MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 21 Februari 2018 13:56
Pihak Sekolah Ngaku Kecolongan

Kejadian Anting-Anting Siswa Diembat Guru Palsu

TEMPAT KEJADIAN: Kepala SD Utama 1 Tarakan Widayadi menunjukkan lokasi pelaku menemui siswa di depan pintu masuk kelas II, Selasa (20/2).

PROKAL.CO, TARAKAN – Merasa kecolongan dengan kejadian pencurian anting-anting empat siswa, pihak SD Utama 1 Tarakan akhirnya memperketat pengawasan terhadap keluar masuk orang di dalam lingkungan sekolah, Selasa (20/2).

Kepala SD Utama 1 Tarakan Widayadi mengatakan, untuk mengantisipasi hal serupa, pihaknya akan menambah petugas satpam hingga memasang peralatan elektronik dalam rangka pengawasan.

“Kami akan merekrut satpam, karena satpam sekarang ini hanya dua. Dan kedua kami akan berusaha punya CCTV (closed-circuit television). Karena akan membantu polisi,” ujarnya, Selasa (20/2).

Khusus pengadaan CCTV, Widayadi berupaya bisa dianggarkan tahun ini juga melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pemkot Tarakan. Karena berkaca dari kejadian pencurian anting-anting itu, pengadaan CCTV dinilai mendesak.

Widayadi mengakui pihaknya memang kecolongan. “Kejadiannya kan pas hujan. Kalau hujan itu kan yang ngantar dan jemput bisa saja masuk, karena pintu gerbang dibuka. Biasanya si pengantar kalau pakai mobil langsung masuk, karena takut anak-anaknya kehujanan,” ungkapnya.

Selain itu, Widayadi mencurigai pelaku yang merupakan wanita dengan tanda berhijab dan berbehel itu sudah lama mengawasi situasi sekolah. Sehingga, tahu memanfaatkan kesempatan.  

Sebab, peristiwa itu terjadi pada saat jam sibuk sekolah, sekira pukul 12.00 Wita, dimana waktu itu adalah masa pergantian jadwal belajar siswa (masuk pagi dan siang). Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan aksinya.

Keterangan yang diperoleh Widayadi dari korban, begitu mendapatkan kesempatan masuk ke sekolah itu, wanita tersebut langsung mendatangi sejumlah siswa kelas II yang baru masuk sekolah. Namun, dia hanya menemui siswa di luar kelas.

“Setelah bel masuk, gurunya kan masuk, ternyata ada sekian anak belum datang, 6 orang itu. Rupanya masih di WC,” tutur Widayadi.

Seperti penuturan salah satu guru di sekolah itu, Eva, dari 6 siswa yang ditemui pelaku, empat di antaranya menyerahkan anting-anting. Sedangkan dua siswa lainnya tidak memberikan karena tidak menggunakan anting-anting.

Menurut Widayadi, untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, pelaku sampai rela menggigit kunci anting-anting yang melengket di telinga salah satu korban, karena sulit dibuka dengan tangan. Aksi itu dilakukannya di dalam toilet.   

Sebelum melakukan aksinya, pelaku membujuk siswa dengan mengaku sebagai guru tari yang akan mengajar siswa. Sejumlah korban sempat menandai ciri-ciri pelaku. Selain berhijab dan mengenakan behel di giginya, wanita tersebut berpostur tinggi.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan (Paur) Subbag Humas Ipda Taharman, menjelaskan pascalaporan itu, pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah saksi.

“Sementara masih dalam proses pengembangan. Dari penyidik unit Polsek Barat akan terus memanggil. Sementara baru gurunya yang diminta keterangan,” ujar Taharman.

Menurutnya, pengembangan sebenarnya bisa lebih mudah dilakukan jika ada CCTV. Namun, karena tidak terpasang, sehingga pihaknya agak kesulitan dalam melakukan pengambangan. Namun, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak menindaklanjuti. Pihaknya tetap mencari pelaku. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 14:15

Dorong OPD Proaktif

SISTEM Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:26

LUMAYAN GEDE..!! Segini Nih Perkiraan UMK Kota Tarakan

TARAKAN – Inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi rujukan dalam penentuan upah minimum. Itu sesuai…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:56

Rekrut Anak Perbatasan Jadi Prajurit TNI

TANJUNG SELOR – Anak-anak yang berasal dari perbatasan, pedalaman maupun pulau terluar, mendapat…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:53

Kirab Pemuda Mampir di Kaltara

TARAKAN – Perjalanan Kirab Pemuda yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun ini,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:48

Keterampilan Jadi Kendala Pencaker

TARAKAN - Sulitnya mencari pekerjaan layak, tidak hanya disebabkan lowongan pekerjaan yang minim.…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:44

Temukan Pungli, Laporkan

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Sudjati meminta masyarakat dapat mengawasi kinerja organisasi…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .