MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Selasa, 13 Februari 2018 12:28
Kasus Penipuan Penjualan Tanah, Oknum PNS Bakal Diberhentikan
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Oknum PNS di lingkungan Pemprov Kaltara berinisial IA yang melakukan penipuan pada 2015 lalu, telah divonis tiga tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor.

PNS di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara ini dinyatakan bersalah karena melakukan penipuan dalam penjualan tanah.

Dari vonis yang diberikan PN Tanjung Selor ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara Muhammad Ishak mengatakan, pihaknya segera menindaklanjutinya dengan pemberian sanksi.

Dia mengatakan, untuk memberikan sanksi akan disesuaikan dengan jenis kejahatannya. Namun, dipastikan sanksi yang diberikan adalah pemberhentian sebagai PNS.

Meski begitu, Ishak mengaku belum ada surat terkait vonis dari PN Tanjung Selor untuk yang bersangkutan. Nantinya, dasar-dasar pemberian hukuman kepada oknum PNS tersebut akan disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang terkait.

“Mudahan (surat dari PN Tanjung Selor, Red) bisa didapatkan secepatnya untuk diagendakan tindak lanjut penjatuhan hukuman disiplin,” ujarnya, Senin (12/2).

Ini juga sudah seseuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ishak menuturkan, jika sudah mendapatkan vonis dan berkekuatan hukum tetap, yang bersangkutan bisa diberikan sanksi dengan diberhentikan secara tidak hormat apabila hukumannya di atas 2 tahun penjara. Dan, sesuai vonis dari PN tanjung Selor, yang bersangkutan dijatuhi hukuman 3 tahun penjara.

Namun, karena belum ada surat dari PN Tanjung Selor, Ishak mengatakan, yang bersangkutan masih berstatus PNS. Selain itu, juga mendapatkan haknya sebagai PNS, termasuk gaji bulanan. “Masih terima gaji. Tapi, sesuai aturan dia akan diberhentikan sementara dan tetap menerima gajinya. Namun, hanya 50 persen saja tanpa ada tunjangan,” jelasnya.

Sebagai informasi, IA pada 2015 lalu melakukan penipuan kepada sembilan korban soal penjualan tanah seluas 7.830 meter persegi. Dari sembilan orang ini, IA mendapatkan uang senilai Rp 316 juta. Atas perbuatannya, jaksa penuntut umum (JPU) menjeratnya dengan Pasal 372 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukum 3,8 tahun dan maksimal 5 tahun. Namun, atas pertimbangan majelis hakim, terdakwa divonis selama tiga tahun penjara. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 17:59

Tanpa Sebab, Tahir Dikeroyok Remaja

TANJUNG SELOR - Tak terima dikeroyok remaja, Tahir, 57 tahun, melaporkan penonjokan yang dialaminya…

Kamis, 20 September 2018 17:57

MN Gunakan Ancaman untuk Memuaskan Nafsu

TANJUNG SELOR -  Kasus menyetubuhi putri kandung yang dilakukan MN, 44 tahun, mulai terungkap.…

Kamis, 20 September 2018 16:18

Yohana Dorong Kaltara Jadi Provila

TANJUNG SELOR – Pemahaman perspektif terhadap hak anak memerlukan proses berkesinambungan dari…

Kamis, 20 September 2018 16:15

Satu Bacaleg Tarakan Mundur

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Tarakan siap menetapkan daftar calon tetap (DCT) pemilihan umum legislatif…

Kamis, 20 September 2018 16:12

Tarik Ulur Keputusan Eks Koruptor Daftar Caleg

TANJUNG SELOR - Permohonan uji materi atas Peraturan KPU (PKPU) berkaitan tentang larangan eks narapidana…

Rabu, 19 September 2018 14:56

Tanjung Selor Minim Pohon Peneduh

TANJUNG SELOR – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bulungan mengupayakan…

Rabu, 19 September 2018 14:55

KEJI..!! Bapak Tiduri Putri Kandung selama 3 Tahun

TANJUNG SELOR – MN, 44 tahun, harus merasakan dinginnya tidur di balik jeruji besi Polres Bulungan…

Rabu, 19 September 2018 14:52

Tersangka Penodongan Dapat Diversi

KASUS kejahatan atau tindak kriminalitas dengan pelaku anak masih di bawah umur kerap terjadi belakangan…

Rabu, 19 September 2018 14:50

Tidak Optimal, Alat Pertanian Direlokasi

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan akan merelokasi bantuan alat pertanian yang…

Rabu, 19 September 2018 14:27

Pemasangan Algaka Tak Boleh Sembarangan

BERKAITAN jadwal masa kampanye bagi partai politik (Parpol) peserta Pemiliham Umum (Pemilu) 2019, akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .