MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Minggu, 18 Februari 2018 14:12
Masyarakat Mulai Sadar Pentingnya Mangrove
JAGA KESEIMBANGAN ALAM: Salah satu kawasan mangrove yang berhasil dikembangkan warga Pulau Bunyu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara sebagian besar masih berupa tutupan hutan, termasuk di dalamnya hutan mangrove. Keberadaan hutan mangrove memiliki arti penting dalam berbagai hal seperti lokasi konservasi flora dan fauna, penahan abrasi hingga sumber makanan bagi berbagai makhluk di perairan.

Sayangnya, banyak hutan mangrove sejak puluhan tahun lalu dibabat untuk dijadikan tambak-tambak oleh masyarakat. Akibatnya, luasan hutan mangrove berkurang setiap tahunnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat di Kaltara sudah mulai sadar akan pentingnya keberadaan hutan mangrove untuk menunjang kehidupan.

Dikatakan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin, masyarakat sudah mulai menyadari bahwa ketika tidak ada mangrove akan membuat penurunan produksi sumber daya alamnya, termasuk hasil laut berupa ikan, kepiting dan lainnya. Sehingga, masyarakat pemilik tambak kini sudah mulai banyak yang menanam mangrove demi menjaga keseimbangan di alam.

Melalui sosialisasi yang sering dilakukan, saat ini ada sekitar 300 hektare lahan yang akan ditanami mangrove. Syariffuddin mengatakan, penanaman mangrove nantinya akan menggunakan sistem jalur, dimana setiap tanaman akan diberi jarak sekitar 3 meter.

“Masyarakat kini sudah tahu, kalau mangrove habis, tidak ada plankton, sehingga produksi berkurang. Ini sudah terjadi puluhan tahun,” tuturnya, belum lama ini.

Syarifuddin menambahkan, apa yang sudah terjadi bukan untuk saling menyalahkan. Namun, menjadi pelajaran bersama untuk menjaga kesimbangan alam. Dia mengatakan, pihaknya bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara terus memberikan sosialisasi mengenai hal ini.

“Dengan menanam mangrove, produksi ikan jadi meningkat, udang, dan kepiting. Mereka sudah sadar dan mau menanam mangrvove,” ujarnya.

Dia menuturkan, mangrove di Kaltara merupakan mangrove yang produktif dan bisa mendapatkan izin pemanfaatannya, karena dalamnya tidak lebih dari 50 sentimeter.

Adanya aspirasi masyarakat yang mengatakan bahwa pembabatan mangrove untuk tambang, Syarifuddin juga mengakuinya. Namun, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mangrove, kekhawatiran itu bisa dicegah.

Apalagi, kata dia, saat ini masyarakat sudah dilegalkan untuk mengelola lahan yang masuk kawasan hutan dan sudah dikelola puluhan tahun melalui program Perhutanan Sosial (PS). Melalui Perhutanan Sosial inilah, masyarakat bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk mengelola mangrove, termasuk dalam upaya melakukan reboisasi hutan mangrove.

“Kalau belum dilegalkan, pemerintah tidak bisa hadir untuk memberikan bantuan. Sebab, syarat mendapatkan bantuan adalah adanya pengakuan dari pemerintah,” jelasnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:55

6 Orang Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama Ramadan, Dinas Satuan Polisi…

Kamis, 24 Mei 2018 15:51

Jadwal Hasil UN Diundur

TANJUNG SELOR - Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyerahkan hasil Ujian Nasional (UN)…

Kamis, 24 Mei 2018 15:50

16 Ton Solar Itu Diduga Akan Dijual untuk Industri

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Kriminal Polda Kaltara berhasil mengamankan solar bersubsidi sebanyak…

Kamis, 24 Mei 2018 15:39

Roda Empat Jadi Fokus Pemutihan

TANJUNG SELOR – Sudah satu bulan program pemutihan kendaraan bermotor dijalankan Pemprov Kaltara.…

Rabu, 23 Mei 2018 13:54

PDAM Akui Kewalahan, Permintaan Sambungan Baru Terus Bertambah

TANJUNG SELOR - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Benuanta Bulungan mencatat masih ada ratusan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:52

Takjil Harus Bebas Bahan Pengawet

TARAKAN – Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap memasuki bulan puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Rabu, 23 Mei 2018 13:51

Gara-gara Ini, Satu Balon DPD Gagal

TANJUNG SELOR - Jadwal masa perbaikan dokumen persyaratan, terhadap 22 bakal calon (balon) Dewan Perwakilan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:43

19 Sekolah Belum Berinternet

KALIMANTAN Utara disebut sebagai salah satu pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terbaik…

Selasa, 22 Mei 2018 14:47

KPU Bulungan Rekapitulasi Hasil Coklit

TANJUNG SELOR - Masa pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan petugas pendaftar pemilih (Pantarlih)…

Selasa, 22 Mei 2018 14:30

Pipa Induk Bocor, PDAM Tak Mengalir

TANJUNG SELOR - Kejadian paling menyebalkan saat kebutuhan air sedang tinggi, namun distribusi air justru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .