MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 13 Februari 2018 12:44
Kawasan Wisata Jadi Pengembangan UMKM
PRODUK LOKAL: Kerajinan batik Tarakan merupakan salah satu produk yang dipasarkan di kawasan wisata pesisir.

PROKAL.CO, TARAKAN - Produk rumahan atau kerajinan tangan dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kawasan wisata pesisir Tarakan, menambah daya tarik tempat wisata di Bumi Paguntaka.

Bahkan, Pemkot Tarakan telah menyiapkan 10 galeri yang digunakan pelaku UMKM untuk memamerkan produknya. Mulai dari kuliner, batik hingga lukisan dengan harga yang diharapkan bisa dijangkau. Kerajinan tangan ini diharapkan bisa menjadi oleh-oleh saat berkunjung ke tempat wisata pesisir.  

"Semuanya adalah produk Tarakan. Ada batik Tarakan, ada krupuk Tarakan,  ada seniman Tarakan,  semuanya versi Tarakan. Jadi kalau tamu ke sini mau cari oleh-oleh Tarakan, bisa," ujar Wali Kota Tarakan Sofian Raga, Ahad (11/2).

Menurutnya, Pemkot Tarakan memang sengaja menggandeng pelaku UMKM dalam pengembangan obyek wisata sebagai upaya menggiatkan perekonomian. Mengingat, peluang pengembangan UMKM cukup besar bila melihat potensi yang dimiliki Tarakan sebagai kota transit dan perdagangan. 

Sehingga, lanjutnya, dari kehadiran pelaku UMKM ini perputaran uang di objek wisata kawasan pesisir nantinya bisa meningkat. Pemkot juga sedang melengkapi ornamen dan lampu hias di lokasi wisata agar bisa dikunjungi pada malam hari.

Pemkot juga sedang merancang wisata perahu di lahan 13 hektare yang berada di belakang Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB). “Di pinggiran 13 hektare itu ada kanal. Di situ nanti kami siapkan perahu-perahu isi satu, isi dua, isi lima, ada juga yang rombongan, yang bermesin juga ada. Itu pakai aki, tidak ada suaranya, tidak ada polusinya,” beber Sofian.

Salah satu pelaku UMKM, Sony Lolong menyambut positif niat Pemkot Tarakan memberdayakan pelaku UMKM dalam kawasan wisata. Ia berharap jumlah gerai suvenir bisa ditambah agar menampung lebih banyak pelaku UMKM.

“Saat ini memang kami hanya beberapa produk saja, karena gazebo terbatas, namun ketika natusias masyarakat dan teman-teman tinggi, kemungkinan lahan masih ada,” ujar pengusaha batik Tarakan ini. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:07

Produksi Kedelai Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Kebutuhan kedelai masyarakat Bulungan untuk diolah menjadi…

Selasa, 11 Desember 2018 10:06

ADUH..!! Harga Mulai Merangkak Naik

TARAKAN – Harga sejumlah bahan pokok di pasaran mulai merangkak…

Selasa, 11 Desember 2018 09:53

Satgas Pangan Temukan Daging Beku Ilegal

TANJUNG SELOR – Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang terdiri dari…

Senin, 10 Desember 2018 12:56

Pengawasan Bahan Pokok Diperketat

TANJUNG SELOR – Ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian…

Senin, 10 Desember 2018 12:52

Banyak Wajib Pajak Tak Patuh

TARAKAN – Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Tarakan Fery Choly…

Senin, 10 Desember 2018 12:51

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Wanti-wanti terhadap rencana investasi di Kalimantan Utara,…

Senin, 10 Desember 2018 12:50

Non Pertambangan Kurang Dilirik Eksportir

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara tidak hanya memiliki potensi di…

Senin, 10 Desember 2018 09:57

Infrastruktur Pengaruhi Geliat Ekonomi

TANJUNG SELOR – Salah satu poin di Rencana Pembangunan Jangka…

Minggu, 09 Desember 2018 11:24

Kabupaten dan Kota Diinstruksikan Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:37

Oktober, Serapan 61,7 Persen

SERAPAN anggaran Pemkab Bulungan hingga Oktober lalu sebesar Rp 797,7…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .