MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 13 Februari 2018 12:20
Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Korban Tenggelam di Objek Wisata Km 16

MURNI KECELAKAAN: Jenazah Joko Priyono dievakuasi ke rumah sakit, Ahad (11/2).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tenggelamnya Joko Priyono di objek wisata Kilometer 16 Tanjung Selor, Bulungan, Ahad (11/2), dipastikan pihak kepolisian murni kecelakaan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap dua rekan korban yang sama-sama berada di lokasi kejadian, Riki dan Hairul, pihak kepolisian tidak menemukan adanya kejanggalan.

Dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry, hasil visum terhadap jenazah korban tidak ada bekas luka kekerasan. “Jadi, itu murni kecelakaan,” ujarnya, Senin (12/2).

Diwartakan sebelumnya, Joko Priyono bersama teman-temannya usai memasang dekorasi di salah satu rumah pengantin di Kecamatan Tanjung Palas, memutuskan untuk berlibur di objek wisata pemandian itu.

Saat tiba di lokasi objek wisata, Joko Priyono dan kedua temannya, Riki dan Hairul, bermaksud untuk lomba siapa yang paling lama berada di dalam air atau menyelam.

Setelah beberapa detik, Hairul pun muncul ke permukaan, lalu disusul Riki. Sementara Joko tak kunjung muncul ke permukaan. “Ditunggu sampai 30 detik belum muncul, 40 detik tidak muncul juga,” ujar Rahmat Fadillah, teman kerja Joko Priyono lainnya kepada media ini.

Terkait peristiwa itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bulungan Datu Jamlus menyarankan agar objek wisata pemandian di Kilometer 16 Tanjung Selor yang dikelola pihak ketiga ditutup sementara.

Dia mengatakan, untuk sementara dievaluasi dahulu dengan adanya kejadian korban tenggelam. "Masalah mau ditutup kita tak berani, karena dikelola oleh pihak ketiga. Bukan sepenuhnya milik pemerintah daerah," ujarnya.

Menurutnya, untuk mengelola objek wisata oleh pihak ketiga harus dilengkapi berbagai persyaratan seperti memiliki pengamanan terhadap pengunjung. Termasuk pihak pengelola dapat membenahi objek wisata tersebut dengan memasang rambu peringatan bagi pengunjung. 

Hal senada juga diungkapkan anggota DPRD Bulungan Markus Juk. Menurutnya, objek wisata yang tersedia harus memiliki pengamanan bagi pengunjung. 

"Tidak adanya safety dapat membahayakan para pengunjung. Apalagi pengunjung ke lokasi objek wisata itu ditarik biaya masuk," ujarnya. (*/wan/uno/fen)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .