MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 14 Februari 2018 14:05
Paslon Resmi Miliki Nomor Urut

Panwaslu Ajak Tolak Politik Uang

PESERTA PILKADA TARAKAN: Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada pencabutan nomor urut yang digelar KPU Tarakan, Selasa (13/2).

PROKAL.CO, TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan telah menetapkan empat pasangan calon berikut nomor urutnya yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun ini.

Pasangan Umi Suhartini–Mahrudin Mado yang maju melalui jalur perseorangan atau independen mendapat urut nomor 1 berdasarkan hasil rapat pleno terbuka di Gedung Graha Pemuda, Selasa (13/2).

Sementara pasangan Khairul–Effendhi Djuprianto yang diusung Demokrat, Hanura dan NasDem mendapat nomor urut 2. Nomor urut 3 ditempati pasangan Badrun–Ince A Rifai yang diusung Golkar dan PDIP. Sedangkan Sofian Raga-Sabar Santuso yang diusung PAN, Gerindra, PKS dan PBB mendapat nomor urut 4.

Proses tahapan pilkada yang berjalan mulus tanpa riak-riak sampai pada pencabutan nomor urut, membuat Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo merasa puas. Ia berharap suasana kondusif ini terus terpelihara hingga pengumuman hasil pencoblosan nanti.

Itu diungkapkannya mengingat dalam beberapa hari ke depan pasangan calon sudah melaksanakan kampanye, baik tertutup maupun terbuka hingga menjelang pemilihan. Diharapkannya kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan visi dan misi calon, bukan saling menghina hingga gontok-gontokan antara satu dan yang lain. 

“Kita sudah sama-sama mengikuti proses pencabutan nomor urut secara fair. Artinya, alhamdulillah semua dengan senang hati menerima hasil pencabutan (nomor urut, Red) itu. Ini adalah modal awal yang baik melihat hubungan sesama tim paslon, kemudian antara sesama paslon juga sangat baik, tidak ada tegang. Harapan saya ini bisa terpelihara terus sampai semua tahapan selesai,” ujarnya.

Selain itu, Teguh juga berharap para pasangan calon dapat melaksanakan cara-cara berpolitik yang baik dan santun. Misal, dengan tidak melakukan gerakan money politic. Sehingga, benar-benar menghasilkan pemimpin yang amanah.

Berdasarkan tahapan pilkada tahun ini, jadwal kampanye dimulai 16 Februari sampai beberapap hari menjelang hari H pencoblosan. Teguh memastikan pihaknya sudah menyusun jadwal untuk semua pasangan calon yang telah disesuaikan dengan pengambilan nomor urut.

Dari dalam penyusunan jadwal kampanye, yang terpenting adalah jadwal rapat umum terbuka, dimana setiap pasangan calon hanya memiliki sekali kesempatan untuk melakukan kampanye akbar di ruang terbuka. 

“Jadwalnya sudah tersusun dan paslon juga sudah dapat,” ujarnya.

Sementara itu, kepada masyarakat, penetapan dan pencabutan nomor urut menjadi momen untuk mengenal pasangan calon. Dengan begitu, ia mengharapkan masyarakat dapat memilih pemimpin yang benar-benar tepat dan bisa diharapkan membawa Tarakan lebih baik.

“Silakan dipilih yang terbaik, dicermati betul-betul visi dan misinya. Karena saya yakin semua orang punya latar belakang pertimbangan yang berbeda. Satu orang mungkin ke masalah ini, orang lain ke masalah ini, tapi saya yakin bisa sama, ada satu titik temu, pasti ada paling banyak dipilih atas pertimbangan yang sama,” terangnya.

Teguh membeberkan, KPU Tarakan saat ini masih melangsungkan pencocokkan dan penelitian data pemilih (coklit) untuk memastikan jumlah warga yang berhak memilih. Dari DP 4 saat ini sebanyak 150.758 pemilih, masih bisa berubah tergantung hasil coklit nanti.  

Di pihak lain, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tarakan Sulaiman mengajak pasangan calon dan masyarakat menolak money politic dan politisasi SARA melalui deklarasi yang digelar serentak di seluruh Indonesia penyelenggara pilkada pada Rabu (14/2). 

“Besok (hari ini) kami mengundang seluruh tim, tapi tidak membawa massa beserta partai politik pengusung. Kita bersama-sama mendeklarasikan bagaimana kita sama-sama menolak adanya politik uang dan politisasi SARA,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:37

Mobil Dinas Banyak Rusak, Dinsos Tarakan Paling Mengeluh

TARAKAN – Mobil dinas yang dikembalikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:55

Ingin Kirim Sabu, Rusdi Digelandang ke Mapolres

TARAKAN - Polres Tarakan kembali mengungkapkan peredaran gelap narkoba diduga jenis sabu-sabu di Pelabuhan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:45

Utang Pemkot Tarakan Tembus Rp 280 Miliar

TARAKAN – Utang Pemkot Tarakan menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Nilainya pun cukup fantastis.…

Rabu, 23 Mei 2018 13:40

Soal Ini, Malinau dan KTT Sudah 100 Persen

KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kaltara Wahyuni Nuzband meminta pemerintah desa untuk…

Selasa, 22 Mei 2018 14:45

Balap Liar Makin Marak

TARAKAN - Sekelompok remaja di Kota Tarakan, kerap melakukan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.…

Selasa, 22 Mei 2018 14:34

Pemkot Tarakan Butuh Rp 50 Miliar

TANJUNG SELOR – Kepala daerah diminta untuk menegaskan regulasi mengenai pencairan Tunjangan Hari…

Selasa, 22 Mei 2018 14:28

Cegah Penyeberan Penyakit MR

PROGRAM imunisasi massal untuk mencegah penyakit measles dan rubella (MR) akan dilaksanakan di Tarakan…

Senin, 21 Mei 2018 16:23

Pemilik Hotel Wajib Lapor Tamu WNA

TARAKAN – Kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Sarana Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tarakan…

Senin, 21 Mei 2018 16:15

WADUH..!! Ada yang Berzakat Pakai Uang Palsu

TARAKAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan merupakan lembaga pengumpul uang zakat. Namun,…

Senin, 21 Mei 2018 14:52

Cegah Terorisme, Gelar Razia Gabungan

TARAKAN - Guna mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat) di bulan Ramadan dan antisipasi terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .