MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Jumat, 16 Februari 2018 12:50
Tak Mampu Bayar Biaya Berobat
DIAGNOSA GIZI BURUK: Kesya menjalani perawatan di Ruang Flamboyan RSD dr Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Malang nian nasib Kesya, balita berusia setahun yang menjalani perawatan di RSD dr Soemarno Sosroadtmodjo Tanjung Selor karena menderita gizi buruk.

Orangtua Kesya masih menunggak pembiayaan selama dirawat di rumah sakit Pemkab Bulungan itu. Tunggakan pembayaran yang harus dilunasi sebesar Rp 11 juta. Yakni, untuk biaya obat diperkirakan sebesar Rp 2,6 juta dan sisanya merupakan biaya rawat inap di Ruang Flamboyan.

Apalagi, mereka pun tidak terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Keluarga Kesya merupakan pendatang yang sudah tiga tahun menetap di Bulungan.

Dikatakan orangtua Kesya, Mira, anaknya sudah dirawat sejak 25 Januari lalu. "Tapi sudah ada datang dari Dinas Sosial Bulungan yang bersedia membantu untuk membuatkan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu)," ujarnya, Kamis (15/2). 

Adanya SKTM tersebut akan meringankan biaya perawatan bagi Kesya selama di rumah sakit. Karena untuk obat dan rawat inap keluarga pasien tidak mengeluarkan biaya. 

“Sementara kami baru ada uang Rp 700 ribu. Kalau untuk kartu SKTM masih proses pengurusan," ujar perempuan yang berdomisili di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan itu. 

Dikatakan, anaknya masuk rumah sakit karena terserang batuk dan sesak napas. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif, anak keduanya itu terkena gizi buruk. Pasalnya, sangat kurang mendapatkan asupan susu eksklusif dari ibunya. Termasuk tidak pernah diberikannya susu formula sebagai pengganti ASI.

"Dia (Kesya) ini tidak terlalu suka susu. Apalagi ASI saya juga tak terlalu lancar. Tapi kalau diberi bubur susu dia suka," ujarnya. 

Menurut dokter spesialis anak RSD dr Soemarno Sosroadtmodjo Tanjung Selor, Noor Hamidah, awal masuk rumah sakit berat badan Kesya 6 kilogram. Saat penanganan awal tidak bisa langsung soal gizi buruknya, karena awal masuk Kesya alami kejang-kejang. Termasuk adanya gejala tiga penyakit yang menyerang, yakni Sepsis, Meningitis dan Pneumonia. 

"Kita tangani dahulu Sepsis dan Meningitis, setelah kondisinya stabil baru penanganan gizi buruknya," ujarnya. 

Lanjutnya, setelah kondisi mulai pulih, maka asupan makanan dan susu bisa diberikan melalui mulut. Pemantauan terhadap Kesya terus dilakukan hingga memiliki berat badan yang ideal, yakni 9 kg dengan usia setahun tersebut. Saat ini berat badannya masih 6,025 kg yang dinilai masih jauh dari bayi seumurannya. (uno/fen)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 17:59

Tanpa Sebab, Tahir Dikeroyok Remaja

TANJUNG SELOR - Tak terima dikeroyok remaja, Tahir, 57 tahun, melaporkan penonjokan yang dialaminya…

Kamis, 20 September 2018 17:57

MN Gunakan Ancaman untuk Memuaskan Nafsu

TANJUNG SELOR -  Kasus menyetubuhi putri kandung yang dilakukan MN, 44 tahun, mulai terungkap.…

Kamis, 20 September 2018 16:18

Yohana Dorong Kaltara Jadi Provila

TANJUNG SELOR – Pemahaman perspektif terhadap hak anak memerlukan proses berkesinambungan dari…

Kamis, 20 September 2018 16:15

Satu Bacaleg Tarakan Mundur

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Tarakan siap menetapkan daftar calon tetap (DCT) pemilihan umum legislatif…

Kamis, 20 September 2018 16:12

Tarik Ulur Keputusan Eks Koruptor Daftar Caleg

TANJUNG SELOR - Permohonan uji materi atas Peraturan KPU (PKPU) berkaitan tentang larangan eks narapidana…

Rabu, 19 September 2018 14:56

Tanjung Selor Minim Pohon Peneduh

TANJUNG SELOR – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bulungan mengupayakan…

Rabu, 19 September 2018 14:55

KEJI..!! Bapak Tiduri Putri Kandung selama 3 Tahun

TANJUNG SELOR – MN, 44 tahun, harus merasakan dinginnya tidur di balik jeruji besi Polres Bulungan…

Rabu, 19 September 2018 14:52

Tersangka Penodongan Dapat Diversi

KASUS kejahatan atau tindak kriminalitas dengan pelaku anak masih di bawah umur kerap terjadi belakangan…

Rabu, 19 September 2018 14:50

Tidak Optimal, Alat Pertanian Direlokasi

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan akan merelokasi bantuan alat pertanian yang…

Rabu, 19 September 2018 14:27

Pemasangan Algaka Tak Boleh Sembarangan

BERKAITAN jadwal masa kampanye bagi partai politik (Parpol) peserta Pemiliham Umum (Pemilu) 2019, akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .