MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 21 Februari 2018 13:56
Pihak Sekolah Ngaku Kecolongan

Kejadian Anting-Anting Siswa Diembat Guru Palsu

TEMPAT KEJADIAN: Kepala SD Utama 1 Tarakan Widayadi menunjukkan lokasi pelaku menemui siswa di depan pintu masuk kelas II, Selasa (20/2).

PROKAL.CO, TARAKAN – Merasa kecolongan dengan kejadian pencurian anting-anting empat siswa, pihak SD Utama 1 Tarakan akhirnya memperketat pengawasan terhadap keluar masuk orang di dalam lingkungan sekolah, Selasa (20/2).

Kepala SD Utama 1 Tarakan Widayadi mengatakan, untuk mengantisipasi hal serupa, pihaknya akan menambah petugas satpam hingga memasang peralatan elektronik dalam rangka pengawasan.

“Kami akan merekrut satpam, karena satpam sekarang ini hanya dua. Dan kedua kami akan berusaha punya CCTV (closed-circuit television). Karena akan membantu polisi,” ujarnya, Selasa (20/2).

Khusus pengadaan CCTV, Widayadi berupaya bisa dianggarkan tahun ini juga melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pemkot Tarakan. Karena berkaca dari kejadian pencurian anting-anting itu, pengadaan CCTV dinilai mendesak.

Widayadi mengakui pihaknya memang kecolongan. “Kejadiannya kan pas hujan. Kalau hujan itu kan yang ngantar dan jemput bisa saja masuk, karena pintu gerbang dibuka. Biasanya si pengantar kalau pakai mobil langsung masuk, karena takut anak-anaknya kehujanan,” ungkapnya.

Selain itu, Widayadi mencurigai pelaku yang merupakan wanita dengan tanda berhijab dan berbehel itu sudah lama mengawasi situasi sekolah. Sehingga, tahu memanfaatkan kesempatan.  

Sebab, peristiwa itu terjadi pada saat jam sibuk sekolah, sekira pukul 12.00 Wita, dimana waktu itu adalah masa pergantian jadwal belajar siswa (masuk pagi dan siang). Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan aksinya.

Keterangan yang diperoleh Widayadi dari korban, begitu mendapatkan kesempatan masuk ke sekolah itu, wanita tersebut langsung mendatangi sejumlah siswa kelas II yang baru masuk sekolah. Namun, dia hanya menemui siswa di luar kelas.

“Setelah bel masuk, gurunya kan masuk, ternyata ada sekian anak belum datang, 6 orang itu. Rupanya masih di WC,” tutur Widayadi.

Seperti penuturan salah satu guru di sekolah itu, Eva, dari 6 siswa yang ditemui pelaku, empat di antaranya menyerahkan anting-anting. Sedangkan dua siswa lainnya tidak memberikan karena tidak menggunakan anting-anting.

Menurut Widayadi, untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, pelaku sampai rela menggigit kunci anting-anting yang melengket di telinga salah satu korban, karena sulit dibuka dengan tangan. Aksi itu dilakukannya di dalam toilet.   

Sebelum melakukan aksinya, pelaku membujuk siswa dengan mengaku sebagai guru tari yang akan mengajar siswa. Sejumlah korban sempat menandai ciri-ciri pelaku. Selain berhijab dan mengenakan behel di giginya, wanita tersebut berpostur tinggi.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan (Paur) Subbag Humas Ipda Taharman, menjelaskan pascalaporan itu, pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah saksi.

“Sementara masih dalam proses pengembangan. Dari penyidik unit Polsek Barat akan terus memanggil. Sementara baru gurunya yang diminta keterangan,” ujar Taharman.

Menurutnya, pengembangan sebenarnya bisa lebih mudah dilakukan jika ada CCTV. Namun, karena tidak terpasang, sehingga pihaknya agak kesulitan dalam melakukan pengambangan. Namun, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak menindaklanjuti. Pihaknya tetap mencari pelaku. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 13:34

Penambahan Alutsista Tergantung Situasi

TARAKAN – Kedatangan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Marsekal TNI Yuyu Sutisna,…

Senin, 23 Juli 2018 13:27

GM Telkom Minta Maaf

BEBERAPA waktu lalu, masyarakat Tarakan mengeluhkan pelayanan internet Indiehome milik PT Telkom Indonesia…

Senin, 23 Juli 2018 13:24

Pengrajin Kaltara Sabet Juara Nasional

KREATIVITAS pengrajin di wilayah Kaltara perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Apalagi kreativitas…

Senin, 23 Juli 2018 12:27

Pencarian Belum Membuahkan Hasil

TANJUNG SELOR - Memasuki hari ke tujuh, pencarian Bayu, 9 tahun, bocah yang hilang di hutan Desa Labuk…

Senin, 23 Juli 2018 12:19

Optimistis Pilkada Tarakan Tanpa Gugatan

TARAKAN – Sesuai jadwal, hari ini (23/7), Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengumumkan daerah mana…

Minggu, 22 Juli 2018 11:14

Kasau Ingin Bantu Tarakan, BANTU APA?

TARAKAN – Peringatan Hari Bhakti TNI Angkatan Udara ke-71 yang dipusatkan di Tarakan, Kalimantan…

Minggu, 22 Juli 2018 11:12

Curhatan Istri Politikus

SENYUM Santi Asmara Dani langsung menyeringai ketika melihat Bulungan Post tiba di depan pintu rumahnya.…

Minggu, 22 Juli 2018 11:10

Mau Dibersihkan, WTS Penghuni Lokalisasi Galau Berat

TARAKAN – Sejumlah lokalisasi di Tarakan akan segera ditutup. Sesuai dengan perintah dari Pemerintah…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:53

Lihat Orang Gila, Laporkan!

KEJADIAN seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Tarakan yang menjadi korban amukan orang gila di Samarinda,…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:47

Grab Kantongi Restu Pemprov

TARAKAN – Di tengah aksi penolakan para sopir taksi konvensional terhadap kehadiran Grab. Manajemen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .