MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Minggu, 18 Februari 2018 14:12
Masyarakat Mulai Sadar Pentingnya Mangrove
JAGA KESEIMBANGAN ALAM: Salah satu kawasan mangrove yang berhasil dikembangkan warga Pulau Bunyu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara sebagian besar masih berupa tutupan hutan, termasuk di dalamnya hutan mangrove. Keberadaan hutan mangrove memiliki arti penting dalam berbagai hal seperti lokasi konservasi flora dan fauna, penahan abrasi hingga sumber makanan bagi berbagai makhluk di perairan.

Sayangnya, banyak hutan mangrove sejak puluhan tahun lalu dibabat untuk dijadikan tambak-tambak oleh masyarakat. Akibatnya, luasan hutan mangrove berkurang setiap tahunnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat di Kaltara sudah mulai sadar akan pentingnya keberadaan hutan mangrove untuk menunjang kehidupan.

Dikatakan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin, masyarakat sudah mulai menyadari bahwa ketika tidak ada mangrove akan membuat penurunan produksi sumber daya alamnya, termasuk hasil laut berupa ikan, kepiting dan lainnya. Sehingga, masyarakat pemilik tambak kini sudah mulai banyak yang menanam mangrove demi menjaga keseimbangan di alam.

Melalui sosialisasi yang sering dilakukan, saat ini ada sekitar 300 hektare lahan yang akan ditanami mangrove. Syariffuddin mengatakan, penanaman mangrove nantinya akan menggunakan sistem jalur, dimana setiap tanaman akan diberi jarak sekitar 3 meter.

“Masyarakat kini sudah tahu, kalau mangrove habis, tidak ada plankton, sehingga produksi berkurang. Ini sudah terjadi puluhan tahun,” tuturnya, belum lama ini.

Syarifuddin menambahkan, apa yang sudah terjadi bukan untuk saling menyalahkan. Namun, menjadi pelajaran bersama untuk menjaga kesimbangan alam. Dia mengatakan, pihaknya bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara terus memberikan sosialisasi mengenai hal ini.

“Dengan menanam mangrove, produksi ikan jadi meningkat, udang, dan kepiting. Mereka sudah sadar dan mau menanam mangrvove,” ujarnya.

Dia menuturkan, mangrove di Kaltara merupakan mangrove yang produktif dan bisa mendapatkan izin pemanfaatannya, karena dalamnya tidak lebih dari 50 sentimeter.

Adanya aspirasi masyarakat yang mengatakan bahwa pembabatan mangrove untuk tambang, Syarifuddin juga mengakuinya. Namun, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mangrove, kekhawatiran itu bisa dicegah.

Apalagi, kata dia, saat ini masyarakat sudah dilegalkan untuk mengelola lahan yang masuk kawasan hutan dan sudah dikelola puluhan tahun melalui program Perhutanan Sosial (PS). Melalui Perhutanan Sosial inilah, masyarakat bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk mengelola mangrove, termasuk dalam upaya melakukan reboisasi hutan mangrove.

“Kalau belum dilegalkan, pemerintah tidak bisa hadir untuk memberikan bantuan. Sebab, syarat mendapatkan bantuan adalah adanya pengakuan dari pemerintah,” jelasnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:22

Gerak Cepat Berbuah Sertifikat WBTB

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menjadi salah satu provinsi yang menerima sertifikat Warisan…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:20

Terapkan Sanksi Tegas Cegah Korupsi

TANJUNG SELOR – Aparatur sipil negara (ASN) memiliki instrumen menciptakan birokrasi yang bersih…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:11

Pendatang Jadi Tugas Berat

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai mampu memfasilitasi persoalan sosial dengan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:16

Rp 100 M untuk Tingkatkan Pelayanan

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Kesehatan Bulungan Idewan Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan mengusulkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:15

Pemdes Harus Transparan

TANJUNG SELOR – Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala mengatakan, aparatur pemerintah desa wajib meningkatkan…

Senin, 15 Oktober 2018 00:13

Harga Tanah di Ibukota Provinsi Ini Naik Menggila

TANJUNG SELOR – Sejak menyandang status sebagai ibu kota Kalimantan Utara, pembangunan di Tanjung…

Senin, 15 Oktober 2018 00:12

Ngga Terbang ke Tanjung Selor, Ini Pertimbangan Garuda

TANJUNG SELOR – Rencana maskapai Garuda membuka rute penerbangan ke Tanjung Selor, Bulungan, kemungkinan…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:16

CCTV untuk Kurangi Kriminalitas

TANJUNG SELOR – Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry mengatakan, untuk memudahkan proses pengungkapan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 14:01

Tim SAR Kembali ke Markas

TANJUNG SELOR – Tim SAR gabungan dari Kaltim dan Kaltara mulai bertolak meninggalkan Palu, Sulteng…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:56

Pengembangan Dua Pelabuhan Terbentur Status

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, terus digenjot Pemprov Kaltara.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .