan kesempatan.  

Sebab, peristiwa itu terjadi pada saat jam sibuk sekolah, sekira pukul 12.00 Wita, dimana waktu itu adalah masa pergantian jadwal belajar siswa (masuk pagi dan siang). Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan aksinya.

Keterangan yang diperoleh Widayadi dari korban, begitu mendapatkan kesempatan masuk ke sekolah itu, wanita tersebut langsung mendatangi sejumlah siswa kelas II yang baru masuk sekolah. Namun, dia hanya menemui siswa di luar kelas.

“Setelah bel masuk, gurunya kan masuk, ternyata ada sekian anak belum datang, 6 orang itu. Rupanya masih di WC,” tutur Widayadi.

Seperti penuturan salah satu guru di sekolah itu, Eva, dari 6 siswa yang ditemui pelaku, empat di antaranya menyerahkan anting-anting. Sedangkan dua siswa lainnya tidak memberikan karena tidak menggunakan anting-anting.

Menurut Widayadi, untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, pelaku sampai rela menggigit kunci anting-anting yang melengket di telinga salah satu korban, karena sulit dibuka dengan tangan. Aksi itu dilakukannya di dalam toilet.   

Sebelum melakukan aksinya, pelaku membujuk siswa dengan mengaku sebagai guru tari yang akan mengajar siswa. Sejumlah korban sempat menandai ciri-ciri pelaku. Selain berhijab dan mengenakan behel di giginya, wanita tersebut berpostur tinggi.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan (Paur) Subbag Humas Ipda Taharman, menjelaskan pascalaporan itu, pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah saksi.

“Sementara masih dalam proses pengembangan. Dari penyidik unit Polsek Barat akan terus memanggil. Sementara baru gurunya yang diminta keterangan,” ujar Taharman.

Menurutnya, pengembangan sebenarnya bisa lebih mudah dilakukan jika ada CCTV. Namun, karena tidak terpasang, sehingga pihaknya agak kesulitan dalam melakukan pengambangan. Namun, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak menindaklanjuti. Pihaknya tetap mencari pelaku. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 13:48

Penduduk Miskin Bertambah, Indikator Paling Besar Dipengaruhi Pendatang

TARAKAN – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Kalimantan Utara pada 2017…

Rabu, 25 April 2018 13:05

Taman Jadi Arena Balapan

TARAKAN – Ulah oknum-oknum usil melakukan perbuatan yang tidak sepantasnya di fasilitas umum,…

Rabu, 25 April 2018 13:02

624 Warga Nyaris Tak Masuk DPT

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan melakukan rapat pleno perbaikan daftar pemilih tetap…

Selasa, 24 April 2018 12:42

Fasilitas Taman Berlabuh Dirusak

TARAKAN – Taman Berlabuh yang dibangun pemerintah pusat di tepi laut sekitar kawasan Jembatan…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Lima Berkas Balon DPD Dikembalikan

TANJUNG SELOR – Pemilihan DPR, DPRD dan DPD yang akan dilaksanakan pada tahun depan, tahapannya…

Selasa, 24 April 2018 12:32

UNBK di Tarakan Sempat Terganggu

TARAKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Tarakan, Senin (23/4), sempat…

Selasa, 24 April 2018 12:28

Dua Kelurahan Rawan Pelanggaran Pilkada

TARAKAN – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tarakan mewanti-wanti sejumlah kawasan yang…

Senin, 23 April 2018 10:47

Pengendara Tak Patuhi Lampu Penyeberangan

TARAKAN – Keberadaan traffic light atau lampu lalu lintas penyeberangan bagi pejalan kaki yang…

Senin, 23 April 2018 10:44

Bantuan Converter Kit Ditunda

TARAKAN – Nelayan Tarakan yang memiliki kapal di bawah 5 GT, masih harus bersabar untuk untuk…

Minggu, 22 April 2018 00:04

Warga Berinisiatif Tambal Jalan Rusak

TARAKAN – Kerusakan ruas jalan di salah satu persimpangan Jalan Sutomo yang kerap menjadi penyebab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .