MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 14 Februari 2018 13:40
Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan
MILIK PEMPROV: Pembenahan gudang farmasi ini ditargetkan rampung sepekan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie meminta Dinas Kesehatan (Diskes) untuk melakukan pembenahan gedung farmasi di jalan Trans Kalimantan Kilometer (Km) 2 selesai dalam waktu 2 pekan. Baik dari segi fisik bangunan maupun penyimpanan obatnya.

Atas instruksi Gubernur tersebut, Sekretaris Diskes Kaltara Andreas Baso menyebut yang perlu dilakukan pembenahan hanya tinggal sedikit. Untuk obat-obatan dan alat kesehatan segera disusun ulang, serta dirapikan sesuai fungsi dan syarat penyusunannya.

Dia mengatakan, gudang farmasi sudah terdapat instalasi listrik dan tinggal disambungkan ke rumah dinas. Selain itu, halaman gudang farmasi juga yang difokuskan untuk dibereskan, karena dinilai masih berantakan.

“Mudahan dalam seminggu ini bisa kelar. Selanjutnya, tinggal melihat waktu Pak Gubernur, mungkin di akhir bulan ini bisa dilakukan peresmian sekaligus penyerahan 5 ambulans ke kabupaten/kota,” tuturnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (13/2).

Dikatakan, fasilitas yang ada di gudang farmasi sudah cukup memadai. Ruangan di dalam gudang juga sudah terpasang air conditioner (AC). Namun, masih ada beberapa barang yang masih kurang seperti cold chain. Cold chain adalah barang-barang yang memerlukan penanganan dengan suhu yang diatur di bawah suhu ruangan (ambient) dan memerlukan penanganan ekstra khusus di dalam proses logistiknya, mulai dari penerimaan barang, penyimpanan, penyiapan hingga pengirimannya. Antara lain untuk menjaga vaksin agar dapat digunakan dalam keadaan baik sehingga mempunyai efek kekebalan bagi penerimanya.

“Untuk vaksin (cold chain) masih kurang, tapi sementara masih bisa digunakan. Mudahan pengadaan berikutnya bisa ditambah lagi 3 cold chain,” bebernya.

Untuk pembenahan gudang farmasi, Andreas mengatakan, dilakukan oleh sebagian pegawai di Diskes Kaltara secara gotong royong. Mantan pegawai dari Pemkab Berau ini menambahkan, untuk pengadaan obat-obatan, vaksin dan alat kesehatan bersumber dari sua pendanaan. Yakni, melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan APBD Kaltara. Obat-obatan dan vaksin untuk program pencegahan malaria, HIV, TB, dan filariasis dilakukan pengadaan oleh Kemenkes. Sementara, dana APBD digunakan untuk melakukan pengadaan obat-obatan yang tidak diberikan oleh Kemenkes.

Selain itu, gudang farmasi juga nantinya berfungsi sebagai buffer stok atau safety stock. Buffer stok adalah stok ekstra yang dipertahankan untuk mengurangi risiko kekurangan stok karena ketidakpastian pasokan dan permintaan obat. “Jadi, ketika kabupaten/kota kekurangan obat dan terjadi wabah, kita bisa drop stok dengan cepat. Intinya ada stok untuk persiapan dan cadangan. Di kabupaten /kota, mereka sudah ada pengadaan obat sendiri,” terangnya.

Nantinya, Diskes akan menempatkan dua apoteker untuk ditempatkan di gudang farmasi yang mengerti tentang penyimpanan sistem first in first out (FIFO). Dimana obat yang datang lebih dahulu akan ditempatkan di bagian depan tempat penyimpanan, sementara obat yang datang belakangan ditaruh di bagian belakang.

“Jadi, yang datang duluan dan mendekati expired atau kedaluarsa dipakai lebih dulu. Sementara, untuk tenaga di sana (gudang farmasi) akan memaksimalkan yang ada dulu,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 15:24

Polemik Tambang Emas yang Katanya Ilegal Itu Berlanjut

TANJUNG SELOR - Upaya aparat Kepolisian Resor (Polres) Bulungan untuk menghentikan kegiatan tambang…

Senin, 20 Agustus 2018 14:06

Bangkitkan Semangat Nasionalisme lewat Drama Kolosal

TANJUNG SELOR - Dirgahayu Indonesia ke-73 masih terasa. Tidak hanya lewat perlombaan, semangat nasionalisme…

Senin, 20 Agustus 2018 14:04
Cerita Hidup Warga Tapal Batas di Sebatik Tengah

20 Tahun di Malaysia hanya Hasilkan Utang

Tidak semua warga Indonesia yang bekerja sebagai tenaga kerja di luar negeri, hidupnya sejahtera. Muhammad…

Minggu, 19 Agustus 2018 14:52

Pergantian MenPAN-RB Berpengaruh

PERGANTIAN Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) kini diemban Syafruddin…

Minggu, 19 Agustus 2018 14:50

Mengaku Berawal dari Mimpi, Kini Jadi Kenyataan

Dari menonton televisi, Nurriza Dwiyana saat kecil hanya bisa berkhayal dapat menjadi salah satu anggota…

Minggu, 19 Agustus 2018 14:46

Triwulan II, Kasus Narkoba Peringkat Teratas

TANJUNG SELOR - Pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkotika di wilayah keamanan Bulungan, terus…

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:52

Longsor di Jalan Lingkar Sebatik, Ancam Keselamatan Warga, Belum Ada Penanganan

SEBATIK BARAT – Kondisi jalan lingkar Sebatik, tepatnya di Bukit Menangis RT 06 Desa Bambangan,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:49

Bangkitkan Semangat Nasionalime di Tengah Keterbatasan

Lima tahun sudah sekolah tapal batas Darul Furqon hadir di Sebatik Tengah. Keberadaannya mampu memberikan…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:58

Bangun Laboratorium Uji Mutu

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (Disperindagkop…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:50

Bentuk Desa Tangguh Bencana

TANJUNG SELOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara mempunyai program membuat desa tangguh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .