MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 19 Februari 2018 10:58
Dua Kadis Acungkan Salam Khas Paslon

SW Akui Hanya Spontanitas

Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Tahapan kampanye Pilkada Tarakan yang baru dimulai 15 Februari lalu, dihebohkan dengan foto aparatur sipil negara (ASN) yang ikut memberikan salam khas dari salah satu pasangan calon.

Dalam foto yang diterima Bulungan Post, tampak dua kepala dinas di lingkungan Pemkot Tarakan berinisial BS dan SW berpose bersama calon wali kota nomor urut 4, Sofian Raga dengan mengacungkan empat jari yang merupakan salah khas calon petahana ini.

Ketika dikonfirmasi hal itu kepada BS, Ahad (18/2), ia enggan memberi keterangan kepada awak media dengan alasan hari libur dan menjelang Magrib. Ia meminta untuk ditemui saat jam kerja saja.

“Hari Senin saja ke kantor,” pintanya.

Namun, tidak dengan SW. Ketika ditemui di rumah dinasnya di Jalan Ladang I, dia dengan senang hati mengklarifikasi keberadaannya di foto tersebut.

Dia membenarkan bahwa ia termasuk salah satu orang yang ada di foto itu. Namun, salam empat jari yang dilakukannya tidak bermaksud mendukung Sofian Raga, hanya spontanitas saja.

Menurutnya, ketika itu hadir untuk memenuhi undangan Sofian Raga yang sedang menggelar syukuran dalam rangka telah rampung melakukan rehab rumah pribadi di Jalan Mulawarman.

Saat sesi foto, dia mengaku diajak. Dia pun mengaku awalnya sempat menolak. Namun, karena merasa sebagai bawahan, maka menuruti ajak berfoto. Lalu ada yang memintanya untuk mengacungkan salam empat jari.

“Saya sebetulnya waktu itu mundur, terus dipanggil saya, ayo foto Pak, saya spontanitas saja,” ujarnya.

Namun, dirinya baru menyadari beberapa hari kemudian setelah diperlihatkan foto tersebut oleh BS. Dan, dia tidak menduga kalau foto itu bisa membuat persoalan baginya hingga akhirnya sadar sepenuhnya ketika awak media ini mengonfirmasi keberadaannya di foto itu.

Dia juga mengaku sudah mengetahui adanya aturan larangan bari ASN untuk terlibat politik praktis. Sehingga, dengan tegas dia membantah tidak mungkin secara sengaja berniat mendukung salah satu pasangan calon. 

“Saya mulai dulu netral, enggak ada untungnya. Saya itu kan profesional. Saya sudah 13 keliling SKPD, Bappeda 2 kali, asisten 3 kali, Inspektorat, dan sebagainya. Jadi saya itu enggak usah begitu-begitu, insya Allah profesional saja,” kilahnya menegaskan kalau fotonya tersebut tidak bermaksud mendukung Sofian Raga.

Namun, di balik peristiwa itu, SW mengaku ada pelajaran yang bisa dipetik. Ke depan, ia akan lebih berhati-hati lagi saat diminta berpose bersama calon wali kota maupun wakil wali kota. Ia pun siap memberikan klarifikasi jika sewaktu-waktu dipanggil oleh pengawas pemilu maupun Badan Kepegawaian Daerah.

Terpisah, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tarakan Sulaiman, mengaku sudah mendapatkan foto tersebut dan segera melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan.

“Sementara sudah sampai ke saya. Kami akan cari bukti, melakukan pemeriksaan, ya kami panggil nanti orangnya. Dalam waktu cepatlah, karena kami juga dikasih waktu dalam waktu satu minggu untuk ditetapkan sebagai temuan,” ujarnya.

Mengenai sanksi jika terbukti, Sulaiman belum mau berspekulasi. Pihaknya saat ini hanya fokus memproses hal itu dengan sesuai prosedur yang berlaku. “Kalau saya tidak proses, saya yang diproses,” tegasnya.

Di lain pihak, Ketua Tim Pemenangan pasangan calon nomor urut 4, Rudi Hartono juga mengaku telah melihat foto itu. Ia pun menanggapi foto tersebut dengan kepala dingin.

“Terkait foto yang beredar itu saya menganggapnya tidak ada persoalan. Pertama, PNS itu punya hak politik, hak memilih, sama dengan kita. Kedua, ketika berfoto tersebut tidak menggunakan atribut pemerintah, tidak mambawa institusi, jadi saya rasa tidak ada masalah. Kalau ada dipersoalkan, peraturan berapa yang melanggar,” tuturnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 23 September 2018 15:14

Jadi Juara Berkat Kegagalan

BAGI sebagian masyarakat, menulis kaligrafi Arab merupakan hal yang sulit dilakukan. Dari huruf per…

Minggu, 23 September 2018 15:11

Rusus Hanya Hunian Sementara, DPKPP Tegaskan Bukan untuk MBR

TARAKAN - Pemerintah pusat membangun Rumah Khusus (rusus) bagi rakyat yang paling membutuhkan. Pembangunan…

Sabtu, 22 September 2018 15:01

Pengawasan WNA Diperketat, Imigrasi Libatkan Camat dan Lurah

TARAKAN – Dalam upaya memaksimalkan pemantauan dan pengawasan terhadap keberadaan warga negara…

Sabtu, 22 September 2018 14:57

TPA Aki Babu Overload, DLH Tarakan Kian Pusing

TARAKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan berharap pembangunan TPA baru di Kelurahan Juata…

Jumat, 21 September 2018 15:39

Pemkot Belum Serahkan KUA-PPAS

PEMBAHASAN Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tarakan mestinya sudah…

Rabu, 19 September 2018 14:26

Hujan Deras, Jalan Jadi Kolam Air

TARAKAN - Cuaca Tarakan saat ini sedang tidak bisa diprediksi. Pasalnya kapan saja hujan deras yang…

Selasa, 18 September 2018 14:47

Aksi Bela Rupiah Diwarnai Kericuhan

TARAKAN – Aksi unjuk rasa menyikapi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang digelar…

Selasa, 18 September 2018 14:32

Wawali Curigai Anjab Belum Selesai

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan menjadi satu-satunya yang tidak mendapatkan alokasi formasi…

Senin, 17 September 2018 17:34

Security Perusahaan di Berau Alami Kecelakaan

TARAKAN - Nasib malang dialami seorang pekerja di salah satu perusahaan besar di Berau bernama Jepri…

Senin, 17 September 2018 17:31

Polisi Serahkan Berkas ke Kejaksaan

TARAKAN - Juli lalu masyarakat Tarakan dihebohkan dengan pembongkaran makam bayi yang dilakukan oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .