MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 14 Februari 2018 13:40
Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan
MILIK PEMPROV: Pembenahan gudang farmasi ini ditargetkan rampung sepekan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie meminta Dinas Kesehatan (Diskes) untuk melakukan pembenahan gedung farmasi di jalan Trans Kalimantan Kilometer (Km) 2 selesai dalam waktu 2 pekan. Baik dari segi fisik bangunan maupun penyimpanan obatnya.

Atas instruksi Gubernur tersebut, Sekretaris Diskes Kaltara Andreas Baso menyebut yang perlu dilakukan pembenahan hanya tinggal sedikit. Untuk obat-obatan dan alat kesehatan segera disusun ulang, serta dirapikan sesuai fungsi dan syarat penyusunannya.

Dia mengatakan, gudang farmasi sudah terdapat instalasi listrik dan tinggal disambungkan ke rumah dinas. Selain itu, halaman gudang farmasi juga yang difokuskan untuk dibereskan, karena dinilai masih berantakan.

“Mudahan dalam seminggu ini bisa kelar. Selanjutnya, tinggal melihat waktu Pak Gubernur, mungkin di akhir bulan ini bisa dilakukan peresmian sekaligus penyerahan 5 ambulans ke kabupaten/kota,” tuturnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (13/2).

Dikatakan, fasilitas yang ada di gudang farmasi sudah cukup memadai. Ruangan di dalam gudang juga sudah terpasang air conditioner (AC). Namun, masih ada beberapa barang yang masih kurang seperti cold chain. Cold chain adalah barang-barang yang memerlukan penanganan dengan suhu yang diatur di bawah suhu ruangan (ambient) dan memerlukan penanganan ekstra khusus di dalam proses logistiknya, mulai dari penerimaan barang, penyimpanan, penyiapan hingga pengirimannya. Antara lain untuk menjaga vaksin agar dapat digunakan dalam keadaan baik sehingga mempunyai efek kekebalan bagi penerimanya.

“Untuk vaksin (cold chain) masih kurang, tapi sementara masih bisa digunakan. Mudahan pengadaan berikutnya bisa ditambah lagi 3 cold chain,” bebernya.

Untuk pembenahan gudang farmasi, Andreas mengatakan, dilakukan oleh sebagian pegawai di Diskes Kaltara secara gotong royong. Mantan pegawai dari Pemkab Berau ini menambahkan, untuk pengadaan obat-obatan, vaksin dan alat kesehatan bersumber dari sua pendanaan. Yakni, melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan APBD Kaltara. Obat-obatan dan vaksin untuk program pencegahan malaria, HIV, TB, dan filariasis dilakukan pengadaan oleh Kemenkes. Sementara, dana APBD digunakan untuk melakukan pengadaan obat-obatan yang tidak diberikan oleh Kemenkes.

Selain itu, gudang farmasi juga nantinya berfungsi sebagai buffer stok atau safety stock. Buffer stok adalah stok ekstra yang dipertahankan untuk mengurangi risiko kekurangan stok karena ketidakpastian pasokan dan permintaan obat. “Jadi, ketika kabupaten/kota kekurangan obat dan terjadi wabah, kita bisa drop stok dengan cepat. Intinya ada stok untuk persiapan dan cadangan. Di kabupaten /kota, mereka sudah ada pengadaan obat sendiri,” terangnya.

Nantinya, Diskes akan menempatkan dua apoteker untuk ditempatkan di gudang farmasi yang mengerti tentang penyimpanan sistem first in first out (FIFO). Dimana obat yang datang lebih dahulu akan ditempatkan di bagian depan tempat penyimpanan, sementara obat yang datang belakangan ditaruh di bagian belakang.

“Jadi, yang datang duluan dan mendekati expired atau kedaluarsa dipakai lebih dulu. Sementara, untuk tenaga di sana (gudang farmasi) akan memaksimalkan yang ada dulu,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 14:41

Terlibat Narkoba, ASN Dipecat

TANJUNG SELOR – Perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi slogan di lingkungan Pemprov…

Minggu, 20 Mei 2018 14:35

Belum Ada Kompetisi, Masyarakat Ingin Banyak Pilihan Maskapai

Transportasi udara menjadi akses paling mudah dan cepat bagi masyarakat di Kalimantan Utara untuk bepergian.…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:55

Sekolah di Pedalaman Dibantu Internet

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan Kaltara patut berbangga, meski provinsi baru, namun sudah mampu…

Jumat, 18 Mei 2018 14:29

Buat Teror lewat Video, Seorang Pria Diciduk Densus 88

TARAKAN – Tak butuh lama bagi personel Densus 88 mengungkap pembuat video ancaman teror dengan…

Jumat, 18 Mei 2018 14:21

Tagih Janji Mendagri, Desak Moratorium DOB Dicabut

TANJUNG SELOR - Moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang masih diberlakukan pemerintah…

Jumat, 18 Mei 2018 14:14

Siapkan Aplikasi Pengaduan, Komitmen Tuntaskan Masalah Pelanggaran

Sebagai pulau yang kaya sumber daya alam, Kalimantan selalu menarik untuk dijadikan daerah eksploitasi.…

Kamis, 17 Mei 2018 13:37

Narkoba dan Miras Jadi Atensi Kapolda

TANJUNG SELOR – Minuman beralkohol atau minuman keras (miras) dan narkoba jenis sabu-sabu hasil…

Kamis, 17 Mei 2018 13:34

2019 Kaltara Bebas Lokalisasi, Tarakan dan Nunukan Jadi Target

TANJUNG SELOR - Rencana penutupan lokalisasi yang ada di Kaltara oleh Dinas Sosial (Dissos) Kaltara…

Kamis, 17 Mei 2018 13:27

Pemimpin Harus Tebar Keberanian, Masyarakat Jangan Apatis

Rentetan aksi terorisme di Pulau Jawa, mulai dari kerusuhan Mako Brimob, pengeboman di Surabaya hingga…

Rabu, 16 Mei 2018 11:42

BUKTI PENGETAP BANYAK..!! Ada 4 Ton BBM Disita Tim Gabungan

TANJUNG SELOR – Tim gabungan terdiri dari kepolisian, TNI, kejaksaan dan Polisi Pamong Praja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .